Siapakah yang Disebut Orang-orang Barbar? Begini Asal-usulnya

Siapakah yang Disebut Orang-orang Barbar? Begini Asal-usulnya

Trisna Wulandari - detikEdu
Sabtu, 24 Sep 2022 08:00 WIB
Lukisan pelukis Prancis Paul Gustave Louis Christophe Doré tentang kebaikan orang barbar pada pejalan, sekitar tahun 1883 atau sebelumnya.
Lukisan pelukis Prancis Paul Gustave Louis Christophe Doré tentang kebaikan orang barbar pada pejalan, sekitar tahun 1883 atau sebelumnya. Foto: Wikimedia Commons/Paul Gustave Doré
Jakarta -

Istilah 'orang barbar' berasal dari Yunani kuno, barbaros. Kata ini digunakan untuk merujuk semua bangsa yang tidak berbahasa Yunani, seperti bangsa Persia, Mesir, Medes, dan Phoenix.

Katar barbaros merupakan onomatopeia untuk bunyi 'bar bar bar', yaitu bunyi bicara bangsa asing yang dianggap tidak jelas atau tidak kedengaran maksudnya bagi telinga orang Yunani, seperti dikutip dari laman History.

Kata orang 'barbar' lalu berubah makna oleh orang-orang Romawi kuno, yang menurut orang Yunani sendiri merupakan orang barbar.

Menurut orang-orang di Kekaisaran Romawi, orang barbar adalah bangsa asing yang tidak pandai hidup dengan tradisi Yunani dan Romawi. Istilah barbar ini terutama merujuk pada suku-suku dan kelompok-kelompok tentara yang mengintai di perbatasan Romawi.

Fakta Orang Barbar

Bukan Satu Suku

Rupanya, tidak pernah ada satu suku kesatuan yang beratas nama orang barbar. Ada banyak suku yang dikenal sebagai orang barbar, yaitu Goth, Vandal, Saxon, Hun, Pict, dan sekutu-sekutunya, serta suku-suku lain yang melawan sesama orang barbar.

The Hun adalah kelompok nomadik yang hidup di Asia Tengah, Kaukasus, dan timur Eropa sekitar abad ke-4 sampai abad ke-6. Bersama suku Alan, Vandal, dan Sueve, mereka kerap menyerang Romawi untuk mengambil alih kekuasaan dan persediaan kebutuhan hidup, seperti dikutip dari Encyclopaedia Britannica.

Musuh Eksternal Peradaban yang Diserang

Kelak, sejumlah cendekia menggunakan istilah orang barbar ketika menulis tentang serangan terhadap budaya yang dianggap merupakan sebuah peradaban. Contohnya yaitu serangan pada peradaban Cina kuno, atau serangan pada peradaban Romawi kuno, oleh musuh eksternal yang tidak punya tradisi atau struktur peradaban seperti peradaban yang ia serang.

DI sisi lain, sejumlah cendekia mendapati bahwa orang-orang barbar justru menjadi tempat minta tolong para orang Romawi miskin dalam hal pengobatan dan lainnya. Sebab, orang-orang Romawi yang kaya bagi mereka justru bersikap lebih 'barbar' pada kaum miskin.

Konotasi Negatif di Masa Modern

Kata barbar kelak digunakan untuk menggambarkan tindakan atau orang yang brutal dan kejam hingga titik biadab atau primitif.

Jadi, dapat dilihat dari penggunaan awalnya di masa Yunani kuno, bahwa penggunaan kata orang barbar telah jauh dari akar maknanya di masa lalu.



Simak Video "Mobil-mobil Berserakan Usai Banjir Bandang Menerjang Yunani"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia