3 Doa Penutup Majelis Ilmu Sesuai Sunnah yang Dibaca Nabi

Rahma Harbani - detikEdu
Selasa, 16 Agu 2022 06:00 WIB
religious islamic background of hands of muslim prayer woman with prayer beads in dua praying for allah blessing in mosque
Ilustrasi membaca doa penutup majelis ilmu. (Getty Images/iStockphoto/Mongkolchon Akesin)
Jakarta -

Doa penutup majelis ilmu sesuai sunnah dapat disandarkan pada sabda Rasulullah SAW dan ayat Al-Qur'an. Doa tersebut dipanjatkan dengan harapan dapat meleburkan dosa-dosa selama mengikuti majelis ilmu.

Salah satu doa penutup majelis yang disabdakan Rasulullah SAW tertuang dalam hadits yang dishahihkan Albani,

مَنْ جَلَسَ في مَجْلِسٍ ، فَكَثُرَ فِيهِ لَغَطُهُ فَقَالَ قَبْلَ أنْ يَقُومَ مِنْ مَجْلِسِهِ ذَلِكَ : سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ ، أشْهَدُ أنْ لا إلهَ إِلاَّ أنْتَ ، أسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إلَيْكَ ، إِلاَّ غُفِرَ لَهُ مَا كَانَ في مَجْلِسِهِ ذَلِكَ

Artinya: "Barang siapa yang duduk di sebuah majelis dan banyak berkata terjadi kegaduhan di dalamnya (bersenda gurau), kemudian sebelum beridiri ia mengucapkan, (doa penutup majelis), niscaya akan diampuni dosanya selama ia berada di majelisnya itu," (HR Tirmidzi).

Sebab itu pula, doa penutup masjid kerap disebut sebagai doa kafaratul masjid. Mengutip Kitab Mustadrak yang diterjemahkan Imam Hassan al-Banna dalam Al Ma'tsurat Terlengkap, kafarat yang dimaksud adalah penghapus dosa sesuai dengan sabda Rasulullah SAW.

"(Bacaan) itu adalah kafarat (penghapus dosa) dari apa saja yang terjadi di dalam majelis," (HR Abu Dawud dan Al Hakim).

Sementara Ali RA menambahkan, doa penutup majelis juga dapat memenuhi timbangan amal bagi seorang muslim yang menghadirinya. Doa penutup majelis tersebut dapat dinukil dari surah As Saffat ayat 180-182.

Deretan bacaan doa penutup majelis ilmu sesuai sunnah selengkapnya dapat disimak pada ulasan berikut.

Doa Penutup Majelis Ilmu dan Artinya Sesuai Sunnah

1. Doa Penutup Majelis Versi Pertama

سُبْحانَكَ اللَّهُمَّ وبِحَمْدِكَ أشْهَدُ أنْ لا إِلهَ إِلاَّ أنْتَ أسْتَغْفِرُكَ وأتُوبُ إِلَيْكَ

Bacaan latin: Subhânakallâhumma wa bihamdika asyhadu an-lâilâha illâ anta astaghfiruka wa atûbu ilaik

Artinya: "Maha Suci Engkau, ya Allah. Segala sanjungan untukMu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. Aku memohon ampun dan bertaubat kepadaMu." (HR Tirmidzi).

2. Doa Penutup Majelis Versi Kedua

سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Bacaan latin: Subhaana rabbikaa rabbil 'izzati 'ammaa yashifuun, wa salaamun 'alal mursaliin, wal hamdulillahi rabbil 'aalamiin

Artinya: "Mahasuci Tuhanmu, Tuhan pemilik kemuliaan dari apa yang mereka sifatkan. Selamat sejahtera bagi para rasul. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam." (QS As Saffat ayat 180-182).

Di samping doa penutup majelis versi singkat di atas. Berdasarkan keterangan hadits yang dikisahkan dari Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW jarang meninggalkan majelis ilmu sebelum membaca doa ini untuk para sahabatnya (HR Tirmidzi).

Doa yang dimaksud juga mengandung permohonan agar diberi keselamatan dunia dan akhirat. Mengutip H. Hamdan Hamedan, MA dalam buku Doa Harian Pengetuk Pintu Langit, berikut bacaan doa penutup majelis yang dimaksud selengkapnya.

3. Doa Penutup Majelis Versi Panjang

اَللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَاتَحُوْلُ بَيْنَنَا وَبَيْنَ مَعْصِيَتِكَ وَمِنْ طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغُنَابِهِ جَنَّتَكَ وَمِنَ الْيَقِيْنِ مَاتُهَوِّنُ بِهِ عَلَيْنَا مَصَائِبَ الدُّنْيَا. اَللَّهُمَّ مَتِّعْنَا بِأَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُوَّتِنَا مَا أَحْيَيْتَنَا وَاجْعَلْهُ الْوَارِثَ مِنَّا وَاجْعَلْهُ ثَأْرَنَا عَلَى مَنْ عَاداَنَا وَلاَ تَجْعَلْ مُصِيْبَتَنَا فِى دِيْنِنَاوَلاَ تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا وَلاَ مَبْلَغَ عِلْمِنَا وَلاَ تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لاَ يَرْحَمُنَا

Bacaan latin: Allahummaqsim lana min khasy-yatik, maa tahulu bainanaa wa baina ma'shiyyatik, wa min thaa'atika maa tuballighuna bihi jannatak wa minal yaqiini ma tuhawwinu bihi 'alaina mashaaibad dunya.

Allahumma matti'naa bi asmaa'inaa wa abshaarina wa quwwatinaa ma ahyaytana waj'alhul waaritsa minna waj'alhu tsa'ranaa 'alaa man 'aadanaa wa laa taj'al mushiibatanaa fii diininaa wa laa taj'alid dunya akbara hamminaa wa laa mablagha 'ilminaa wa laa tusallith 'alainaa man laa yarhamunaa.

Artinya: "Ya Allah, anugerahkanlah untuk kami rasa takut kepada-Mu, yang dapat menghalangi antara kami dan perbuatan maksiat kepada-Mu, dan (anugerahkanlah kepada kami) ketaatan kepada-Mu yang akan menyampaikan Kami ke surga-Mu dan (anugerahkanlah pula) keyakinan yang akan menyebabkan ringannya bagi kami segala musibah dunia ini.

Ya Allah, anugerahkanlah kenikmatan kepada kami melalui pendengaran kami, penglihatan kami dan dalam kekuatan kami selama kami masih hidup, dan jadikanlah ia warisan dari kami. Jadikanlah balasan kami atas orang-orang yang menganiaya kami, dan tolonglah kami terhadap orang yang memusuhi kami, dan janganlah Engkau jadikan musibah kami dalam urusan agama kami, dan janganlah Engkau jadikan dunia ini sebagai cita-cita terbesar kami dan puncak dari ilmu kami, dan jangan Engkau jadikan orang-orang yang tidak menyayangi kami berkuasa atas kami," (HR Tirmidzi).

Ibnu Umar RA mengatakan, Rasulullah SAW juga pernah terlihat memanjatkan doa penutup majelis sebelum beliau bangkit berdiri meninggalkan majelis. Doa tersebut berisikan permohonan ampunan kepada Allah SWT dan diulangnya sebanyak 100 kali.



Simak Video "Arema Tabur Bunga dan Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/erd)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia