15 Ciri-ciri Bakteri dan Struktur Tubuhnya yang Perlu Siswa Ketahui

Afifah Rahmah - detikEdu
Selasa, 05 Apr 2022 18:34 WIB
Enterococci Colorized Sem. Enterococci Genus Enterococcus Are Gram Positive Bacteria, Under The Shape Of Cocci Or Cocobacilli, Facultative Anaerobes. Before They Were Considered As Group D Streptococci. Enterococci Are Present In The Intestines Of Man And Animals Intestinal Flora But Also In The Soil And Water. Enterococcus > Enterococcaceae > Lactobacillales > Firmicutes > Bacterium. (Photo By BSIP/UIG Via Getty Images)
Salah satu jenis bakteri yang dilihat dari mikroskop (Foto: BSIP/UIG Via Getty Images)
Jakarta -

Bakteri merupakan mikroorganisme bersel satu yang hidupnya bebas dan bisa ditemukan dimana saja bahkan di udara, tanah, air, debu dan ada dalam tubuh makhluk hidup termasuk manusia. Penasaran, apa saja ciri-ciri bakteri, struktur dan fungsinya?

Kata bakteri berasal dari bahasa Yunani 'bacterion' yang artinya batang kecil. Ukuran dan bentuk bakteri sangat kecil dan sulit dilihat tanpa alat mikroskop. Selain kecil, bakteri merupakan organisme terbanyak dari semua organisme yang ada.


Ciri-ciri Bakteri

Dikutip dari e-Modul Biologi Kelas X yang disusun oleh Anyta Kusumaningtias, berikut ini ciri bakteri secara umum yang perlu kamu ketahui agar lebih jauh mengenal mikroorganisme satu ini. Ciri-ciri bakteri yaitu:

  1. Termasuk organisme berdiameter 0,5 - 1 mikron dengan panjang 1-20 mikron
  2. Ukuran yang sangat kecil itu membuat bakteri hanya bisa dilihat lewat mikroskop
  3. Umumnya bakteri hidup berkoloni dan merupakan uniseluler
  4. Dinding sel tersusun dari mukopolisakarida dan peptidoglikan
  5. Beberapa bakteri, khususnya yang bersifat patogen, tubuh bagian luar dilindungi kapsul yang terbentuk dari lendir disekresikan sendiri oleh bakteri
  6. Memiliki plasmid yaitu DNA berbentuk sirkuler
  7. Berkembang biak secara vegetatif
  8. Bentuk tubuh beraneka ragam
  9. Tidak berklorofil
  10. Bersifat prokariotik atau memiliki inti sel tanpa membran inti
  11. Hidupnya bersifat autotrof dan heterotrof
  12. Beberapa bakteri memiliki flagela sebagai alat gerak, sebagian lain tidak memiliki flagela
  13. Jika kondisinya tidak bagus, bakteri bisa membentuk endospora untuk melindungi bakteri dari panas dan gangguan alam
  14. Bakteri sifatnya kosmopolit atau berhabitat luas
  15. Dalam sitoplasma terdapat ribosom sebagai sintesis protein, namun tidak ada organel seperti mitokondria,retikulum endoplasma, badan golgi, atau vakuola.

Struktur Sel Bakteri dan Fungsinya

Tubuh bakteri terdiri dari beberapa bagian, berikut ini penjelasan struktur bakteri dan fungsinya.

  • Kapsul atau Lapisan Lendir

Lapisan terluar pada tubuh bakteri yang fungsinya sebagai pelindung untuk menjaga sel dari kekeringan. Selain itu untuk membantu pelekatan sel bakteri pada sel lain (substrat). Kapsul merupakan pelindung yang tebal sedangkan lapisan lending pelindung yang tipis.

  • Dinding Sel

Termasuk pelindung bakteri yang terbuat dari bahan peptidoglikan (gabungan antara protein dan polisakarida). Fungsi peptidoglikan adalah mempertahankan bentuk sel, melindungi dan menjaga sel agar tidak mudah pecah.

  • Membran Plasma

Lapisan pelindung yang terbuat dari bahan protein dan fosfolipid. Fungsinya untuk membungkus sitoplasma, membentuk mesosom, hingga mengatur pertukaran zat baik itu di dalam maupun di luar sel.

  • Mesosom

Organel yang berasal dari penonjolan membran sel ke arah sitoplasma, berfungsi untuk menghasilkan energi, membentuk dinding sel baru saat pembelahan sel, dan menerima DNA ketika konjugasi.

  • Sitoplasma

Cairan koloid yang mengandung molekul organik, garam mineral, DNA, kromosom, dan ribosom. Fungsinya sebagai tempat reaksi metabolisme sel berlangsung.

Materi genetik dalam sel bakteri yang terdiri dari DNA kromosom dan DNA non kromosom (plasmid). DNA kromosom berfungsi untuk menentukan sifat metabolisme bakteri, sedangkan DNA nonkromosom untuk menentukan sifat tertentu seperti sifat patogen, sifat fertilitas, dan lainnya.

  • Pili

Disebut juga fimbriae atau jika banyak disebut pillus yaitu rambut-rambut kecil, kaku, dan pendek yang berfungsi untuk membantu bakteri menempel pada media tempatnya hidup dan melekatkan diri dengan sel bakteri lain sehingga terjadi transfer DNA.

  • Flagela

Alat gerak bakteri yang tersusun dari senyawa protein dan terletak di dinding sel.


Peran Bakteri untuk Kehidupan

Bakteri bisa jadi menguntungkan dan merugikan bagi kehidupan kita. Contoh bakteri yang menguntungkan misalnya Lactobacillus casei untuk pembuatan yoghurt dan keju, Bacillus brevis untuk membuat antibiotik tirotrisin, dan Rhizobium leguminosarum yang bersimbiosis dengan akar tumbuhan.

Sedangkan contoh bakteri yang merugikan yaitu yang menyebabkan penyakit untuk manusia seperti Vibrio cholerae, Salmonella typhi, Leptospira, atau bakteri penyebab makanan basi yaitu Leuconostoc mesenteroide.

Dari penjelasan di atas, ciri-ciri bakteri dapat kita lihat juga dari cara bakteri bereproduksi yang dapat terjadi secara seksual yaitu lewat transduksi, transformasi, dan konjugasi, atau secara aseksual dengan membelah diri atau pembelahan biner.



Simak Video "Peneliti Temukan Bakteri Gen Antibiotik Alami di Antartika"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia