ADVERTISEMENT

Deretan Dongeng Hewan Terbaik Pengantar Tidur Si Kecil, Yuk Intip!

Anatasia Anjani - detikEdu
Rabu, 08 Jun 2022 21:00 WIB
Ilustrasi ibu dan anak membaca buku atau dongeng
ilustrasi membaca dongeng. Foto: Getty Images/iStockphoto/Choreograph
Jakarta -

Dongeng hewan adalah metode yang biasa dipilih orang tua untuk mengantarkan anak tidur. Metode ini juga efektif merangsang imajinasi dan kreativitas anak. Dongeng hewan biasa disebut fabel.

Bagi ayah dan ibu yang kerepotan memilih dongeng hewan untuk buah hatinya, daftar ini mungkin bisa membantu

Deretan Dongeng Hewan Terbaik Pengantar Tidur Si Kecil

1. Ayam dan Ikan Tongkol

Mengisahkan tentang dua raja yaitu raja ayam dan ikan tongkol. Raja ayam mengumumkan akan ada pesta besar di desa setempat. Mereka berdiskusi untuk menghadiri pesta perkawinan anak tumenggung desa.

Raja ayam mengumumkan agar rakyatnya dapat menghadiri pesta tersebut. Raja ikan tongkol juga melakukan hal tersebut.

Malam pesta pun tiba. Sebelum pesta dimulai keduanya membuat perjanjian. Raja tongkol meminta agar ayam tetap berkokok jika sudah waktu Subuh. Jika tidak air akan surut dan mereka tidak dapat kembali ke laut.

Namun pesta pun berlangsung meriah, sehingga para ayam tertidur sampai siang dan ayam lupa berkokok. Pada akhirnya para ikan tongkol tidak dapat kembali ke laut dan menjadi tangkapan warga setempat.

Raja tongkol sedih karena rakyatnya banyak yang mati. Dongeng hewan ini bermakna agar dapat menepati janji.

2. Kucing Hitam

Mengisahkan seorang kucing hitam yang memiliki anak berwarna kuning. Namun anaknya kesal karena mempunyai ibu yang jelek dan berwarna hitam. Ia pun berpikir untuk mencari ibu lain.

Ia keluar dari kendang dan melihat matahari yang cantik dan bersinar. Ia berpikir apakah matahari cocok menjadi ibunya.

"Wahai Matahari maukah kau menjadi ibuku?"

Lalu Matahari berkata, "Jangan. Kalau datang awan, nanti ditutupnya aku, maka hilang cahayaku."

Lalu Kucing Kuning bertanya kepada awan, "Wahai Awan maukah kau menjadi ibuku?"

Awan berkata, "Jangan. Nanti datang angin itu, dihembuskannya aku, maka aku akan terbang ke mana-mana sampai tidak kelihatan."

Ia bertanya pada Angin, "Angin maukah kau menjadi ibuku?" Angin berkata, "Jangan, kami tidak akan bisa lewat kalau ada gunung itu."

Gunung berkata, "Jangan, nanti datang tikus itu dilubanginya aku, maka aku akan hancur." Lalu ia bertanya pada Tikus, "Tikus maukah kau menjadi ibuku?"

Tikus berkata, "Jangan, nanti datang Kucing Hitam itu, dimakannya aku dan anak-anakku." Kemudian Kucing Kuning pun berpikir dan merasa bahwa ibunya lebih hebat dari yang lain dan tidak ada yang bisa menggantikan ibunya.

Dongeng hewan ini memiliki pesan agar bersyukur dengan segala sesuatu yang dimilikinya.

Dongeng hewan terbaik untuk si kecil berikutnya

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia