ADVERTISEMENT

Pantas Pintar! Ternyata Gurita Punya Gen yang Sama dengan Manusia

Devi Setya - detikEdu
Sabtu, 02 Jul 2022 16:00 WIB
Gurita raksasa sering dianggap memiliki kemampuan supranatural untuk memprediksi masa depan. Ya, tak jarang hewan ini menebak pemenang Piala Dunia.
Ilustrasi gurita yang memiliki gen sama seperti manusia Foto: (dok. Jakarta Aquarium)
Jakarta -

Ada gen yang mempengaruhi kecerdasan makhluk hidup. Sebuah gen yang ditemukan pada gurita ternyata memiliki kesamaan dengan manusia. Tak heran kalau gurita dianggap sebagai salah satu hewan yang cerdas.

Dilansir dari LiveScience (2/7) gurita termasuk makhluk cerdas dan memiliki kecerdasan yang terbilang canggih. Para ilmuwan baru saja menemukan bukti bahwa gurita memiliki kecerdasan luar biasa karena transposon, sebuah gen yang juga ditemukan pada manusia.

Oleh para ilmuwan, gen ini disebut transposon atau 'gen lompat' yang membentuk 45% genom manusia. Gen transposon adalah urutan pendek DNA yang memiliki kemampuan untuk menyalin dan menempel atau memotong dan menempelkan diri ke lokasi lain dalam genom, dan gen ini telah dikaitkan dengan evolusi genom pada beberapa spesies.

Dalam jurnal BMC Biology yang diterbitkan 18 Mei juga mengungkap dua spesies gurita yakni Octopus vulgaris dan Octopus bimaculoides memiliki gen transposon. Salah satu anggota penelitian ini mengungkap bahwa sebagian besar gen transposon pada manusia dan gurita merupakan gen yang secara alami tidak aktif.

Namun tidak semua gen ini tak aktif, karena peneliti menyebutkan kemungkinan ada jenis transposon yang dikenal sebagai Long Interspersed Nuclear Elements atau LINE masih aktif. Bukti dari penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa gen LINE diatur secara ketat oleh otak dan digunakan untuk pembentukan memori.

Uniknya, gen ini melekat pada lobus vertikal gurita yakni bagian otak gurita yang sangat penting untuk belajar dan secara fungsional analog dengan hippocampus manusia, jelas Graziano Fiorito, penulis studi dan ahli biologi di Anton Dohrn Zoological Station (SZAD) di Naples, Italia.

Dalam studi baru, para peneliti mengukur transkripsi satu transposon gurita ke RNA dan terjemahan ke protein, dan mereka mendeteksi aktivitas signifikan di area otak yang terkait dengan plastisitas perilaku - bagaimana organisme mengubah perilaku mereka sebagai respons terhadap rangsangan yang berbeda.

"Kami sangat senang karena ini semacam bukti," ujar Giovanna Ponte, seorang peneliti dari Departemen Biologi dan Evolusi Organisme Laut SZAD.

Secara alami, gurita memang tidak memiliki sistem kerabat dekat dengan hewan bertulang belakang, tetapi kedua jenis hewan ini menunjukkan perilaku dan saraf yang mirip.

"Hewan-hewan ini, seperti mamalia, memiliki kemampuan untuk beradaptasi terus menerus dan memecahkan masalah,"m dan bukti ini mengisyaratkan bahwa kesamaan itu mungkin berasal dari genetik yang sama," kata Ponte.

Temuan ini tidak hanya menghubungkan gen pelompat dengan kecerdasan gurita, tetapi juga menunjukkan bahwa transposon LINE melakukan lebih. Sebaliknya, mereka memiliki beberapa peran dalam pemrosesan kognitif. Karena gen ini dimiliki oleh manusia dan gurita, mereka mungkin menjadi objek yang baik untuk penelitian lanjutan tentang kecerdasan.



Simak Video "Gen Halilintar Dikabarkan Pulang ke Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia