ADVERTISEMENT

Hari Keluarga Nasional 2022, Sejarahnya Lahir di Masa Penjajahan

Nikita Rosa Damayanti Waluyo - detikEdu
Rabu, 29 Jun 2022 16:00 WIB
Ilustrasi Keluarga
Ilustrasi. Ini sejarah Hari Keluarga Nasional yang diperingati tiap 29 Juni 2022. (Shutterstock)
Jakarta -

Hari Keluarga Nasional (Harganas) dirayakan setiap tanggal 29 Juni melalui Keputusan Presiden RI Nomor 39 Tahun 2014. Menurut sejarah, hari ini berkaitan dengan kembalinya para pahlawan pada keluarganya.

Dilansir dari laman Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 tidak serta merta membuat Indonesia bebas. Belanda masih berusaha untuk menguasai Indonesia lewat agresi militer.

Para pejuang kemerdekaan harus rela mengorbankan nyawa, harta, dan berpisah dengan keluarga demi merebut kembali kemerdekaan Indonesia. Barulah pada 22 Juni 1949, Belanda menyerahkan secara utuh kedaulatan Bangsa Indonesia.

Para pejuang yang gugur dimakamkan dan pejuang yang selamat kembali berkumpul kepada keluarganya setelah sekian lama terpisah. Momen kembali berkumpulnya para pejuang dengan keluarga pada 29 Juni 1949 ini yang dijadikan peringatan sebagai Hari Keluarga Nasional.

Siapa Penggagas Hari Keluarga Nasional?

Prof. Dr. Haryono Suyono merupakan penggagas Hari Keluarga Nasional . Saat itu Prof. Haryono Suyono merupakan Ketua Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di era Presiden Soeharto yang saat ini kepanjangannya dikenal dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.

Kepada Presiden Soeharto, Haryono menyampaikan tiga pokok pikiran terkait Hari Keluarga Nasional. Ketiga pokok pikiran tersebut di antaranya:

1. Mewarisi semangat kepahlawanan dan perjuangan bangsa

2. Tetap menghargai dan perlunya keluarga bagi kesejahteraan bangsa

3. Membangun keluarga menjadi keluarga yang bekerja keras dan mampu berbenah diri menuju keluarga yang sejahtera

Presiden Soeharto pun kemudian menyetujui gagasan tersebut. Jadi, Soeharto berperan sebagai sosok yang menyetujui usulan Hari Keluarga Nasional dari Haryono.

Dari gagasan ini, lahirlah Hari Keluarga Nasional yang diperingati setiap 29 Juni. Adapun nilai sejarah di balik pemilihan tanggal dan bulan tersebut adalah untuk menguatkan keluarga melalui program Keluarga Berencana.

"Tanggal 29 Juni merupakan kristalisasi semangat pejuang Keluarga Berencana untuk memperkuat dan memperluas program KB," jelas Eka Sulistia Ediningsih selaku Direktur Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) BKKBN dikutip dari laman resmi BKKBN, Senin (28/6/2022).

Di samping resminya Hari Keluarga Nasional sebagai hari nasional, pemerintah juga secara resmi menjadikan program Keluarga Berencana (KB) menjadi program nasional bersamaan dengan berdirinya Badan Koordinasi dan Keluarga Berencana Nasional yang kita kenal sekarang pada 29 Juni 1970.



Simak Video "Megawati Dukung Ratu Kalinyamat dan dr. Soeharto Jadi Pahlawan Nasional"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/rah)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia