Cerita WNI Lebaran di Jerman, Santap Burger dan Es Krim Saat Idul Fitri

Anisa Rizki - detikEdu
Minggu, 08 Mei 2022 19:00 WIB
WNI berlebaran di Jerman
WNI di Jerman yang berlebaran tanpa makan opor dan ketupat. Foto: Okta Antikasari
Jakarta -

Okta Antikasari, seorang warga negara Indonesia yang merayakan Idul Fitri di Jerman, tepatnya di pulau Langeoog. Ia mengatakan, ini merupakan lebaran kedua kalinya yang ia rayakan di Jerman.

Okta sendiri sudah mengikuti program Ausbildung di Jerman selama 3 tahun. Ausbildung merupakan program yang digadang pemerintah Jerman.

Pada pelaksanaannya sendiri, mereka yang mengikuti Ausbildung akan belajar teori selama 2 hari dan kerja selama 3 hari dalam seminggu. Jam kerjanya berkisar 8 jam.

"Aku udah kedua kali lebaran di sini, terus merayakan di sini sama orang-orang Indonesia yang kebetulan juga ikut program Ausbildung. Idul Fitri hari pertama aku kerja pagi, terus makan es krim sama mereka. Gak makan ketupat atau opor." kata Okta saat diwawancarai oleh DetikEdu, Sabtu (8/5/2022).

Menurutnya suasana Idul Fitri di sana tidak seramai di Indonesia, bahkan seperti hari-hari biasa. Tradisi seperti silaturahmi, berkeliling dan makan ketupat juga tidak ada.

WNI berlebaran di JermanOkta Antikasari dan teman-teman yang berada di Jerman. Foto: Okta Antikasari

"Mungkin kalo kita ada di kota-kota besar kayak Frankfurt pasti ada halal bi halal atau maaf maafan. Disini gak ada, terus juga kalau mau keluar pulau susah karena terbatas mau ambil waktu libur juga." ujar Okta.

Okta menuturkan, ia cukup rindu akan suasana Idul Fitri di Indonesia. Terutama perihal tradisinya seperti salat Ied bersama, makan ketupat, kue lebaran, maaf-maafan dengan tetangga, dan semacamnya.

Lucunya, Okta dan teman-teman sempat ingin membuat nastar untuk mengobati rasa rindunya. Sayangnya, hal itu tidak terlaksana karena mereka kesulitan mencari susu bubuk putih.

"Jadi waktu itu kita mau bikin nastar nastaran, tapi susah cari susu bubuk putih. Di sini tuh kebanyakan susu bubuk coklat." papar Okta.

Lebih lanjut Okta memiliki membeberkan harapannya pada Idul Fitri selanjutnya. Ia berharap bisa pulang ke Indonesia untuk menjalani hari raya bersama keluarganya.



Simak Video "Melihat dari Langit Ramainya Warga Salat Idul Fitri di JIS"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia