Maba, Ini 5 Tips Jitu Adaptasi di Lingkungan Kampus

Anisa Rizki - detikEdu
Jumat, 19 Agu 2022 08:30 WIB
500 mahasiswa baru menjalani masa pengenalan kampus alias PK2MB di Universitas Brawijaya
Mahasiswa baru/Foto: Muhammad Aminudin/detikJatim
Jakarta -

Ketika seorang mahasiswa baru (maba) memulai pembelajaran di kampus, tentu saja ia perlu beradaptasi dengan lingkungannya. Mulai dari pola belajar, pertemanan, kebiasaan, peraturan, dan lain sebagainya.

Meskipun sama-sama institusi pendidikan, lingkungan kampus dan sekolah tidaklah sama. Maka dari itu, mahasiswa baru harus pintar-pintar beradaptasi agar tidak mengalami tekanan dan krisis motivasi.

Holy Icha Wahyuni selaku dosen dari PG-SD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) membagikan sejumlah tips untuk membantu para mahasiswa baru beradaptasi di lingkungan kampus. Simak informasinya di bawah ini.

5 Tips Adaptasi di Lingkungan Kampus bagi Mahasiswa Baru

1. Perhatikan Kondisi Hati

Tips yang pertama yaitu memperhatikan kondisi hati. Menurut Holy, ketika seorang mahasiswa baru memutuskan untuk memilih program studi (prodi), maka kondisi hatinya harus mantap. Prodi yang mereka pilih haruslah pilihannya sendiri, bukan hasil ikut-ikutan teman.

"Ini sangat penting, agar dalam menjalani perkuliahan, mahasiswa merasa senang dan menjadi salah satu faktor terbangunnya motivasi belajar," kata Holy dikutip dari laman resmi kampus.

2. Pahami Peraturan Kampus

Ketika mahasiswa baru menjalani masa orientasi, maka mereka harus memahami segala aturan dan regulasi kampus, peta kampus, hingga letak biro-biro atau lembaga pelayanan penting yang berhubungan dengan perkuliahannya.

Dalam hal ini, mahasiswa juga bisa mengunduh secara manual buku panduan akademik di website kampus. Biasanya, di buku tersebut akan dijelaskan terkait kurikulum, info SKS, pilihan mata kuliah, dan lain sebagainya.

3. Perbanyak Baca Artikel dan Jurnal Ilmiah

Tips selanjutnya yaitu perbanyak membaca artikel dan jurnal ilmiah. Aktivitas ini sangat penting, karena setiap mata kuliah di perguruan tinggi ditunjang dengan referensi yang kaya agar dapat dicerna oleh mahasiswa secara komprehensif.

"Pembiasaan diri membaca jurnal juga dapat menjadi jembatan bagi mahasiswa menemukan ide penelitian untuk bahan tugas akhir. Ini sering dianggap menjadi sesuatu yang terlalu dini jika dilakukan di awal, padahal justru memang harus dilakukan sejak dini," papar Holy.

4. Melakukan Pendekatan Kepada Senior

Pendekatan ke senior bertujuan untuk menggali berbagai informasi yang dibutuhkan. Misalnya terkait unit kegiatan mahasiswa atau organisasi internal kampus. Sehingga, saat berkuliah mahasiswa baru bisa meningkatkan kapasitas diri melalui pengalaman berorganisasi.

5. Ikuti Organisasi

Holy berpesan kepada mahasiswa baru bahwa kuliah bukan hanya aktivitas di kelas. Dengan mengikuti berbagai organisasi, maka mahasiswa baru akan bertemu dengan banyak teman dan bisa memperluas jaringan pertemanan.

"Sebab, berkuliah itu, bukan hanya tentang aktivitas di kelas, dengan materi yang dibatasi sks, tetapi selama kuliah, mahasiswa seyogyanya banyak menempa diri untuk bisa menghadapi berbagai permasalahan, pengalaman baru yang positif, yang itu sangat mempengaruhi pribadi mahasiswa dan performanya," ujar Holy.

Lebih lanjut, Holy berpesan kepada mahasiswa baru, sejak mereka memutuskan untuk melakukan adaptasi dengan berkuliah sambil berorganisasi, mereka harus siap dengan adaptasi lanjutan. Adaptasi lanjutan ini adalah tentang pembelajaran manajemen waktu.



Simak Video "Sempat Memanas, Sejumlah Mahasiswa Demo Tolak BBM Naik di Jakpus Terluka"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia