Idul Adha 2022 Tanggal Berapa? Ini Ketetapan Sidang Isbat, NU, dan Muhammadiyah

Nikita Rosa Damayanti Waluyo - detikEdu
Kamis, 30 Jun 2022 12:30 WIB
Ilustrasi Idul Adha
Ilustrasi Idul Adha 2022 yang ditetapkan pada 10 Juli 2022 oleh pemerintah. (Getty Images/iStockphoto/sofirinaja)
Jakarta -

Penetapan Idul Adha 2022 di Indonesia diwarnai dengan perbedaan akibat adanya perbedaan metode penentuan hilal yang digunakan. Dua perbedaan waktu penetapan Idul Adha 2022 berkisar di antara 9-10 Juli 2022.

"Tentunya perbedaan itu pada setiap permasalahan adanya wujudulhilal dan ada rukyatulhilal yang kedua-duanya menggunakan hisab hanya tergantung pada ketinggian pada hisab itu masing-masing," kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Pendidikan dan Kaderisasi KH Abdullah Jaidi, dikutip dari detikNews, Kamis (30/6/2022).

Metode penentuan hisab dengan wujudul hilal artinya menggunakan perhitungan astronomis. Sedangkan metode rukyatul hilal didasarkan pada penglihatan dan pengamatan hilal atau bulan sabit muda sangat tipis pada fase awal bulan baru secara langsung.

Pemerintah sudah merilis hasil sidang isbat penentuan awal Zulhijah sekaligus untuk penetapan Idul Adha 2022 pada Rabu (29/6/2022) malam. Di sisi lain, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) sudah lebih dulu menetapkan waktu permulaan bulan Zulhijah.

Waktu Idul Adha 2022 Versi Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah

1. Idul Adha Versi Pemerintah

Pemerintah lewat Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan 1 Zulhijah 1443 Hijriyah jatuh pada Jumat, 1 Juli 2022. Dengan ditetapkannya awal Zulhijah ini, maka Raya Idul Adha 2022 jatuh pada Minggu, 10 Juli 2022.

"Sidang isbat telah mengambil kesepakatan bahwa tanggal 1 Zulhijah tahun 1443 Hijriah ditetapkan jatuh pada Jumat tanggal 1 Juli 2022," tutur Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi, Rabu (29/6/2022).

"Dengan demikian Hari Raya Idul Adha 1443 H jatuh pada 10 Juli 2022," imbuh Wamenag.

Hal ini didasarkan dari metode hisab dan rukyat sesuai dengan Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah. Posisi hilal di Indonesia dinilai belum memenuhi kriteria baru MABIMS (Menteri-menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) dengan tinggi bulan kurang dari 3° dengan elongasi <5°.

2. Idul Adha Versi NU

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan 10 Zulhijah 1443 H jatuh pada Minggu, 10 Juli 2022 dan 1 Zulhijah pada Jumat, 1 Juli 2022. Senada dengan ketetapan hasil sidang isbat pemerintah, Idul Adha 2022 menurut NU akan diperingati pada Minggu, 10 Juli 2022.

Penentuan ini didasarkan dari posisi hilal sebagaimana dalam perhitungan delapan metode ilmu falak secara qath'iy, pada Rabu (29/6/2022) kemarin yang masih berada di bawah kriteria Imkanurrukyah di seluruh Indonesia. Atas dasar tersebut, PBNU memutuskan istikmal, jumlah tanggal Dzulqa'dah 1443 H digenapkan menjadi 30 hari.

"Atas dasar istikmal tersebut dan sesuai Al-Madzahibul Arba'ah, maka dengan ini PBNU mengikhbarkan/memberitahukan bahwa awal bulan Dzulhijjah 1443 H jatuh pada hari Jumat Pon, tanggal 1 Juli 2022" kata KH Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum PBNU, dikutip dari laman resmi NU.

Adapun kedudukan hilal berada pada 4 derajat 5 menit 16 detik utara matahari dalam keadaan miring ke utara dengan elongasi 5 derajat 4 menit 35 detik.

3. Idul Adha Versi Muhammadiyah

Di sisi lain, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1443 H ini jatuh pada Sabtu, 9 Juli 2022. Keputusan itu tertuang dalam Maklumat Nomor 01/MLM/I.0/E/2022 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1443 Hijriah yang terbit pada Februari 2022 lalu.

Penetapan tanggal Idul Adha 2022 oleh PP Muhammadiyah tersebut didapatkan berdasarkan hasil hisab. Atas hasil hisab tersebut, PP Muhammadiyah menetapkan 1 Zulhijah 1443 H jatuh pada hari Kamis, 30 Juni 2022.

Menurut maklumat tersebut, pada 29 Zulkaidah 1443 H atau bertepatan dengan 29 Juni 2022, ijtimak jelang Zulhijah 1443 H terjadi pada pukul 09.55.07 WIB. Pada saat Matahari terbenam di Yogyakarta hilal sudah terlihat dan di seluruh wilayah Indonesia, Bulan sudah berada di atas ufuk.

"Tinggi Bulan pada saat Matahari terbenam di Yogyakarta (f = -07° 48' LS dan l = 110° 21' BT) = +01° 58' 28'' (hilal sudah wujud), dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat Matahari terbenam itu Bulan berada di atas ufuk," bunyi maklumat tersebut.

Demikian penetapan Idul Adha 2022 menurut Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah. Semoga membantu, detikers!



Simak Video "Hasil Pengamatan Kanwil Kemenag DKI, Posisi Hilal Capai 4 Derajat"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/rah)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia