Ciri-ciri Masjid pada Masa Awal Kehadiran Islam di Indonesia, Seperti Apa?

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Rabu, 30 Mar 2022 06:00 WIB
Salat Idul Adha di Masjid Agung Demak, Selasa (20/7/2021).
Masjid Agung Demak, salah satu masjid peninggalan kerajaan Islam terdahulu. (Mochamad Saifudin/detikcom)
Jakarta -

Ciri-ciri masjid pada masa awal kehadiran Islam di Indonesia dapat diketahui melalui bukti fisik peninggalan kerajaan Islam terdahulu. Khususnya, ciri tersebut dapat terlihat pada masjid-masjid peninggalan abad ke-16 hingga abad ke-18.

Sejarawan Uka Tjandrasasmita dalam buku Sejarah Kebudayaan Islam karya Dr. H. Murodi menyebut, arsitektur masjid kuno Indonesia pada masa itu merupakan hasil akulturasi seni arsitektur Islam dan seni bangunan Jawa-Hindu. Seperti, candi-candi yang dianggap sebagai miniatur meru atau gunung dalam mitologi Hindu.

Ciri arsitektur dan ragam hias pada masjid kuno tersebut menjadi bukti, masyarakat muslim di Indonesia tetap melakukan pemilihan sesuai kebudayaannya meski secara tidak langsung meniru kebudayaan luar.

Berikut ciri lengkap dan contohnya seperti yang dikutip dari laman Direktorat Perlindungan Kebudayaan Kemendikbud dan buku Explore Sejarah Indonesia Jilid 1 untuk SMA/MA karya Dr. Abdurakhman dan Arif Pradono.

A. Ciri-ciri Masjid pada Masa Awal Kehadiran Islam di Indonesia

1. Terletak di tengah kota

Denah masjid kuno cenderung berbentuk bujur sangkar atau persegi-empat dan pejal atau masif. Kemudian, letak masjidnya biasanya berada di tengah kota atau dekat dengan istana seperti, di bagian sebelah barat alun-alun.

Di samping itu, masjid kuno pada awal masa kehadiran Islam juga cenderung didirikan di tempat-tempat keramat. Seperti misalnya, di atas bukit atau dekat dengan makam.

2. Atap masjid tumpang

Atapnya bertumpang atau bersusun makin ke atas makin kecil yang jumlahnya cenderung ganjil seperti dua, tiga, lima bahkan lebih. Tingkatan paling atasnya berbentuk limas.

Atap masjid-masjid kuno biasanya ditambah dengan kemuncak. Kemuncak ini tujuannya untuk memberi tekanan akan keruncingannya yang kemudian disebut dengan Mustaka.

Masjid kuno dibangun seperti ini karena menyesuaikan dengan iklim di Indonesia sebagai musim penghujan. Atap yang bertingkat dapat memudahkan curah hujan turun dan menghindari kebocoran.

3. Tidak dilengkapi menara

Berbeda dengan masjid masa kini pada umumnya, masjid peninggalan kerajaan Islam di Indonesia justru tidak dilengkapi dengan menara. Namun, ada serambi di bagian depan atau sampingnya.

Selain itu, masjid kuno biasanya dilengkapi dengan kentongan atau bedug untuk menyerukan azan untuk menyiarkan panggilan salat.

4. Ada kolam

Halaman masjid dikelilingi pagar tembok dengan satu atau lebih pintu gerbang. Selain itu, beberapa masjid kuno umumnya juga memiliki kolam yang biasanya ditempatkan di depan atau sekitar bangunan masjid.

B. Contoh Masjid pada Masa Awal Kehadiran Islam di Indonesia

Adapun contoh-contoh masjid kuno peninggalan kerajaan Islam seperti ciri di atas yakni:

1. Masjid Agung Demak

Masjid Agung DemakMasjid Agung Demak. (Foto: Wikha Setiawan/detikcom)

2. Masjid Raya Baiturrahman Aceh

Masjid Raya Baiturrahman Banda AcehMasjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. (Foto: Agus Setyadi/detikTravel)

3. Masjid Agung Sang Cipta Rasa

Inilah sepenggal bukti akan penyebaran agama islam di kota Udang dan romantisme Sunan Gunung Jati terhadap sang istrinya. Masjid Agung Sang Cipta Rasa.Masjid Agung Sang Cipta Rasa di Cirebon. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)

Masjid-masjid kuno pada masa awal kehadiran Islam di Indonesia dengan ciri khasnya memiliki kandungan makna tersendiri di dalamnya. Salah satunya, sebagai bentuk penyebaran Islam melalui seni bangunan.

"Melalui bentuk arsitektur maupun ornamen masjid-masjid kuno dengan perlambangan serta makna keagamaannya mungkin juga terkandung salah satu tujuannya, yaitu untuk daya tarik," tulis laman Kemendikbud tersebut.

Daya tarik ini dikhususkan untuk memperkenalkan agama Islam pada masyarakat Indonesia yang kala itu lebih mengenal agama Hindu dan Buddha. Dalam artian, masjid dijadikan sebagai salah satu jalur Islamisasi bagi masyarakat saat itu.



Simak Video "Masjid Agung Demak, Salah Satu Masjid Tertua yang Masih Berdiri Kokoh Hingga Kini, Demak"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia