Siapa yang Tahu, Desember Musim Apa di Benua Eropa?

Siapa yang Tahu, Desember Musim Apa di Benua Eropa?

Hanindita Basmatulhana - detikEdu
Kamis, 15 Sep 2022 09:30 WIB
Rebuilding, renovating, repairing, restoring the Houses of Parliament and Elizabeth Tower in London.
Inggris, salah satu Benua di Eropa yang mengalami musim dingin pada bulan Desember/Foto: iStock
Jakarta -

Berbeda dengan negara Indonesia yang berada di Benua Asia, negara di Benua Eropa mengalami pergantian empat musim. Keempat musim tersebut adalah musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin.

Melansir buku Ilmu Pengetahuan Sosial SMP/MTs Kelas 9 oleh Nurul Hidayat, Benua Eropa yang antara lain terdiri dari negara Prancis, Belanda, Inggris, dan Belgia, mengalami pergantian empat musim. Hal ini karena secara astronomis, Benua Eropa terletak pada lintang 39o LU - 71o LU dan 9o BB - 660 BT.

Empat Musim di Benua Eropa

1. Musim Semi

Di Benua Eropa, musim semi datang di bulan Maret hingga bulan Mei. Musim semi disebut juga dengan musim bunga. Musim ini datang setelah musim dingin selesai. Saat musim semi, tumbuh-tumbuhan mulai mekar kembali. Siang hari menjadi lebih panjang daripada malam hari. Umumnya, hawa di musim semi terasa hangat karena akan tiba musim panas, sebagaimana dijelaskan dalam Buku Pintar Alam Sekitar oleh Jumanta.

2. Musim Panas

Musim panas menjadi musim yang dinanti-natikan karena umumnya liburan sekolah terjadi pada musim panas. Saat musim panas datang, penduduk di Benua Eropa menghabiskan waktu di pantai untuk berjemur. Tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan juga sedang dalam masa pertumbuhan penuh di musim panas.

3. Musim Gugur

Musim gugur menjadi musim peralihan antara musim panas dengan musim dingin. Musim ini datang pada bulan September hingga bulan November. Pada musim gugur, berbagai macam tanaman dipanen dan pepohonan menggugurkan daun-daunnya.


4. Musim Dingin

Lalu pada bulan Desember, musim apa di Benua Eropa? Benua Eropa pada bulan Desember mengalami musim dingin hingga bulan Februari. Pada musim dingin di Eropa kerap turun salju. Suhunya pun bisa mencapai 0 bahkan minus derajat celcius.

Suhu yang rendah dapat menyebabkan kulit juga bibir menjadi kering dan pecah-pecah. Bahkan saat suhu benar-benar dingin, kulit dan bibir yang kering dapat terasa sangat perih dan menyakitkan. Karenanya, lotion, lip balm, atau petroleum jelly sangat diperlukan ketika musim dingin tiba. Selain itu jangan lupa untuk mengenakan pakaian hangat seperti jaket, sweater, sarung tangan, dan kaos kaki.



Simak Video "Melihat Fenomena 'Darah Salju' di Pegunungan Alpen"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia