NATO: Sejarah, Syarat, dan Tahapan bagi Negara yang Mau Bergabung

Nada Zeitalini Arani - detikEdu
Kamis, 30 Jun 2022 10:30 WIB
In this Tuesday July 28, 2015 file photo NATO country flags wave outside NATO headquarters in Brussels. It sounds strange to characterize the North Atlantic Treaty Organization as a huge gun club, but the comparison can be useful in understanding the worlds biggest military alliance. Like many gun clubs, NATO _ where President Donald Trump is meeting other alliance leaders for the first time Thursday _ actually has no weapons of its own. (AP Photo/Geert Vanden Wijngaert, File)
Markas NATO di Brussels. (AP Photo/Geert Vanden Wijngaert, File)
Jakarta -

North Atlantic Treaty Organization (NATO) adalah aliansi militer yang didirikan setelah perang dunia ke-2. Aliansi ini tepatnya diresmikan pada 4 April 1949 oleh 12 negara penggagas.

Tujuan dibentuknya NATO pada saat itu adalah menandingi tentara Soviet yang ditempatkan di Eropa Timur dan Tengah. Anggota asli NATO terdiri dari 12 negara yaitu Belgia, Kanada, Denmark, Prancis, Islandia, Italia, Luksemburg, Belanda, Norwegia, Portugal, Inggris, dan Amerika Serikat.

Berikut sejarah dan tahapan untuk negara yang ingin bergabung NATO.

Sejarah NATO

Dilansir dari buku Pengantar Politik Global karya Richard W. Mansbach & Kirsten L. Rafferty, NATO adalah organisasi militer terkuat di dunia untuk menjaga keamanan di Eropa Barat. NATO hadir menjadi aliansi pertama di masa damai dengan sebuah sekretariat permanen dan sebuah markas militer yang menjadi representasi komitmen Amerika Serikat untuk agresi Uni Soviet.

Di bangun dengan kekuatan 12 negara, lambat laun semakin banyak negara yang bergabung ke NATO. Pada tahun 1990, bekas negara Jerman Timur bergabung dengan NATO.

Lalu di tahun 1999, Republik Ceko, Polandia, dan Hungaria juga ikut bergabung. Kemudian pada tahun 1995 semakin banyak negara yang bergabung ke NATO diantaranya Bulgaria, Estonia, Latvia, Lithuania, Rumania, Slovakia, dan Slovenia.

Syarat Negara yang Gabung ke NATO

Dilansir dari CNN Indonesia, Rabu (29/6/2022), untuk menjadi anggota NATO negara harus memiliki sejumlah syarat. Sejumlah syarat yang dimaksud di antaranya yakni:

  • Punya sistem demokrasi yang berfungsi berdasarkan ekonomi pasar
  • Adil terhadap populasi minoritas
  • Berkomitmen terhadap penyelesaian konflik secara damai
  • Kemampuan dan kemauan untuk memberikan kontribusi militer bagi operasi NATO
  • Berkomitmen terhadap hubungan sipil-militer yang demokratis dan struktur kelembagaan

Tahap untuk Negara yang Gabung NATO

Untuk negara yang hendak bergabung ke NATO dan sudah memenuhi syarat-syaratnya, maka berikut langkah selanjutnya sebagai berikut seperti dikutip dari situs resmi NATO.

  • Pembicaraan aksesi dengan tim NATO
  • Calon anggota mengirim surat permohonan ke NATO dan jadwal penyelesaian formasi
  • Protokol aksesi ditandatangani oleh semua anggota NATO
  • Protokol aksesi selanjutnya diratifikasi semua anggota NATO
  • Sekjen mengundang negara calon anggota baru untuk menyetujui Perjanjian Atlantik Utara
  • Para anggota menyetujui Perjanjian Atlantik Utara sesuai dengan prosedur nasionalnya
  • Mendepositkan instrumen aksesi ke Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat

Itulah sejarah NATO lengkap dengan syarat dan tahapan untuk negara yang ingin bergabung. Setelah memenuhi syarat dan selesai mengikuti seluruh tahapan barulan negara tersebut resmi menjadi anggota NATO.



Simak Video "Militer China Makin Sibuk di Sekitar Taiwan, AS Geram!"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/rah)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia