ADVERTISEMENT

Ketahui Daur Hidup Nyamuk Lengkap dengan Penjelasannya

Rafi Aufa Mawardi - detikEdu
Kamis, 30 Jun 2022 13:00 WIB
aneka cara hindari gigitan nyamuk
Seperti apa daur hidup nyamuk? (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Nyamuk merupakan jenis dari serangga yang sering kali dianggap sebagai sumber penyakit, mulai dari malaria hingga demam berdarah. Tetapi tahukah kamu jika daur hidup nyamuk ini mengalami proses metamorfosis yang sempurna.

Apa itu metamorfosis sempurna? Yaitu adalah perubahan bentuk yang melalui berbagai alur dan tahapan menuju dewasa. Bahkan, tidak hanya perubahan bentuk, namun juga dari segi fisik hingga perilaku natural juga cenderung berubah.

Morfologi Nyamuk

Menurut artikel ilmiah yang berjudul Ovipositional Behavior of Aedes Aegypti yang ditulis oleh Silva bahwa nyamuk adalah jenis serangga dalam ordo diptera dari kelas insecta.

Nyamuk memiliki tubuh yang langsing dengan enam kaki panjang serta mempunyai dua sayap bersisik.

Akan tetapi, spesies dari nyamuk sendiri memiliki panjang yang berbeda-beda namun umumnya panjangnya kurang dari 10-15 mm. Kemudian, nyamuk jantan dan betina memakan cairan nektar bunga sebagai sumber makanan.

Tetapi, nyamuk betina cenderung mengisap darah manusia dan hewan demi kelangsungan spesiesnya.

Pertanyaannya, mengapa nyamuk betina menghisap darah manusia dan hewan?

Jadi nyamuk ini mengisap darah bukan hanya sekedar makanan namun juga mendapatkan protein yang terkandung di dalam darah. Ini juga sebagai aspek yang menentukan kematangan telur dari nyamuk.

Daur Hidup Nyamuk

Dalam penelitian mengenai Tatalaksana Demam Berdarah Dengue di Indonesia disebutkan ada empat daur hidup nyamuk sebagai representasi dari proses metamorfosis sempurna. Berikut adalah penjelasannya:

1. Telur

Tahap pertama pada daur hidup nyamuk dimulai dari telur. Telur dari nyamuk ini berbentuk lonjong dengan panjang 0,80 mm dan berat 0,0113 mg. Awalnya, telur pada nyamuk ini berwarna putih dan setelah 15 menit akan berubah warna menjadi abu-abu serta menjadi hitam setelah 40 menit.

Terdapat dinding-dinding yang memiliki garis menyerupai kawat kasa atau sarang lebah. Fakta menarik, nyamuk betina memiliki rata-rata 100 butir telur dan akan menetas dalam interval waktu dua hari dalam keadaan terendam di air.

2. Larva

Yang menarik, tahap larva ini memiliki 4 kategori instar 1, 2, 3, dan 4. Pertama, ada larva 1 yang memiliki tubuh kecil, warna transparan, panjang 1-2 mm, duri-duri pada belum begitu jelas, dan corong pernapasan.

Kedua, ada larva 2 yang bertambah besar dengan ukuran 2,5-3,9 mm. Di mana ada duri dada yang belum jelas dan corong pernapasan sudah berwarna hitam.

Ketiga, ada larva 3 yang mulai membengkak dengan ukuran 4 mm serta adanya duri-duri dada yang mulai jelas dan corong pernafasan dengan warna coklat kehitaman. Keempat, ada larva 4 yang telah lengkap dengan struktur anatominya dan terlihat adanya bagian kepala, dada, serta perut.

Daur hidup nyamukDaur hidup nyamuk Foto: dok. EPA

3. Pupa

Kemudian, ada tahapan pupa yang memiliki bentuk tubuh bengkok dengan bagian kepala dada yang lebih besar dari perutnya. Lalu, di bagian punggung dada terdapat alat bernafas seperti berbentuk terompet. Pada ruas perut ke-8 terdapat sepasang alat pengayuh yang berguna untuk berenang.

4. Imago

Terakhir, ada proses daur hidup nyamuk yang sudah dewasa dengan ukuran kecil, berwarna hitam, dan cincin-cincin putih di 12 kakinya. Kemudian, terlihat juga ada sayap yang berukuran 2,5-3 mm yang bersisik hitam, dan ditumbuhi sisik pada sayap. Nyamuk dewasa ini umumnya dapat bertahan mulai dari dua minggu hingga tiga bulan.

Tahapan daur nyamuk yang berbahaya bagi manusia yaitu ada di fase imago/dewasa. Mengapa demikian? Pada fase ini nyamuk dewasa telah siap untuk berkembang biak dengan cara bertelur di permukaan air.

Selain itu, nyamuk dewasa merupakan vektor (pembawa) parasit yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia.

Penyakit yang Disebabkan oleh Nyamuk

Siapa di sini yang pernah digigit oleh nyamuk? Yap, memang gigitan dari nyamuk ini akan menyebabkan timbulnya bentol-bentol yang rasanya cukup gatal di permukaan kulit.

Seperti disebutkan sebelumnya, nyamuk dewasa merupakan pembawa parasit yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia. Apa saja penyakit tersebut? Berikut penjelasannya.

· Malaria, yaitu penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk dan ditandai oleh demam serta rasa menggigil. Secara medis, malaria disebabkan oleh gigitan dari nyamuk yang menampung parasit bernama plasmodium.

· Demam Berdarah, yaitu penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk dan ditandai dengan gejala demam tinggi selama berhari-hari. Biasanya, saat musim hujan dan cuaca sedang mendung, nyamuk dengan jenis Aedes aegypti akan bereproduksi dengan masif sehingga berdampak pada menyebarnya demam berdarah karena turunnya trombosit dalam darah.

· Kaki Gajah, yaitu penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk yang menularkan cacing jenis mikrofilaria kepada manusia. Penyakit kaki gajah ditandai dengan kondisi fisik yang membesar (lengan, kaki, tangan) dan organ intim pada manusia.

Nah, itu adalah empat proses daur hidup nyamuk serta beberapa penyakit yang disebabkan oleh nyamuk. Jaga kesehatan ya detikers!



Simak Video "Wow! Ini Wujud 1 Juta Bangkai Nyamuk"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia