3 Siklus Hidup Sapi yang Terjadi Tanpa Metamorfosis

Rika Pangesti - detikEdu
Selasa, 11 Jan 2022 10:00 WIB
5 Fakta Wagyu A5, Daging Sapi Jepang Premium yang Super Juicy
Foto: Getty Images/iStockphoto/vichie81
Jakarta -

Sapi adalah salah satu hewan yang berkembang biak tanpa mengalami metamorfosis. Lalu, bagaimana siklus hidup sapi?

Hewan mamalia satu ini memiliki banyak manfaat bagi manusia. Hampir seluruh bagian tubuhnya dapat dimanfaatkan, mulai dari susu dan dagingnya sebagai bahan konsumsi, kulitnya untuk membuat bedug, dan tenaganya untuk membajak sawah. Bahkan kotoran sapi juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman.

Melihat banyaknya manfaat sapi bagi manusia, oleh karena itu banyak manusia yang tertarik untuk beternak sapi. Dengan banyaknya sapi yang dikonsumsi setiap hari, lalu bagaimanakah cara sapi berkembang biak? Dari manakah sapi berasal?

Siklus Hidup Sapi

Sapi termasuk hewan yang berkembang biak tanpa mengalami metamorfosis. Merangkum modul IPA Paket A yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, siklus hidup tanpa metamorfosis yaitu hewan hanya mengalami perubahan ukuran tubuh yang membesar namun tidak mengalami perubahan bentuk. Artinya, sejak lahir sapi memiliki bentuk tubuh yang sama dengan induknya.

Sapi menghasilkan anak dengan cara melahirkan. Tahapan pertumbuhan sapi dimulai dari anak sapi, sapi muda, sapi dewasa hingga melahirkan anak sapi lagi. Berikut ini penjelasan tiga tahap siklus hidup sapi tanpa mengalami metamorfosis, dilansir dari buku IPA Kelas IV karya Inggit Awanda, Citra Ayu, Ainun Nurjanah,dkk, yaitu:

1. Anak Sapi

Sapi betina dewasa yang telah melakukan perkawinan dengan sapi jantan akan mengandung bayi sapi selama sembilan bulan. Kemudian ketika sudah waktunya, induk betina akan melahirkan anak sapi.

Anak sapi yang baru lahir adalah fase paling kritis karena akan selalu membutuhkan susu dari induknya untuk bertahan hidup. Anak sapi masih membutuhkan waktu hingga satu bulan lebih untuk penyapihan.

2. Sapi Muda

Pada fase ini, sapi sudah melewati fase penyapihan dan sudah bisa memakan makanan dewasa, seperti rumput. Organ tubuh sapi sudah mulai tumbuh, akan tetapi belum sempurna. Biasanya, peternak mulai mempersiapkan sapi muda untuk melakukan perkawinan walaupun alat reproduksinya belum sempurna.

Fase sapi muda adalah fase yang sangat penting untuk diperhatikan. Sapi yang tidak diperhatikan masa pertumbuhannya, akan sulit mengandung anak atau anak sapi yang dihasilkan bisa saja cacat atau tidak sehat.

3. Sapi Dewasa

Sapi sudah mulai memasuki fase dewasa dengan ditandai alat reproduksi yang sudah sempurna. Pada sapi betina, fase ini juga ditandai dengan kemampuannya untuk menyusui. Sapi dewasa akan mengalami pubertas dan akan melakukan perkawinan dengan lawan jenisnya. Fase birahi pada sapi dewasa perlu melalui empat tahapan yaitu proestrus, estrus, postestrus, dan diestrus.

Nah, itulah siklus hidup sapi yang terjadi tanpa proses metamorfosis. Semoga menambah pengetahuanmu ya, detikers!



Simak Video "Mengulik Cara Kuda Nil Berkomunikasi Satu Sama Lain"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/kri)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia