Benarkah Makanan Bisa Bikin Bahagia? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Fahri Zulfikar - detikEdu
Sabtu, 19 Mar 2022 20:00 WIB
Ilustrasi makan bareng
Foto: Shutterstock/Benarkah Makanan Bisa Bikin Bahagia? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Jakarta -

Pernahkah ketika setelah makan, mood berubah menjadi lebih bahagia? Ternyata hal itu dipengaruhi oleh makanan yang memproduksi nutrisi tertentu, lho.

Mengutip BBC, nutrisi yang terkandung dalam makanan dapat meningkatkan produksi bahan kimia untuk perasaan baik tubuh yakni serotonin dan dopamin.

Serotonin merupakan yang mengatur suasana hati dan meningkatkan kualitas tidur. Sedangkan dopamin mengatur motivasi, perhatian, dan penghargaan emosional.

Kepuasan yang kamu rasakan ketika mencapai suatu tujuan sebagian disebabkan oleh aliran dopamin. ketika dopamin rendah, akan dikaitkan dengan hilangnya minat.


Benarkah Makanan Bisa Mempengaruhi Perasaan?

Selama bertahun-tahun, para peneliti telah memperlakukan apakah makanan yang dimakan berperan dalam emosi. Ilmu pengetahuan telah membuktikan bahwa apa yang dimasukkan ke dalam mulut bisa mempengaruhi apa yang keluar dari kepala kita.

Ahli gizi Wesley Delbridge mengatakan, "Sumbu usus-otak" mengikat sistem pencernaan dengan apa yang dirasakan manusia.

"Kami menyadari pencernaan (usus) kami berbicara ke otak kami dan itu dapat memiliki efek besar pada suasana hati kami dan emosi yang kami alami," katanya dikutip dari USA Today.

"Jika usus Anda bahagia, maka Anda akan lebih bahagia," imbuhnya.

Pada tahun 2008, peneliti University of California, Los Angeles (UCLA) meninjau 160 penelitian tentang bagaimana makanan mempengaruhi otak.

"Secara harfiah - kita adalah apa yang kita makan," tulis Dr. Aarti Gupta, pendiri dan direktur klinis Therapy Nest, pusat California.

Gupta melakukan penilaian nutrisi fungsional pada pasien yang menderita kecemasan atau depresi. Langkah awal untuk mengatasinya adalah dengan berapa kopi, air atau makanan cepat saji yang dikonsumsi seseorang sehingga merasa lebih baik.

"Mempertimbangkan bahwa otak dan fungsi tubuh (akan lebih baik) karena makanan yang kita konsumsi, metabolisme, dan itu akan kembali dalam diri kita sendiri," terangnya.


Makanan yang Berperan Baik dalam Mengatur Suasana Hati

1. Salmon

Salmon mengandung asam lemak omega 3 yang terbukti meningkatkan mood. Dijelaskan Wesley Delbridge, bahwa Omega 3s, memainkan bagian penting dari produksi sel tubuh bahkan memberikan penampilan kebahagiaan.

2. Cokelat Hitam

Cokelat hitam memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk mengurangi stres emosional, menurut penelitian American Chemical Society pada 2009.

Ahli gizi Sonya Angelone mengatakan cokelat hitam meningkatkan mood karena meningkatkan kadar endorfin. Angelone menyarankan untuk memilih cokelat hitam dengan setidaknya 70% kakao.

3. Makanan yang mengandung Probiotik

Probiotik adalah bakteri yang hidup di usus kita dan dikenal untuk membantu pencernaan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan membersihkan usus kita.

Mereka adalah kontributor utama kesehatan sumbu usus-otak dan memiliki efek menenangkan pada tubuh dan secara khusus membantu agresi, kata Delbridge.

Misalnya susu fermentasi yang mengandung probiotik seperti kefir, asinan kubis, kimchi, acar, dan yoghurt.

4. Anggur

Anggur mengandung sesuatu yang disebut resveratrol, antioksidan yang terbukti meningkatkan mood.

5. Makanan yang mengandung Vitamin B6 dan C

Vitamin B6 sangat penting untuk mengubah triptofan menjadi serotonin, neurotransmitter yang memainkan peran utama dalam suasana hati, pembelajaran, nafsu makan, dan kontrol impuls. B6 ditemukan pada unggas, makanan laut, daging sapi, sayuran hijau, bayam, kangkung.

Selain itu, vitamin C juga kandungan yang bagus untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan antioksidan.

Karena sistem kekebalan dan otak terhubung, maka orang yang tidak sehat secara fisik sering menyebut kondisi mereka sebagai sumber depresi. Vitamin C dapat mengikat radikal bebas yang memungkinkan tubuh untuk lebih mudah menghilangkan kondisi buruk.

Vitamin C ditemukan dalam brokoli, jeruk, kangkung, stroberi, mangga, dan kiwi.

Nah, itulah penjelasan tentang bagaimana makanan bisa mempengaruhi perasaan manusia bahkan bisa membuat bahagia. Semoga menambah wawasan detikers, ya!



Simak Video "Mengenal Gangguan Bipolar dan Ciri-cirinya"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia