Hidup di Dalam Air, Apakah Ikan Bisa Merasa Haus?

Anisa Rizki Febriani - detikEdu
Senin, 18 Jul 2022 21:00 WIB
Penampakan ikan kerapu raksasa 143 kg yang ditangkap nelayan di Buton (Dok. Istimewa)
Foto: Penampakan ikan kerapu raksasa 143 kg yang ditangkap nelayan di Buton (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Apakah ikan bisa merasa haus? Pertanyaan ini pasti sering muncul di benak kebanyakan orang. Ikan melakukan segala aktivitasnya di dalam air, mulai dari makan, tumbuh, berkembang dan bereproduksi. Jika dipikirkan secara gamblang, tampaknya mustahil bagi ikan untuk merasa haus.

Dikutip dari laman Science ABC, ikan air tawar tidak minum air melalui mulutnya, karena dapat memicu risiko pengenceran darah di dalam tubuhnya. Lain halnya dengan ikan di laut yang banyak minum untuk menjaga diri mereka agar terhidrasi setiap saat. Jadi, apakah ikan dapat merasa haus?

Ikan Tidak Dapat Merasa Haus

Sama seperti manusia, ikan juga meminum air. Namun, mereka tidak dapat merasakan haus layaknya manusia. Hal itu dikarenakan ikan tidak seperti hewan darat yang harus mencari air untuk tetap terhidrasi.

Pada dasarnya, ikan hidup di dalam air sehingga mereka tidak merasakan dorongan yang kuat untuk minum air layaknya hewan darat ataupun manusia. Alasan lainnya, rasa haus pada ikan sebetulnya lebih kepada refleks yang terjadi tanpa memerlukan kesadaran mereka.

Singkatnya, ikan tidak perlu merasa haus untuk minum air.

Kebiasaan Minum Ikan Air Tawar Berbeda dengan Ikan Air Laut

Ikan yang hidup di air tawar berbeda dengan ikan yang hidup di laut. Air tawar tidak memiliki kandungan garam yang tinggi seperti di laut, sehingga ikan air tawar berisiko mengalami pengenceran darah apabila sering minum.

Perlu diketahui bahwa ikan minum dengan cara menyerap air melalui kulit dan insang mereka, proses ini dinamakan dengan osmosis. Osmosis merupakan pencampuran dua macam cairan melalui dinding sel atau selaput.

Berbeda dengan ikan di laut yang lebih aktif meminum air. Hal ini disebabkan konsentrasi garam dalam ikan laut lebih rendah daripada air disekitarnya. Mereka harus terus menghidrasi tubuh dengan minum agar tidak kehilangan banyak air dalam tubuhnya.

Ikan laut dapat meminum air yang asin, memprosesnya, dan menghilangkan sisa kelebihan garam melalui fesesnya.

Bagaimana dengan Ikan Salmon?

Seperti yang kita ketahui, salmon merupakan jenis ikan anadromus. Anadromus artinya ikan yang hidup di laut dan bermigrasi ke habitat air tawar untuk bereproduksi. Singkatnya, mereka bisa hidup di dua jenis perairan.

Dikutip dari How Stuff Works, Rebecca Asch selaku Asisten Profesor Biologi Perikanan di East Carolina University mengatakan, sebelum para salmon bermigrasi ada satu titik dimana mereka berkumpul untuk memperoleh kompetensi osmotik.

"Mereka dapat secara bertahap memperoleh kompetensi osmotik sebelum bermigrasi ke tempat pemijahan air tawar mereka," ungkap Rebecca.

Lalu, ketika terjadi perubahan iklim yang membuat perairan jadi lebih hangat, biasanya salmon mengalami kondisi cepat untuk menstabilkan suhu mereka. Ini salah satu cara ikan salmon menyesuaikan diri dengan perairan tempat mereka hidup.





Simak Video "Ikan Pari Air Tawar Raksasa Seberat 300 Kg Ditemukan di Kamboja"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia