Biografi John Logie Baird: Ilmuwan Penemu Televisi

Afifah Rahmah - detikEdu
Selasa, 26 Apr 2022 13:00 WIB
A sales assistant watches TV sets broadcasting a news report on North Koreas fifth nuclear test, in Seoul, South Korea, September 9, 2016.  REUTERS/Kim Hong-Ji
Warga Korsel saksikan tayangan televisi soal uji coba nuklir Korut. Seperti apa kisah penemuan televisi? Foto: REUTERS/Kim Hong-Ji
Jakarta -

John Logie Baird adalah ilmuwan yang menemukan televisi sebagai media penyiaran gambar dan suara. Penemu televisi pertama ini juga dikenal sebagai seorang insinyur listrik, dan inovator dari Skotlandia.

Ia mendemonstrasikan penemuan televisi pertama kali pada 26 Januari 1926. Tak berhenti disana, John Logie Baird adalah penemu dari televisi berwarna di tahun 1928 yang merupakan hasil perkembangan temuannya.

Kata televisi berasal dari penggabungan kata "tele" dari Yunani yang berarti jauh dan "visio" dari bahasa Latin yang artinya penglihatan. Sehingga di masa awal penemuannya, televisi diartikan sebagai alat atau sarana komunikasi jarak jauh dengan memakai media audio visual.


Profil John Logie Baird

Dikutip dari Encyclopedia Britannica, John Logie Baird lahir pada 13 Agustus 1888 di Helensburgh, Dumbarton, Skotlandia. Ia merupakan anak terakhir dari empat bersaudara dari John Baird dan Jessie Morrison.

Seluruh dunia mengenal John Logie Baird adalah penemu dari televisi yang berhasil menampilkan gambar objek bergerak. John Logie menempuh pendidikannya di Larchfield Academy, Royal Technical College, dan University of Glasgow mempelajari teknik elektro.

Di balik namanya yang mendunia, John Logie lahir dari keluarga yang hidup dengan keterbatasan finansial. Bahkan hingga usia 35 tahun, John masih terbilang sulit secara ekonomi. Nyatanya, hal tersebut tak dijadikannya sebagai halangan untuk belajar.

Namun, studinya di perguruan tinggi terganggu karena Perang Dunia I yang membuatnya tidak lulus. Sebelum pendidikannya ini berhenti, John banyak mendapat pengalaman dari magang hingga kursus di bidang teknik. Pengalaman tersebut yang akhirnya membentuk diri John Logie menemukan televisi.


Penemuan Televisi oleh John Logie Baird

Berkat kemauannya untuk terus belajar dan berinovasi, John Logie mampu menjabat sebagai insinyur pengawas di Clyde Valley Electrical Power Company dan kemudian pindah ke Trinidad dan Tobago dimana ia menjadi operasional pabrik selai.

Di tahun 1920, ia kembali tertarik pada bidang teknik khususnya dalam konsep transmisi gambar bergerak dengan suara. Percobaan pertamanya sangat sederhana dan terbuat dari bahan seadanya yang ia temukan seperti kardus, lampu sepeda, dan tali.

Ia mengotak-atik mesin dalam upaya transmisi gambar beserta suara lewat radio. Pada tahun 1925 ia berhasil mengirimkan sebuah gambar boneka ventriloquist lewat transmiter tanpa kabel ke pesawat penerima dengan jarak beberapa meter.

John Logie Baird mendemonstrasikan televisi dengan memanfaatkan tabung sinar Katode pada tahun 1926 di Royal Institution, London. Ia berhasil mentransmisikan sinyal televisi jarak jauh (suara dan gambar) melalui saluran telepon sepanjang 438 mil (705 km) antara London dan Glasgow.

Di tahun 1927, John Logie menemukan sistem rekaman video pertama yang disebut "Phonovision" dengan teknik melakukan modulasi output sinyal kamera TV ke dalam kisaran jangkauan audio.

Setelah beberapa waktu, di tahun 1928 John Logie mendemonstrasikan televisi berwarna. Di tahun yang sama, ia membentuk Baird Television Development Company (BTDC) dan mengirimkan transmisi televisi pertama melintasi Samudera Atlantik dari London ke New York.

Kantor pos Jerman memberinya fasilitas untuk mengembangkan layanan televisi pada tahun 1929, dilaporkan telah menyelesaikan penelitiannya tentang televisi stereoskopik pada tahun 1946.

John Logie Baird adalah penemu televisi berbasis mekanik sehingga seiring berjalannya waktu televisi Baird menjadi usang, meski begitu ia membuat banyak kontribusi di bidang televisi elektronik dan warna hybrid pada tahun 1939 juga "tele chrome" pada tahun 1940.

Di tahun 1931, John Logie Baird menikah dengan Margaret Albu dan mereka memiliki seorang putri, Diana, dan seorang putra, Malcolm. Ia meninggal di usianya yang ke 57 tahun pada 14 Juni 1946 di Bexhill-on-Sea di Sussex.



Simak Video "Kabar Duka! Penemu Virus HIV Meninggal Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia