10 Dongeng Pengantar Tidur yang Mengandung Banyak Pesan Moral

10 Dongeng Pengantar Tidur yang Mengandung Banyak Pesan Moral

Nikita Rosa Damayanti - detikEdu
Rabu, 13 Apr 2022 19:30 WIB
Membaca Cerita Jenaka
Membacakan dongeng untuk anak. Foto: Getty Images/iStockphoto/globalmoments
Jakarta -

Menceritakan dongeng sebelum tidur pada anak memiliki banyak manfaat. Bahkan, sebuah penelitian mengungkapkan ketika orang tua membacakan dongeng sebelum tidur kepada anak, mereka akan belajar lebih banyak dari pesan moral yang disampaikan.

"Penelitian saraf menunjukkan ketika orang tua atau pengasuh berinteraksi dengan anak-anak secara verbal, termasuk membacakan untuk mereka, anak-anak akan belajar lebih banyak jika dibandingkan dengan yang kita pikirkan," kata Reid Lyon, Kepala Institut Nasional Kesehatan Anak dan Perkembangan Manusia, dikutip dari Resveralife.

Oleh karena itu, orang tua bisa mencoba mengajak anak mendengarkan cerita sebelum tidur. Dongeng yang dibacakan sebaiknya menarik dan lucu agar anak merasa terhanyut dalam ceritanya.

Jangan lupa untuk memilih cerita dengan pesan moral yang baik. Tekankan pesan moral tersebut di akhir sesi bercerita. Nah, berikut beberapa rekomendasi dongeng anak yang bisa Bunda bacakan untuk Si Kecil sebelum tidur.

1. Si Kera dan Pohon Pisang

Dongeng anak Si Kera dan Pohon Pisang ini mengajarkan kita untuk selalu berbagi dan tidak serakah. Dongeng ini bercerita tentang dua sahabat, yaitu Si Kera dan Si Kura-Kura.

Pada suatu hari, Si Kera dan Si Kura-kura sepakat untuk menanam pohon pisang. Lalu, mereka pergi ke pinggir sungai dan menemukan sebatang pohon pisang yang hanyut di sungai.

Setelah mendapatkannya, mereka langsung membagi dua pohon pisang tersebut untuk ditanam di rumah masing-masing. Si Kera mengambil bagian ujung, sedangkan Si Kura-Kura diberi bagian pangkal pohon.

Seiring dengan berjalannya waktu, pohon pisang yang ditanam oleh Kura-Kura telah tumbuh tinggi dan berbuah lebat. Sementara itu, pohon pisang yang ditanam oleh Si Kera tidak membuahkan hasil apa-apa.

Saat Si Kera berkunjung ke rumah Si Kura-Kura untuk melihat pohon pisangnya, Kura-Kura meminta tolong Kera untuk mengambil buah pisangnya. Namun, sangat disayangkan, Kera dengan serakah memakan banyak buah pisang Kura-Kura sendirian dan akhirnya sakit perut.

Setelah kejadian tersebut, Kera merasa bersalah dan meminta maaf kepada Kura-Kura. Walaupun pernah disakiti, Kura-Kura tetap memaafkannya dan tetap menjadi sahabat Si Kera.

Selain selalu berbagi dan tidak serakah, dongeng ini juga mengajarkan anak untuk memaafkan, seperti Kura-kura yang memaafkan kesalahan Kera.

2. Sang Tikus dan Raja Hutan

Cerita dongeng yang satu ini mengajarkan kita untuk tidak meremehkan sesama dan berbuat baik seperti tikus dan singa.

Pada suatu pagi di tengah hutan, Singa sang Raja Hutan tengah tertidur pulas. Namun, tanpa disengaja Tikus menyentuh tubuh sang Singa hingga membuatnya terbangun dari tidurnya.

Sang Singa pun marah dan menangkap Tikus, tetapi Tikus memohon kepada sang Singa untuk tidak memakannya dan berjanji akan membalas kebaikan hati Singa. Akhirnya Singa pun melepaskannya, tetapi ia meremehkan janji Tikus yang ingin membalas kebaikannya itu.

Pada suatu hari, sang Singa terperangkap jaring pemburu. Mendengar jeritan suara minta tolong, Tikus segera datang menghampiri sang Singa dan menolongnya. Akhirnya sang Singa bisa bebas dari jaring tersebut dan berterima kasih kepada Tikus.

3. Harimau Berguru pada Kucing

Cerita dongeng Harimau Berguru pada Kucing mengajarkan kita untuk tidak memaksakan kehendak seseorang.
Di sebuah hutan terdapat seekor kucing yang pandai, bijaksana, dan adil. Kucing tersebut diangkat menjadi guru oleh binatang penghuni hutan, Harimau dan Singa adalah dua murid yang paling cerdas, Mereka ingin sekali belajar memanjat pohon dari sang Kucing.

Namun, sang Kucing malah memberikan beberapa latihan ilmu lain agar kedua muridnya tersebut lupa dengan permintaannya yang ingin belajar memanjat pohon. Semakin lama, si Harimau merasa dirinya telah dibohongi oleh sang Kucing.

Harimau marah dan berusaha mengejar sang Kucing untuk menerkamnya. Dengan kelincahannya tersebut, sang Kucing melarikan diri sampai memanjat dan duduk di atas pohon. Harimau yang melihat kejadian tersebut, begitu tercengang dan menyesal karena gurunya ternyata tidak berdusta.

Apa 7 dongeng lain untuk pengantar tidur Si Kecil? Simak di sini.



Simak Video "Awam Prakoso, Pemandu Imajinasi Anak-Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia