Ragam Gerak Otot pada Tubuh Manusia: Fungsi, Sifat, dan Contohnya

Afifah Rahmah - detikEdu
Selasa, 10 Mei 2022 15:00 WIB
Unrecognizable athletic people running a marathon on the road.
Lari membutuhkan beragam gerak otot. Apa saja? (Foto: iStock)
Jakarta -

Manusia butuh bergerak untuk dapat melakukan aktivitas sehari-hari. Dalam tubuh kita terdapat dua bagian penting yang membuat tubuh dapat bergerak yaitu tulang dan otot. Tulang dapat bergerak dengan baik apabila dibantu dengan gerak otot.

Mengapa kerja tulang berkaitan dengan otot? Dalam Modul Biologi Sistem Gerak Pada Manusia Kelas XI (2020) yang disusun oleh Icih Tresnaasih, hal ini karena otot merupakan alat gerak aktif, sedangkan tulang adalah alat gerak pasif.

Alat gerak aktif adalah otot-otot yang menempel di tulang dan rangka manusia sehingga dapat bergerak. Sementara alat gerak pasif adalah sekumpulan tulang yang membentuk rangka.

Kali ini kita akan membahas bagaimana gerak otot sebagai alat gerak aktif mempengaruhi kerja tulang. Apa sebenarnya fungsi otot, seperti apa bagian penyusunnya dan apa macam-macam gerak otot pada tubuh manusia? Berikut penjelasan lengkapnya.


Fungsi dan Karakteristik Otot

Dari penjelasan di atas, secara keseluruhan otot berfungsi sebagai penggerak tulang sehingga dapat menghasilkan gerakan. Namun tak hanya itu, otot juga berfungsi sebagai pembentuk tubuh, membantu sirkulasi aliran darah hingga pencernaan dalam tubuh.

Hal ini menunjukkan bahwa otot berperan penting di setiap organ tubuh agar dapat bekerja dengan baik sesuai fungsinya masing-masing. Otot merupakan jaringan dalam tubuh yang memiliki 3 karakteristik, yaitu:

  1. Kontraktibilitas yaitu kemampuan otot untuk memendek
  2. Ekstensibilitas yaitu kemampuan otot untuk memanjang
  3. Elastisitas yaitu kemampuan untuk kembali ke ukuran semula setelah memanjang atau memendek


Sifat Gerak Otot

Mengutip dari Modul Sistem Gerak pada Manusia Kelas XI yang disusun oleh Dian Mercuningsari (2020), tulang dapat bergerak dengan melibatkan dua gerak otot lurik (otot rangka) atau lebih. Maka sifat kerja otot terbagi menjadi dua yaitu otot berlawanan (antagonis) dan otot bersamaan (sinergis).


1. Otot Sinergis

Kebalikan dari otot antagonis, otot sinergis adalah dua otot yang bekerja secara bersamaan ketika kontraksi maupun relaksasi. Contoh otot sinergis yaitu otot pronator di lengan bawah yang biasanya bekerja dengan cara menengadahkan atau menelungkupkan telapak tangan.


2. Otot Antagonis

Otot antagonis bekerja secara berlawanan. Artinya jika satu otot berkontraksi, maka otot lainnya relaksasi. Macam-macam gerak otot antagonis diantaranya yaitu fleksi dan ekstensi, adduksi dan abduksi, elevasi dan depresi, supinasi dan pronasi, inversi dan eversi. Lebih lengkapnya akan dijelaskan berikut ini.


Macam-macam Gerak Otot

Dari dua sifat kerja otot, macam-macam gerak otot yang menghasilkan gerakan tubuh manusia adalah:

  1. Gerak otot fleksi adalah gerak otot yang menekuk. Gerakan ini ditimbulkan oleh otot fleksor misalnya pada siku, lutut,ruas-ruas jari.
  2. Gerak otot ekstensi adalah gerak otot meluruskan yang timbul dari otot ekstensor misalnya pada lengan. Gerakan ini seringkali berkaitan dengan gerak otot fleksi karena menimbulkan gerak naik dan turun pada sudut antara dua bagian tubuh.
  3. Gerak otot abduksi adalah gerak tungkai menjauhi badan yang ditimbulkan oleh otot abduktor, misalnya pada lengan dan kaki menjauhi badan.
  4. Gerak otot adduksi adalah gerak tungkai mendekati badan yang ditimbulkan oleh otot adduktor, misalnya pada lengan dan kaki mendekati badan.
  5. Gerak otot pronasi adalah gerak otot memutar lengan sehingga telapak tangan menghadap ke bawah. Gerak ini ditimbulkan oleh otot pronator.
  6. Gerak otot supinasi adalah gerak memutar lengan sehingga telapak tangan menghadap ke atas. Gerak ini ditimbulkan oleh otot supinator.
  7. Gerak otot eversi yaitu gerak otot untuk memiringkan telapak kaki ke arah luar.
  8. Gerak otot inversi adalah gerak otot untuk memiringkan telapak kaki ke arah dalam.Kaki memiliki rentang inversi yang lebih besar daripada gerakan eversi. Ini adalah gerakan penting yang membantu menstabilkan kaki saat berjalan atau berlari di permukaan yang tidak rata dan membantu perubahan cepat dari sisi ke sisi dalam arah yang digunakan selama olahraga aktif seperti bola basket, bola raket, atau sepak bola.
  9. Gerak otot elevasi adalah gerak otot mengangkat bagian tubuh, misalnya gerak membuka mulut atau menengadahkan kepala.
  10. Gerak otot depresi yaitu gerak otot yang menurunkan bagian tubuh, misalnya gerak menutup mulut atau menurunkan kepala.


Simak Video "Ilmuwan China Sebut Telinga Tengah Manusia Berevolusi dari Insang Ikan"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia