ADVERTISEMENT

Strict Parents Artinya Apa Sih? Ini Penjelasannya

Novia Aisyah - detikEdu
Senin, 04 Jul 2022 14:45 WIB
Parenting
Arti strict parents. Foto: Ilustrator: Edi Wahyono
Jakarta -

Apakah istilah strict parents terdengar familiar di telinga detikers? Ungkapan ini kerap digunakan di media sosial, terutama di kalangan anak muda.

Istilah strict parents tersusun dari dua kata, yaitu strict dan parents. Kata strict termasuk ke dalam kata sifat atau adjective, sedangkan parents termasuk ke dalam kata benda atau noun.

Sebagaimana kita ketahui, parents artinya adalah orang tua. Namun, apa definisi kata strict dan strict parents sendiri?

Apa Arti Strict Parents?

Dikutip dari Cambridge Dictionary, kata strict memiliki beberapa pengertian. Pertama, strict artinya secara keras membatasi kebebasan seseorang untuk bersikap atau cenderung menghukum dengan keras apabila seseorang tidak patuh.

Kata tersebut juga dapat didefinisikan sebagai seseorang yang mengikuti peraturan atau suatu paham/prinsip dengan sangat ketat/taat. Sementara, dalam kamus Merriam Webster, strict juga bisa bermakna sangat ketat atau kaku.

Dengan demikian, strict parents artinya adalah orang tua yang ketat, kaku, atau secara keras membatasi anak dalam bersikap atau juga menghukum dengan keras apabila tidak menurut.

Ciri-Ciri Strict Parents

Mengutip dari Michigan State University, strict parents juga memiliki sebutan lain sebagai orang tua otoriter. Orang tua dengan cara mendidik seperti ini berharap agar anaknya mengikuti peraturan mereka tanpa diskusi atau kompromi.

Ada berbagai alasan mengapa mereka menerapkannya, bisa karena budaya, latar belakang etis, atau karena mereka hanya mengetahui cara semacam ini karena mereka sebelumnya dibesarkan dengan cara demikian.

Beberapa ciri-cirinya adalah:

  • Mempunyai aturan yang harus dipatuhi, jika tidak maka umumnya memberikan hukuman cukup keras.
  • Tidak ada pilihan komunikasi secara terbuka.
  • Aturan yang diterapkan sering kali tanpa penjelasan lebih lanjut.
  • Kepatuhan dinilai sama dengan cinta.
  • Tidak ada bentuk hubungan memberi dan menerima, artinya hanya ada bentuk kontrol penuh.

Dampak Strict Parenting

  • Anak bersikap agresif atau malah sangat pemalu, tidak bisa membuat keputusan, dan tidak dapat bersosialisasi secara wajar.
  • Anak akan memiliki harga diri yang rendah, menilai karakter orang lain dengan buruk, dan menjadi pemberontak ketika dewasa.
  • Anak jarang belajar berpikir sendiri.
  • Anak dapat mengalami kesulitan mengelola amarah.

Pola asuh strict parents cenderung bersifat tidak cukup hangat dan kritis, utamanya jika anak tidak berhasil memenuhi ekspektasi orang tua. Sehingga, dapat dikatakan tidak mendukung cara didik yang positif.

Mengutip dari Verywellfamiliy, contoh strict parents adalah ketika orang tua tidak mempertimbangkan perasaan atau pendapat anak.

Demikian pengertian strict parents, ciri-ciri, contoh, dan dampaknya. Kini detikers sudah memahaminya, kan?



Simak Video "Ini Dampaknya Jika Orang Tua "Mengancam" Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/nwy)

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia