5 Fakta Pulau Diomede, Berjarak 3,8 Km tapi Beda Waktu hingga 21 Jam

5 Fakta Pulau Diomede, Berjarak 3,8 Km tapi Beda Waktu hingga 21 Jam

Devi Setya - detikEdu
Sabtu, 10 Sep 2022 13:00 WIB
BERING STRAIT, BERING SEA - 14 JUNE 2017: (SOUTH AFRICA OUT) The Bering Strait links Alaska, United States of America and Siberia, Russia on June 14, 2017 in Bering Strait, Bering Sea. (Photo by Orbital Horizon/Copernicus Sentinel Data 2018/Gallo Images/Getty Images)
Penampakan Pulau Diomede Besar dan Diomede Kecil Foto: Getty Images/Gallo Images
Jakarta -

Sekilas Pulau Diomede tidak berbeda dengan pulau-pulau kecil lainnya di berbagai daerah. Tapi fakta mengungkap bahwa dua pulau ini spesial karena jaraknya sangat berdekatan namun memiliki selisih waktu 21 jam.

Diomede adalah sepasang pulau yang memiliki banyak perbedaan, termasuk perbedaan negara dan perbedaan waktu. Jarak antara Pulau Diomede Besar dan Diomede Kecil hanya sekitar 3,8 kilometer. Saking dekatnya, warga di pesisir Pulau Diomede Besar dapat melihat aktivitas di Pulau Diomede Kecil, demikian pula sebaliknya.

Dilansir dari Earth Observatory, pulau ini terletak di tengah Selat Bering antara daratan Alaska dan Siberia. Kedua pulau ini dimiliki oleh dua negara berbeda yakni Rusia dan Amerika Serikat.

Fakta Pulau Diomede

1. Sejarah Pulau Diomede

Berdasarkan catatan sejarah, Pulau Diomede Besar dan Diomede Kecil awalnya dihuni oleh Yupik Eskimo selama 3.000 tahun yang lalu. Orang Eropa pertama yang mencapai pulau-pulau itu adalah penjelajah Rusia bernama Semyon Dezhnyov pada tahun 1648.

Delapan puluh tahun kemudian, pulau itu ditemukan kembali oleh navigator Denmark Vitus Bering pada 16 Agustus 1728, hari di mana Gereja Ortodoks Rusia merayakan kenangan akan martir st. Diomede. Inilah sebabnya pulau ini diberi nama Diomede.

2. Perbatasan antara Rusia dan Amerika Serikat

Pulau Diomede memang tergolong dalam satu kelompok kepulauan namun masing-masing pulau ini dimiliki oleh negara berbeda. Pulau Diomede Besar berada di wilayah Rusia, sementara Pulau Diomede Kecil berada di wilayah Amerika Serikat.

Ketika Amerika Serikat membeli Alaska dari Rusia pada tahun 1867, wilayah itu termasuk Pulau Diomede Kecil. Batas baru pun kemudian ditarik antara dua Kepulauan Diomede. Diomede Besar diserahkan kepada Rusia, sementara Diomede Kecil menjadi wilayah Amerika Serikat.

3. Memiliki Suhu Ekstrem

Dilansir dari Travel Nine, Pulau Diomede memiliki suhu yang cukup ekstrem. Ketika musim panas, suhu rata-rata di pulau ini sekitar 40 hingga 50 derajat Fahrenheit (°F) atau setara 4,4-10 derajat celsius. Dan ketika musim dingin tiba, suhu rata-rata antara 6 dan 10 °F atau sekitar -14 hingga -12 derajat celsius.

Tak heran jika sebagian wilayah perairan pulau ini diselimuti es. Ketika musim dingin tiba, bongkahan es kerap membentuk jembatan yang menghubungkan kedua pulau ini. Pulau ini juga terus menerus diselimuti kabut, bahkan ketika musim panas sekalipun.

Sekilas kedua pulau ini dapat dengan mudah dijangkau, namun sebenarnya tidak. Batas antara kedua negara ini yang membuat siapapun tidak bisa melintas dengan leluasa. Apalagi pada setiap pulau ini terdapat pihak penjaga yang mengamankan daerah perbatasan antar dua negara.

4. Memiliki Perbedaan Waktu 21 hingga 23 Jam

Jika dilihat secara letak geografis, kedua Pulau Diomede ini memang sangat berdekatan namun ada yang unik dari perbedaan waktu antara keduanya. Pada Pulau Diomede Besar, perbedaan waktunya 21-23 jam lebih cepat dari Diomede Kecil.

Hal ini disebabkan oleh batas penanggalan internasional atau garis waktu internasional yang melintas di antara kedua pulau ini. Inilah sebabnya banyak orang menyebut dua pulau Diomede sebagai 'Yesterday and Tomorrow Islands' alias Pulau Besok dan Pulau Kemarin.

Namun keunikan ini tidak bisa dengan mudah dirasakan oleh masyarakat di kedua pulau ini. Menyeberang antara Pulau Diomede Besar dan Diomede Kecil tidaklah semudah membalik telapak tangan. Dua pulau ini dimiliki oleh negara yang berbeda sehingga tidak bisa sembarangan melintas tanpa izin.

5. Jumlah Penduduk di Pulau Diomede

Berdasarkan data yang diulas BBC, penduduk di Pulau Diomede Kecil lebih banyak dibandingkan penduduk di Pulau Diomede Besar. Di Pulau Diomede Kecil, terdapat kurang lebih 100 penduduk yang masih keturunan Yupik Eskimo.

Lain lagi dengan di Pulau Diomede Besar yang penduduknya tak lebih dari 20 orang. Mereka bukanlah penduduk asli, melainkan pasukan penjaga perbatasan dan stasiun cuaca Rusia.

Jauh sebelum kedatangan orang-orang Amerika Serikat dan Rusia, penduduk di kedua pulau ini adalah saudara karena masih keturunan suku Yupik Eskimo. Namun setelah dimiliki dua negara berbeda, penduduk tidak lagi bisa saling berinteraksi.

Sebagian besar penduduk di sini bertahan hidup dengan cara mencari ikan. Perairan laut di sekitar Pulau Diomede memiliki kekayaan alam yang luar biasa.

Nah, itulah beberapa fakta unik seputar Pulau Diomede. Semoga bisa menambah pengetahuan kamu ya, Detikers!



Simak Video "Mahfud Tegaskan Asing Tak Bisa Memiliki Pulau di Indonesia, Tapi..."
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/kri)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia