detikKultum Ustaz Abdul Somad: Seperti Apa Kedudukan Ilmu dalam Islam?

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Minggu, 17 Apr 2022 12:00 WIB
Jakarta -

Islam didukung oleh segala macam ilmu pengetahuan yang membentuknya. Mulai dari cara membaca Al-Qur'an, ketentuan salat, zakat, hingga pengetahuan akidah juga dapat diketahui melalui ilmu.

Sebab itulah, ilmu dalam pandangan Islam juga menempati kedudukan yang penting. Bahkan sejak zaman perang Rasulullah SAW, Allah SWT dalam firmanNya melarang seluruh pasukan Islam untuk turun ke medan perang.

Sebaliknya, sebagian umat muslim lainnya diperintahkan untuk memperdalam pengetahuan dengan Al-Qur'an. Tujuannya semata-mata untuk melindungi Islam dari serangan musuh melalui pemikiran. Allah SWT berfirman dalam surat At Taubah ayat 122,

وَمَا كَانَ الْمُؤْمِنُونَ لِيَنْفِرُوا كَافَّةً ۚ فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِنْهُمْ طَائِفَةٌ لِيَتَفَقَّهُوا فِي الدِّينِ وَلِيُنْذِرُوا قَوْمَهُمْ إِذَا رَجَعُوا إِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُونَ

Artinya: Dan tidak sepatutnya orang-orang mukmin itu semuanya pergi (ke medan perang). Mengapa sebagian dari setiap golongan di antara mereka tidak pergi untuk memperdalam pengetahuan agama mereka dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali, agar mereka dapat menjaga dirinya.

"Yang berperang jihad fii sabilillah dengan tombak pedang dan air mata, mereka menjaga (Islam) dari serangan musuh. Tapi, jangan lupa, ada musuh yang tidak bisa dilihat dengan kasat mata yang hanya bisa dibentengi dengan ilmu," kata Ustaz Abdul Somad (UAS) melalui detikKultum detikcom yang tayang pada Minggu (17/4/2022).

Di samping itu, bukti ilmu memiliki kedudukan penting dalam Islam juga terlihat dalam surat Al Mujadalah ayat 11. Disebutkan Ustaz Abdul Somad dengan mengutip ayat tersebut, orang yang berilmu memiliki kedudukan derajat yang lebih tinggi dibandingkan orang beriman.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ انْشُزُوا فَانْشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, "Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, "Berdirilah kamu," maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.

Untuk itulah, kata pedakwah kelahiran Batu Bara ini, ilmu menjadi salah satu alasan mengapa Islam masih berjaya hingga sekarang. Termasuk dengan keberadaan majelis ilmu.

"Misalnya, (Universitas) Al-Azhar Kairo, Mesir dari sejak zaman berganti sampai hari ini Al-Azhar tetap tegak berdiri menjadi pusat peradaban Islam," kata UAS.

Sejatinya, keberadaan majelis atau lembaga pendidikan ilmu tersebut hadir untuk menjaga umat muslim. UAS kemudian mengutip pernyataan dari sahabat nabi Ali bin Abi Thalib,

"Kalau ilmu yang menjagamu, kalau harta (jadi) kamu yang menjaganya," katanya menirukan perkataan Ali bin Abi Thalib.

Berdasarkan penuturan UAS, ilmu dapat menjaga segala hal dari yang haram. Berikut juga segala hal yang halal agar digunakan manfaatnya. Selengkapnya tonton detikKultum Ustaz Abdul Somad dengan tema Keutamaan dan Adab Menuntut Ilmu DI SINI.

(rah/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia