7 Hewan Berbentuk Aneh di Dunia, Ada Ikan Berlipstik Merah!

Rahma Harbani - detikEdu
Sabtu, 13 Agu 2022 12:15 WIB
(GERMANY OUT) RED LIPPED BATFISH, OGCOCEPHALUS DARWINI, Ecuador, South America, Galápagos, Galapagos, Island, Pacific Ocean   (Photo by Reinhard Dirscherl/ullstein bild via Getty Images)
Ikan red-lipped batfish yang menjadi salah satu hewan dengan bentuk aneh di dunia. (Reinhard Dirscherl/ullstein bild via Getty Images)
Jakarta -

Bumi tempat kita tinggali saat ini merupakan tempat yang unik. Pasalnya, kamu bisa menemukan hewan dengan beragam bentuk mulai dari tikus tanah berhidung bintang, ikan berlipstik merah, hingga hewan bak persilangan ulat bulu dan lobster.

Usut punya usut, keragaman bentuk hewan-hewan tersebut dipengaruhi oleh kondisi lingkungan habitatnya. Akibatnya, ciri-ciri fisik hewan tertentu harus beradaptasi dengan kondisi ekstrem tempatnya hidup tersebut.

"Kegelapan total, perairan yang kaya sedimen, lingkungan bertekanan tinggi, dan perairan yang hampir beku masing-masing menyebabkan adaptasi unik dan beberapa makhluk yang tampak paling aneh," demikian bunyi keterangan dari BBC Science Focus, dikutip Sabtu (13/8/2022).

Belum lagi, para ilmuwan melalui laman The Ocean Portal memperkirakan, ada sekitar ratusan ribu hingga puluhan juta spesies di bumi yang masih belum teridentifikasi. Utamanya spesies-spesies lautan seperti deretan hewan dengan bentuk paling aneh berikut ini.

7 Hewan dengan Bentuk Paling Aneh di Dunia

1. Hiu Hantu

Hiu hantuHiu hantu (Foto: CNN)

Hiu hantu disebut sebagai hewan dengan bentuk yang aneh karena memiliki mata gelap bak hewan yang sudah mati, sirip besar seperti sayap, dan ekor panjang seperti reptil. Hewan unik di diketahui tinggal di kedalaman laut antara 122 - 2.011 meter dengan suhu yang tinggi.

Untuk itulah, tubuh hiu hantu tersusun dari kerangka dengan kepadatan rendah seperti tulang rawan. Fisik tersebut menjadi caranya beradaptasi pada habitat bertekanan tinggi.

Meski dinamakan hiu hantu, hewan ini bukan termasuk dalam keluarga hiu. Sebaliknya, hiu hantu hanya memiliki kemiripan dengan hiu soal reproduksinya yakni mengubur telur mereka di dasar laut hingga embrio berkembang dan siap menetas.

Belum lama ini pada Februari 2022 lalu, hiu hantu mulai dikenal publik sebagai hewan dengan bentuk yang aneh usai ditemukan oleh para peneliti di Pulau Selandia Baru bagian selatan. Meski demikian, sebetulnya hiu hantu ditemukan pertama kalinya pada 2002.

2. Ular Penis

Hewan berbentuk aneh selanjutnya berasal dari kelompok amfibi berbentuk cacing atau caecilian yakni ular penis. Secara ilmiah, hewan ini bernama Atretochoana eiselti.

Bentuknya terlihat aneh sebab ular penis seperti seekor cacing tanpa indra seperti mata dan hidung. Matanya sendiri sebetulnya hampir tidak terlihat karena terletak di bawah kulit.

Meski demikian, ular penis memiliki indra penciuman yang tajam guna membantunya dalam bernavigasi. Kondisi ini sebagai bentuk ular penis beradaptasi di Sungai Amazon yang membuat hewan kesulitan untuk melihat.

"Ini adalah tetrapoda tanpa paru terbesar kedua, bernapas melalui kulitnya, dan merupakan caecilian terbesar yang diketahui karena bisa tumbuh hingga 81 cm. Diperkirakan mereka bisa hidup antara 5 sampai 10 tahun," tulis BBC Science Focus.

Informasi mengenai hewan ini masih terbilang minim dan hanya ada dua spesimen yang diawetkan. Ular penis pernah terlihat pada akhir 1800-an hingga terakhir ditemukan kembali pada 2011 dari wilayah yang sama.

3. Pink Fairy Armadillo

Pernah melihat hewan bak hasil persilangan antara ulat bulu dan lobster? Kombinasi kedua hewan tersebut dapat terlihat pada Pink Fairy Armadillo.

Hewan ini menjadi hewan terkecil di kelompok Armadillo atau mamalia bercangkang yang hanya memiliki panjang tubuh 13 cm. Dengan kata lain, kamu dapat memegang Armadillo ini hanya dengan satu tanganmu.

Tubuhnya berwarna merah muda kecoklatan berasal dari darah yang dipompa ke dalam cangkangnya untuk termoregulasi. Hal itu membantu mereka mempertahankan suhu inti yang stabil di iklim yang panas dan gersang seperti, dataran berpasir dan semak belukar kering di kawasan Amerika Selatan.

4. Star-nosed Mole

Tikus tanah berhidung bintang menjadi hewan dengan bentuk aneh selanjutnya. Hewan ini memiliki nama ilmiah Condylura cristata atau kerap dikenal sebagai star-nosed mole.

Hidung bintang yang menjadi keunikannya tersebut ternyata digunakan untuk mendeteksi gelombang seismik dengan 25.000 reseptor sensorik yang membentuk tentakel berdaging di sekitar hidungnya. Di samping itu, hidung uniknya dapat mendeteksi sinyal listrik samar dari mangsa air.

Star-nosed mole juga dapat mencium bau di bawah air dengan membuat gelembung di air dan menyedotnya kembali ke dalam hidungnya.

Keunikan lain dari star-nosed mole ini juga terlihat dari caranya makan. Ia dikenal sebagai pemakan tercepat di dunia karena hanya membutuhkan waktu kurang dari seperempat detik untuk menelan makanannya.

5. Pacu

Ikan PacuIkan Pacu. Foto: (CNN Travel/Museum of National History Denmark)

Di kawasan Sungai Amazon, kamu dapat menemukan ikan dengan gigi manusia seperti Pacu. Akibat giginya ini pula kerap membuatnya tertukar dengan ikan piranha.

Pacu adalah omnivora yang memakan tumbuhan dan daging. Gigi persegi yang rapi bak manusia itu digunakan untuk menghancurkan kacang-kacangan dan buah-buahan yang jatuh ke aliran sungai Amazon dari pohon-pohon di atasnya.

Mesko omnivora, manusia juga perlu berhati-hati karena Pacu kerap mengira testis manusia sebagai camilan mereka. Sehingga ikan ini juga kerap dijuluki ikan pemakan testis.

6. Thistledown Velvet Ant

Thistledown velvet ant termasuk hewan berbentuk aneh karena ciri fisiknya terlihat seperti semut berbulu. Meski terlihat seperti semut, sebetulnya, serangga ini termasuk dalam kelompok tawon.

Bulu-bulu yang menjadi keunikannya tersebut membantu thistledown velvet ant untuk berkamuflase dari calon pemangsa. Ilmuwan juga menemukan, warna putih pada bulunya merupakan hasil adaptasi dengan habitatnya di tengah gurun.

7. Red-lipped Batfish

Red-lipped BatfishRed-lipped Batfish. (Foto: Getty Images/imageBROKER RF/Norbert Probst)

Terakhir, ada makhluk laut endemik Kepulauan Galapagos yakni red-lipped batfish. Dengan kata lain seekor ikan yang memiliki bentuk mirip seperti kelelawar dengan bibir berwarna merah merona.

Hewan bernama ilmiah Ogcocephalus darwini ini berjalan di sepanjang dasar lautan dengan sirip yang dimodikasi sebagai kaki olehnya. Belum lagi bibirnya yang terlihat selalu merah merona membuat ikan ini terlihat anggun.

Warna merah pada bibirnya disebut sebagai cara sang jantan menarik pasangan, Meski demikian, ilmuwan masih perlu melakukan penelitian lebih dalam mengenai kegunaan dari bibir merah red-lipped batfish.



Simak Video "Cuan 'Maut' Ekspor Ikan Hias Laut"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/pal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia