5 Tradisi Unik Menyambut Ramadan di Indonesia, Ada Kebiasaan Beli Emas

Fahri Zulfikar - detikEdu
Senin, 04 Apr 2022 13:15 WIB
Peserta menabuh bedug dan berselawat di atas menara saat prosesi tradisi Tabuh Bedug Blandrangan di kompleks Masjid Menara Kudus, Desa Kauman, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (2/4/2022). Tradisi yang digelar dengan berselawat serta menabuh bedug itu sebagai tanda sukacita menyambut datangnya bulan Ramadhan. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/tom.
Foto: ANTARA FOTO/YUSUF NUGROHO/5 Tradisi Unik Menyambut Ramadan di Indonesia
Jakarta -

Beberapa daerah di Indonesia memiliki tradisi sebelum memasuki bulan suci Ramadan. Salah satu yang paling banyak dilakukan oleh sebagian masyarakat muslim tanah air adalah ziarah kubur atau nyekar.

Namun, beberapa daerah di Indonesia juga ada yang melakukan tradisi lain dan terbilang unik. Mulai dari rekreasi bersama hingga membeli emas.

Berikut ini tradisi unik menyambut Ramadan di beberapa wilayah Indonesia.


5 Tradisi Unik Menyambut Ramadan di Indonesia:


1. Upacara Bantaian Adat

Mengutip akun instagram Ditjen Kebudayaan Kemdikbud RI, Upacara Bantaian Adat merupakan salah satu upacara sedekah dengan memotong kerbau untuk dibagikan kepada masyarakat.

Tradisi masyarakat Rantau Panjang Kabupaten Merangin ini biasanya diselenggarakan satu minggu jelang puasa Ramadan.

Acara ini juga menjadi momen mempererat hubungan masyarakat wilayah Merangin, sebab seluruh lapisan masyarakat akan terlibat dan bergotong royong dalam pelaksanaannya.


2. Papajar

Tradisi Papajar dilakukan oleh masyarakat muslim Sunda khususnya di Sukabumi dan Cianjur dalam menyambut Ramadan. Tradisi yang sudah ada sejak abad ke 16 ini biasanya diisi dengan rekreasi dan makan-makan sepekan sebelum berpuasa.

Papajar berasal dari kata mapag pajar (fajar). Dalam bahasa Sunda, istilah ini cukup tua untuk menyambut kemunculan sesuatu misalnya srangenge ti langit, tangara raja papajar, dan lain-lain.

Jika fajar identik dengan terbitnya matahari maka Papajar merupakan sambutan untuk terbitnya bulan Ramadan. Dalam kegiatan ini, biasanya keluarga membawa makanan sambil menggelar tikar dan makan-makan bersama.


3. Beli Emas

Selanjutnya ada tradisi unik masyarakat Banyuwangi jelang Ramadan yang jarang ditemui di tempat lain yakni belanja perhiasan emas. Kebiasaan ini akan semakin tinggi menjelang lebaran.


4. Tabuh Bedug

Tradisi Tabuh Bedug digelar dengan berselawat serta menabuh bedug itu sebagai tanda sukacita menyambut datangnya bulan Ramadan.

Kegiatan ini dilakukan oleh peserta yang berjalan sambil berselawat di kompleks Masjid Menara Kudus, Desa Kauman, Kudus, Jawa Tengah. Kemudian peserta menabuh bedug di atas menara saat prosesi tradisi Tabuh Bedug Blandrangan.


5. Mattunu Solong

Warga di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) memiliki tradisi unik menyambut bulan suci Ramadan yakni Mattunu Sulong.

Mattunu Sulong merupakan tradisi yang telah dilakukan secara turun temurun, dengan harapan mendapat keberkahan dari sang pencipta.

Tradisi ini dilakukan dengan beramai-ramai menyalakan pelita (cahaya). Pelita yang telah menyala ditempatkan pada seluruh bagian rumah, di antaranya pagar, halaman, anak tangga, pintu masuk hingga dapur.

Melalui tradisi ini, Juma juga mengungkapkan harapan kepada Tuhan yang maha esa agar senantiasa memberi kesehatan dan umur panjang. Sehingga tahun depan bisa kembali menunaikan ibadah puasa.


Itulah 5 tradisi unik menyambut Ramadan di Indonesia. Kalau di tempat detikers ada tradisi apa?



Simak Video "Anjuran Porsi Sahur yang Ideal Menurut Dokter Gizi"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia