5 Ciri-Ciri Ekosistem Air Tawar, Apa Saja?

5 Ciri-Ciri Ekosistem Air Tawar, Apa Saja?

Hanindita Basmatulhana - detikEdu
Rabu, 21 Sep 2022 10:30 WIB
Bengawan mati tidak berarti menghentikan manfaat. Di Lamongan, warga memanfaatkan bengawan mati sebagai tempat budidaya ikan air tawar.
Ekosistem air tawar. Foto: Eko Sudjarwo/detikcom
Jakarta -

Ekosistem air terbagi menjadi dua, yakni ekosistem air tawar dan ekosistem air laut. Perairan yang termasuk dalam kategori ekosistem air tawar adalah kolam, sungai, danau, rawa air tawar, dan rawa gambut. Sedangkan contoh ekosistem air laut adalah hutan bakau, rawa payau, estuari, pantai berpasir, dan pantai berbatu.


Mengutip buku Pengetahuan Lingkungan karya Dr. Eka Apriyanti, ekosistem air tawar hanya mencakup kurang lebih 3% dari seluruh ekosistem perairan yang ada di muka bumi. Walau demikian, air tawar sangat dibutuhkan dan memiliki peran penting dalam keberlangsungan makhluk hidup, terutama manusia.


Apa saja ciri-ciri ekosistem air tawar?


Ciri-Ciri Ekosistem Air Tawar

Hampir semua jenis golongan tumbuhan dan hewan ada di ekosistem air tawar. Jenis tumbuhan yang mendominasi ekosistem air tawar adalah ganggang dan sisanya adalah tumbuhan biji, seperti dijelaskan dalam buku Ekologi Perairan Tropis oleh Husain Latuconsina.


Tumbuhan air tawar umumnya merupakan tumbuhan bersel satu dengan dinding sel yang kuat sehingga dapat beradaptasi di air tawar. Adapun contoh tumbuhan tingkat tinggi yang hidup di air tawar adalah teratai.


Air tawar dihuni oleh berbagai macam filum hewan, termasuk nekton. Nekton adalah hewan yang bergerak aktif dengan menggunakan ototnya yang kuat. Salah satu contoh hewan tingkat tinggi yang merupakan bagian dari ekosistem air tawar adalah ikan.


Melansir buku Ekosistem Perairan karya S. Wulandari, berikut ciri-ciri ekosistem air tawar:

  1. Kadar garam yang sangat rendah, bahkan lebih rendah dari kadar garam protoplasma organisme air
  2. Variasi suhu yang tidak mencolok
  3. Penetrasi cahaya matahari yang kurang
  4. Sangat dipengaruhi oleh iklim dan cuaca
  5. Produsen utamanya adalah fitoplankton dan alga


Jenis-Jenis Ekosistem Air Tawar

Ekosistem air tawar terbagi menjadi dua, yakni ekosistem air tawar lotik (mengalir) dan ekosistem air tawar lentik (menggenang), seperti disebutkan dalam buku Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 2 oleh Muryani dan Rr. Ersi Nurmaeli.


Ekosistem Air Tawar Lotik

Ekosistem air tawar lotik merupakan perairan yang memiliki arus. Contoh ekosistem air tawar lotik adalah sungai. Organisme yang hidup di perairan ini mampu beradaptasi dengan arus air, misalnya ikan belida, serangga air, dan diatom yang menempel pada batu. Umumnya, organisme yang hidup di air tawar lotik memakan detritus yang berasa dari ekosistem darat dan sekitarnya.


Ekosistem Air Tawar Lentik

Berbeda dari ekosistem air tawar lotik, ekosistem ini merupakan perairan yang tidak memiliki arus sehingga airnya tenang dan menggenang. Contoh perairan yang termasuk ekosistem air tawar lentik adalah kolam, danau, rawa air tawar, dan sebagainya.


Setiap ekosistem air tawar lentik memiliki dominasi vegetasi yang berbeda-beda. Rawa didominasi oleh vegetasi berkayu, sedangkan rawa gambut didominasi oleh lumut Sphagnum.


Demikian beberapa ciri-ciri ekosistem air tawar beserta dengan jenis-jenisnya. Semoga membantu!



Simak Video "Upaya Indonesia Bersihkan Sampah yang Mengancam Ekosistem Mangrove"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia