Benarkah Ayam Keturunan Dinosaurus?

Fahri Zulfikar - detikEdu
Kamis, 28 Jul 2022 09:30 WIB
Ilustrasi Sabung Ayam
Foto: Amshudhagar/Wikipedia/Benarkah Ayam Keturunan Dinosaurus?
Jakarta -

Pernah mendengar bahwa ayam masih memiliki kekerabatan dengan dinosaurus? Ternyata hal ini bukan kabar burung. Ada penelitian tentang analisis molekuler dari protein Tyrannosaurus rex yang berusia 68 juta tahun dan 21 spesies modern lain sama dengan nenek moyang dari ayam, burung unta, dan juga buaya.

Penelitian tersebut ada di jurnal Science, di mana peneliti telah menganalisa data molekuler untuk menempatkan dinosaurus non-unggas dalam melacak evolusi spesies, dikutip dari laman Harvard University.

Kerabat Dinosaurus Berbulu

Dilaporkan CNN Indonesia, penelitian lain juga menemukan bahwa ayam dan kalkun memiliki garis keturunan yang masih erat hubungannya dengan nenek moyang burung yaitu dinosaurus berbulu.

Penelitian dari Keilmuan Biologi di University of Kent, Inggris yang melibatkan 200 ilmuwan, 80 lembaga, dan 20 negara pernah meneliti genom, set haploid kromosom dalam mikroorganisme, pada 21 ekor burung yang melengkapi set gennya.

Ternyata genom mereka bisa menggambarkan bagaimana ragam burung berevolusi.

"Genom burung sangat istimewa, mereka punya mikro kromosom yang sangat kecil ketimbang kelompok vertebrata lainnya. Balutan kecil dari material gen yang kaya ini juga ternyata hadir di nenek moyang dinosaurus mereka," ucap pemimpin tim penelitian, Darren Griffin.

Para peneliti yang tergabung dalam studi internasional bernama Avian Phylogenomics Consortium, menemukan bahwa ayam memiliki pola kromosom yang secara keseluruhan mirip dengan leluhur dinosaurus burung.

Berhubungan dengan T-Rex?

Sementara itu, dalam penelitian yang dipimpin oleh John M. Asara dan Lewis C. Cantley, dari Beth Israel Deaconess Medical Center (BIDMC) dan Harvard Medical School (HMS), telah mengurutkan potongan kecil protein kolagen dari T-ex.

Tujuan penelitian ini untuk menempatkan T-Rex pada pohon keluarga kerajaan hewan menggunakan bukti molekuler.

"Sebagian besar urutan kolagen diperoleh dari database protein dan genom tetapi kami juga perlu mengurutkan beberapa organisme penting, termasuk buaya modern dan burung unta modern, dengan spektrometri massa," kata Asara, Direktur Fasilitas Inti Spektrometri Massa di BIDMC dan instruktur di patologi di HMS.

"Kami menentukan bahwa T-Rex, pada kenyataannya, dikelompokkan dengan burung-burung unta dan ayam dibanding mengelompokkan dengan organisme lain yang kami pelajari. Kami juga menunjukkan bahwa ia berkelompok lebih baik dengan burung daripada reptil modern, seperti aligator dan kadal anole hijau," tuturnya.



Simak Video "Kerangka Dinosaurus Kecil Dijual, Tingginya 1,3 Meter"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia