ADVERTISEMENT

Menteri ATR Hadi Tjahjanto Dulunya Seorang Pilot, Lulusan Mana?

Novia Aisyah - detikEdu
Kamis, 16 Jun 2022 13:00 WIB
Mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto memberikan salam sebelum upacara pelantikan menteri dan wakil menteri Kabinet Indonesia Maju sisa masa jabatan periode 2019-2024 di Istana Negara, Rabu (15/6/2022). Presiden Joko Widodo secara resmi melantik Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto, Wamen ATR Raja Juli Antoni, Wamendagri John Wempi Watipo dan Wamenaker Afriansyah Noor. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.
Pendidikan Hadi Tjahjanto. Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Jakarta -

Menteri ATR (Agraria dan Tata Ruang) yang baru, Hadi Tjahjanto, sebelumnya merupakan Panglima TNI yang menggantikan Gatot Nurmantyo. Dia kemudian melepaskan jabatan tersebut pada November 2021 dan digantikan oleh Jenderal Andika Perkasa.

Jauh sebelum menjabat sebagai Panglima TNI, Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto mengawali karier sebagai pilot pesawat angkut Cassa di Skadron 4 Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh di Malang, Jawa Timur. Lantas, dari mana titik berangkat eks pilot tersebut hingga akhirnya menjadi Menteri ATR/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN)?

Pendidikan Menteri ATR Hadi Tjahjanto

Mengutip dari laman Universitas Sebelas Maret (UNS), Hadi Tjahjanto adalah putra Purnawirawan TNI AU berpangkat Sersan Mayor bernama Bambang Sudarso. Sementara, ibunya bernama Nur Sa'adah.

Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) UNS ini dahulu merupakan siswa SMP Negeri 3 Singosari, Malang. Kemudian, dia melanjutkan studi di Sekolah Menengah Persiapan Pembangunan (SMPP) Malang.

Setelah rampung dari SMPP, Hadi mengenyam pendidikan di Akademi Angkatan Udara Yogyakarta. Dia lulus dalam waktu empat tahun.

Berikutnya, pria kelahiran Malang, 8 November 1963 tersebut dilantik sebagai Perwira TNI AU dengan pangkat Letda oleh Presiden Soeharto pada 20 September 1986. Hadi Tjahjanto pun melanjutkan ke Sekolah Penerbang TNI dan lulus tahun 1987.

Universitas Sebelas Maret juga sempat memberinya gelar Doktor Kehormatan pada 2019 lalu sebab perannya dalam pendirian SMA Pradita Dirgantara.

Berdasarkan arsip detikcom, setelah menjabat posisi sebagai pilot pesawat angkut Cassa di Skadron 4, Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto terus melejitkan karier di kancah penerbangan. Rentang tahun 1993-1996, dia masih bertugas di Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh dengan jabatan Kepala Seksi Latihan Skadron 4 dan Komandan Flight Ops A Flightlat Skuadron Udara 32 Wing 2.

Pada 1997, eks Panglima TNI itu menjadi Komandan Flight Skuadron Didik 101 Lanud Adi Soemarno. Kariernya di Lanud Adi Soemarno berlanjut dengan posisi sebagai Kepala Seksi Bingadiksis Dispers pada 1998.

Setelah dari Lanud Adi Soemarno, Hadi menjadi Instruktur Penerbangan Lanud Adi Sucipto pada 1999. Setahun berikutnya, dia menempati kedudukan Kepala Seksi Keamanan dan Pertahanan Pangkalan Dinas Operasi Lanud Adi Sucipto.

Kiprahnya berlanjut pada tahun 2004 pada jabatan Kepala Departemen Operasi Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara. Dua tahun berikutnya pada 2006 dia menduduki kursi Kepala Dinas Personel Lanud Abdulrachman Saleh. Tak lama setahun berikutnya, Hadi memperoleh jabatan baru sebagai Kepala Sub Dinas Administrasi Prajurit Dinas Administrasi Persatuan Angkatan Udara.

Tahun 2010-2011, Hadi Tjahjanto dipercaya sebagai Komandan Lanud Adi Soemarno. Waktu itu Wali Kota Solo masih dijabat oleh Joko Widodo (Jokowi), yang kini Presiden RI.

Pada 2011, Hadi mendapatkan bintang ketika mengemban tugas sebagai Direktur Operasi dan Latihan Basarnas (Dirops dan Lat Basarnas). Dua tahun kemudian, dia dipercaya menduduki kursi Kepala Dinas Penerangan TNI AU.

Tak lama pada 2015, Hadi menjabat sebagai Komandan Lanud Abdulrachman Saleh. Tak sampai setahun berada dalam posisi tersebut, dia diangkat sebagai Sekretaris Militer (Sesmil) Presiden.

Belum lagi genap setahun bertugas sebagai Sesmil Presiden, Hadi Tjahjanto menduduki jabatan Irjen Kementerian Pertahanan. Bintang tiga pun tersemat di pundaknya, yakni marsekal madya. Selanjutnya pada 2017, dia diangkat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU).

Kariernya pun kian meroket sampai Hadi Tjahjanto dipromosikan sebagai Panglima TNI pada Desember 2017. Dia menempati posisi tersebut hingga November 2021 dan kemudian digantikan oleh Jenderal Andika Perkasa.



Simak Video "Hadi Bakal Copot Pejabat BPN yang Terlibat Kasus Mafia Tanah"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia