5 Cara Menghadapi Stres dengan Pola Pikir Ikigai ala Jepang

Fahri Zulfikar - detikEdu
Kamis, 28 Apr 2022 12:30 WIB
Ilustrasi pusing
Foto: iStock/Nicola Katie/5 Cara Menghadapi Stres dengan Pola Pikir Ikigai ala Jepang
Jakarta -

Kehidupan sehari-hari tidak akan pernah lepas dari beragam masalah yang ada. Jika tidak dikontrol dengan baik, hal tersebut menjadi pemicu stres yang kerap menjadi penghalang rasa bahagia.

Padahal sebagai manusia, perlu memiliki kontrol agar bisa beradaptasi dengan berbagai persoalan yang terjadi. Salah satunya adalah dengan menerapkan konsep Ikigai.

Konsep filosofi hidup orang Jepang ini hadir sebagai panduan untuk menghadapi stres dengan kelima pola pikir yang ditawarkan.

Praktisi psikologi, Anandre Forastero SPsi MPsi mengungkapkan bahwa stres tidak selamanya memberikan pengaruh negatif dalam kehidupan. Nyatanya, stres dapat menjadi pendorong performa sehari-hari jika dikelola dengan baik.

"Stres dapat menjadi penanda bahwa kita tengah berkembang dan keluar dari zona nyaman," ungkapnya dikutip dari laman resmi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Rabu (27/4/2022).

Oleh karena itu, dalam webinar dengan tema Build Meaningful Purposeful Life: Less Stressed and Happily, Anandre menjelaskan lima tips untuk menanggapi stres dan mengelolanya agar tidak menghambat kebahagiaan dengan Ikigai.

"Dengan melakukan kelima resep ini dapat menjadi obat untuk melewati kondisi ini," imbuhnya.


5 Pola Pikir Ikigai untuk Memperoleh Kebahagiaan


1. Memahami definisi kebahagiaan

Lanjut merinci tiap poin Ikigai, Anandre menjelaskan pola pikir masyarakat umum yang kurang tepat adalah ketika menganggap kebahagiaan hanya berasal dari kesuksesan karir ataupun percintaan.

Padahal, terdapat banyak sumber kebahagiaan lain di lingkungan sekitar.

"Definisi kebahagiaan tidak hanya terpaku pada uang ataupun hubungan asmara, tetapi juga kondisi kesehatan, spiritual, hingga hubungan keluarga," papar pria bergelar master di Universitas Indonesia ini.


2. Memperbaiki pola pikir

Setelah mengetahui definisi kebahagiaan, memperbaiki pola pikir merupakan cara kedua guna hadapi stres.

Memiliki banyak sudut pandang akan membuka kesempatan dalam mengembangkan diri agar bisa menghadapi persoalan dengan berbagai jalan keluar.

Sebaliknya, jika hanya terpaku pada satu sudut pandang dan punya keraguan berlebih makan hanya akan menghambat kemampuan diri.

"Padahal kemampuan yang kita miliki dapat dikembangkan melalui kerja keras dan dedikasi dari diri kita masing-masing," tegasnya.

Anandre juga menegaskan bahwa kebahagiaan tidak terpaku pada karier dan hubungan asmara saja namun dapat datang dari berbagai hal di dalam hidup kita.


3. Menghindari overthinking

Tahapan selanjutnya adalah menghindari overthinking untuk mencegah pemikiran terhadap masalah yang tidak ada.

Overthinking dapat disebabkan oleh pengalaman masa lalu yang membuat ekspektasi akan masa depan menjadi terbebani.

"Dengan merelakan dan berdamai dengan pengalaman masa lalu, dapat menjadi awalan untuk keluar dari ketakutan berlebih akan masa depan," jelas Anandre.


4. Berhenti menunda pekerjaan

Poin berikutnya adalah berhenti menunda pekerjaan sebagai pencegahan terjadinya penumpukkan tugas berlebih yang berpeluang mengakibatkan stres.

Caranya yakni dengan segera memulai pekerjaan tersebut dalam lima detik setelah memikirkannya, sebab otak manusia cenderung mudah terdistraksi oleh pikiran-pikiran lain.


5. Memiliki lingkungan yang mendukung

Terakhir namun tidak kalah penting, Anandre mengungkapkan bahwa seiring berjalannya waktu, kuantitas dari pertemanan akan semakin berkurang namun kualitasnya harus semakin meningkat.

Oleh sebab itu, penting untuk memiliki lingkar pertemanan yang dapat mendukung perkembangan kita.

"Karena sikap kita adalah cerminan lima teman terdekat kita, sah-sah saja untuk memilih pertemanan yang dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan diri," tutup lulusan sarjana psikologi itu.



Simak Video "Siapa yang Lebih Rentan Alami Stres Saat Liburan?"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia