20 Sifat Wajib Allah dan Artinya, Siswa Wajib Tahu Nih!

Anisa Rizki Febriani - detikEdu
Senin, 27 Jun 2022 06:00 WIB
One Day One Hadits, Kekayaan Allah Tak Habis Meski Banyak DIberikan Pada Hamba-Nya
Sifat Wajib bagi Allah. Foto: Mindra Purnomo/detikcom
Jakarta -

Allah SWT sebagai Tuhan memiliki sifat-sifat yang menunjukkan kesempurnaannya. Sifat-sifat ini dikenal sebagai sifat wajib bagi Allah. Umat muslim dianjurkan untuk memahami dan meyakini sifat-sifat wajib tersebut.

Tidak ada satu makhluk pun yang dapat menyamai sifat wajib Allah SWT. Berdasarkan buku Pendidikan Agama Islam: Akidah Akhlak untuk Madrasah Tsanawiyah Kelas VII karya DRS. H. Masan AF, M.Pd., terdapat sebanyak 20 sifat wajib bagi Allah, yaitu:

1. Wujud

Wujud memiliki arti ada. Maksudnya, eksistensi Allah itu bukan karena ada yang menciptakannya, melainkan ada dengan sendirinya. Jadi, sifat wujud Allah ini wajib kita yakini. Keyakinan terhadap adanya Allah bagi manusia telah terjadi ketika manusia dilahirkan.

Secara naluriah, manusia membutuhkan perlindungan atau pertolongan yang sifatnya mutlak. Lalu, kepada siapa manusia mencari perlindungan? Tentu kepada Allah SWT. Keberadaan Allah dapat dijabarkan dalam beberapa bukti, di antaranya:

a. Kejadian Alam Semesta

Tidak semua yang terjadi di dunia menyadari adanya sesuatu yang mengadakannya. Contohnya, adanya makanan di meja makan pasti ada yang menghidangkannya. Adanya kursi pasti ada yang membuatnya. Demikian pula dengan alam semesta beserta isinya, tentu ada yang menciptakannya yaitu Allah SWT.

Dalam surat Ibrahim ayat 32 Allah berfirman:

اَللّٰهُ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ وَاَنْزَلَ مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً فَاَخْرَجَ بِهٖ مِنَ الثَّمَرٰتِ رِزْقًا لَّكُمْ ۚوَسَخَّرَ لَكُمُ الْفُلْكَ لِتَجْرِيَ فِى الْبَحْرِ بِاَمْرِهٖ ۚوَسَخَّرَ لَكُمُ الْاَنْهٰرَ

Artinya: "Allah-lah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air (hujan) dari langit, kemudian dengan (air hujan) itu Dia mengeluarkan berbagai buah-buahan sebagai rezeki untukmu; dan Dia telah menundukkan kapal bagimu agar berlayar di lautan dengan kehendak-Nya, dan Dia telah menundukkan sungai-sungai bagimu,"

b. Adanya Nabi dan Rasul

Nabi dan Rasul adalah manusia ciptaan Allah yang diutus untuk menyampaikan ajaran pokok, yaitu keimanan kepada Allah SWT. Hal ini tertuang dalam surat An Nahl ayat 36 yang berbunyi:

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِيْ كُلِّ اُمَّةٍ رَّسُوْلًا اَنِ اعْبُدُوا اللّٰهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوْتَۚ فَمِنْهُمْ مَّنْ هَدَى اللّٰهُ وَمِنْهُمْ مَّنْ حَقَّتْ عَلَيْهِ الضَّلٰلَةُ ۗ فَسِيْرُوْا فِى الْاَرْضِ فَانْظُرُوْا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِيْنَ

Artinya: "Dan sungguh, Kami telah mengutus seorang rasul untuk setiap umat (untuk menyerukan), "Sembahlah Allah, dan jauhilah tagut", kemudian di antara mereka ada yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula yang tetap dalam kesesatan. Maka berjalanlah kamu di bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang yang mendustakan (rasul-rasul),"

c. Kitab Suci Al-Qur'an

Al-Qur'an merupakan kitab suci umat Islam yang memiliki banyak kesempurnaan. Ayat-ayat yang terdapat dalam Al-Qur'an berupa kalimat atau kalam atau perkataan, jadi tidak mungkin ada perkataan tanpa ada yang berkata-kata.

2. Qidam

Qidam artinya terdahulu. Itu berarti, Allah SWT terdahulu dan tidak didahului oleh sesuatu. Berbeda dengan manusia yang memiliki jangkauan akal terbatas, bahkan manusia tidak dapat mengetahui secara pasti kapan penciptaan alam semesta terjadi.

3. Baqa

Baqa memiliki arti kekal. Semua makhluk ciptaan Allah akan mati, baik itu manusia, tumbuhan, hewan, dan lain-lainnya. Manusia bertumbuh dan berkembang, hal itu sudah menjadi hukum alam, berbeda dengan Allah yang kekal dan tidak berubah-ubah.

4. Mukhalafatuhu Lil Hawadisi

Mukhalafatuhu Lil Hawadisi artinya berbeda dengan semua makhluk. Allah SWT tidak mungkin sama dengan makhluk ciptaannya. Bahkan, kita sebagai manusia sering menciptakan suatu barang untuk menunjang kelangsungan hidup.

Dari semua ciptaan barang manusia, tidak ada satupun yang sama dengan manusia.

5. Qiyamuhu Binafsihi

Sifat Allah selanjutnya yaitu Qiyamuhu Binafsihi yang berarti berdiri sendiri. Allah tidak membutuhkan bantuan apapun dari siapapun. Hal ini dijelaskan dalam surat Fatir ayat 15.

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اَنْتُمُ الْفُقَرَاۤءُ اِلَى اللّٰهِ ۚوَاللّٰهُ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيْدُ

Artinya: "Wahai manusia! Kamulah yang memerlukan Allah; dan Allah Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu), Maha Terpuji,"

6. Wahdaniyyah

Wahdaniyyah berarti Maha Esa. Allah itu tunggal, satu dan tidak ada yang menandinginya. Dalam surat An Nahl ayat 51, Allah menjelaskan keesaannya.

وَقَالَ اللّٰهُ لَا تَتَّخِذُوْٓا اِلٰهَيْنِ اثْنَيْنِۚ اِنَّمَا هُوَ اِلٰهٌ وَّاحِدٌ فَاِيَّايَ فَارْهَبُوْنِ

Artinya: "Dan Allah berfirman, "Janganlah kamu menyembah dua tuhan; hanyalah Dia Tuhan Yang Maha Esa. Maka hendaklah kepada-Ku saja kamu takut,"

7. Qudrat

Qudrat artinya kuasa. Banyak sekali bukti kekuasaan Allah, salah satunya keberadaan jagat raya yang terdiri dari berjuta bintang dan planet yang selalu bergerak secara teratur tanpa terjadi tabrakan.

8. Iradat

Selanjutnya, sifat wajib Allah yaitu Iradat. Iradat memiliki arti berkehendak, karena Allah bebas menentukan kehendak tanpa ada yang memerintah dan melarangnya. Segala sesuatu yang Allah ciptakan adalah atas kehendaknya.

9. Ilmu

Ilmu artinya mengetahui. Allah telah memiliki ilmu yang sangat lengkap, bahkan ilmunya bersifat menyeluruh, luas dan mendalam. Segala sesuatu, baik yang lahir maupun ghaib tidak lepas dari pengetahuan Allah.

10. Hayat

Hayat artinya hidup. Hidup Allah berbeda dengan manusia atau binatang yang memerlukan jantung yang berdenyut. Allah hidup tanpa memerlukan sesuatu dan tanpa didahului oleh siapapun.

11. Sama'

Sifat wajib Allah yang selanjutnya yaitu Sama'. Sama' artinya mendengar, semua suara baik itu yang nyaring, samar, bahkan yang tidak dapat didengar oleh manusia sekalipun dapat Allah dengar. Allah SWT tidak memerlukan alat pendengar seperti makhluknya.

12. Basar

Basar berarti melihat. Allah dapat melihat segala sesuatu, baik yang besar ataupun kecil, bahkan yang tersembunyi sekalipun. Penglihatan Allah tanpa batas, teknologi canggih manusia tidak akan mampu melampaui atau mengimbangi penglihatan Allah.

13. Kalam

Kalam artinya berkata-kata atau berfirman. Bahasa adalah alat komunikasi yang penting bagi makhluk. Cara Allah berkata-kata tidak sama dengan cara manusia, Allah berkomunikasi dengan hambanya melalui firman atau biasa disebut dengan kalamullah.

14. Qadiran

Qadiran artinya Maha Kuasa. Allah adalah zat yang berkehendak dan memiliki kuasa atas apapun yang ada di dunia ini.

15. Muridan

Muridan memiliki arti Maha Berkehendak. Allah Maha Berkehendak atas segala sesuatu yang ia ciptakan.

16. Aliman

Sifat wajib Allah yang ke-16 yaitu, Aliman. Aliman berarti Maha Mengetahui, sesungguhnya Allah mengetahui segala sesuatu.

17. Hayyan

Hayyan memiliki arti Maha Hidup. Allah adalah Zat yang Maha Hidup, Allah tidak akan mati dan akan terus hidup.

18. Sami'an

Sami'an adalah Maha Mendengar. Allah merupakan Zat yang Maha Mendengar atas segala sesuatu.

19. Basiran

Basiran artinya Maha Melihat. Allah dapat melihat apapun itu, bahkan hal-hal yang tidak bisa dilihat oleh makhluknya.

20. Mutakalliman

Sifat wajib Allah yang terakhir yaitu Mutakalliman, artinya Maha Berkata-kata. Hal ini dibuktikan dengan adanya Al-Qur'an yang berisi firman-firman Allah.

Nah itulah 20 sifat wajib Allah beserta artinya yang wajib diketahui. Semoga penjelasan di atas dapat menambah keimanan kita ya, detikers!



Simak Video "Wow! Ini Wujud 1 Juta Bangkai Nyamuk"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia