ADVERTISEMENT

Pendidikan Raja Juli Antoni: Lulusan UIN Jakarta, S2-S3 Beasiswa Luar Negeri

Novia Aisyah - detikEdu
Kamis, 16 Jun 2022 12:00 WIB
Dewan Pembina PSI Raja Juli Antoni bersiap mengikuti upacara pelantikan menteri dan wakil menteri Kabinet Indonesia Maju sisa masa jabatan periode 2019-2024 di Istana Negara, Rabu (15/6/2022). Presiden Joko Widodo secara resmi melantik Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto, Wamen ATR Raja Juli Antoni, Wamendagri John Wempi Watipo dan Wamenaker Afriansyah Noor. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.
Profil pendidikan Raja Juli Antoni. Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Jakarta -

Raja Juli Antoni telah dilantik sebagai Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) atau Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN). pada Rabu (15/6/2022) kemarin.

Sosok kelahiran Pekanbaru itu mulai menginjakkan kaki di bidang politik sebagai Ketua Umum PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Dia pun pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif Maarif Institute pada 2005-2009, lembaga yang didirikan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif.

Pria kelahiran 13 Juli 1977 ini dulunya adalah penerima beasiswa Chevening dan Australian Development Scholarship. Seperti apa perjalanannya di dunia akademik?

Profil Pendidikan Raja Juli Antoni

Mengutip dari situs resmi miliknya, Raja Juli Antoni mengenyam pendidikan S1 di IAIN Syarif Hidayatullah (UIN Jakarta). Dia lulus pada tahun 2001 dengan skripsi yang berjudul Ayat-Ayat Jihad: Studi Kritis terhadap Penafsiran Jihad sebagai Perang Suci.

Tiga tahun berikutnya, Raja Juli berhasil memperoleh beasiswa Chevening Award untuk perkuliahan magister di The Department of Peace Studies, University of Bradford Inggris. Tesis yang ia garap berjudul The Conflict in Aceh: Searching for A Peaceful Conflict Resolution Process.

Enam tahun kemudian pada 2010, Raja Juli Antoni kembali mendapat beasiswa untuk jenjang doktoral. Melalui program Australian Development Scholarship (ADS), dia melanjutkan pendidikan di School of Political Science and International Studies di University of Queensland Australia.

Pada waktu menyelesaikan gelar doktoral, dia menulis disertasi dengan judul Religious Peacebuilders: The Role of Religion in Peacebuilding in Conflict Torn Society in Southeast Asia. Raja Juli mengambil studi kasus Mindanao (Filipina Selatan) dan Maluku.

Mengutip dari detikfinance, posisi terakhir Raja Juli adalah sebagai Sekretaris Dewan Pertimbangan DPP PSI. Dia pernah mencalonkan diri menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah untuk periode 2015-2020, tetapi mundur karena ingin fokus sebagai Sekjen PSI yang waktu itu baru berdiri. Sampai sekarang, PSI masih menjadi tempatnya.

Raja Juli Antoni pun pernah bergabung dengan partai PDI Perjuangan. Pada 2009 dia menjadi calon anggota legislatif dalam Pemilu Legislatif 2009 dari Partai PDIP untuk Daerah Pemilihan Jabar IX (Kabupaten Subang, Sumedang, Majalengka), meski belum rezeki.



Simak Video "Jelang Pelantikan, Zulhas-Afriansyah Noor Tiba di Istana "
[Gambas:Video 20detik]
(nah/lus)

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia