Mengenal Binomo yang Menyeret Indra Kenz dan Ciri-ciri Investasi Ilegal

Novia Aisyah - detikEdu
Minggu, 13 Mar 2022 15:00 WIB
binomo
Arti Binomo dan ciri investasi bodong. Foto: Angga Aliya ZRF/detikcom
Jakarta -

Istilah Binomo baru-baru ini kerap diperbincangkan bersamaan dengan kasus yang menjerat afiliatornya, Indra Kenz. Kasus tersebut menyeret pihak lain yang diduga terlibat, misalnya Doni Salmanan.

Platform Binomo dan trading binary option sebetulnya bukan hal yang benar-benar baru di Indonesia. Pancar Setiabudi dalam tulisan berjudul Sistem Binary Option pada Platform Binomo dalam Perspektif Hukum Islam, menjelaskan sekilas cara kerjanya.

"Pada perdagangan yang terjadi pada binary option atau opsi biner, trader dapat melakukan pertaruhan terhadap sebuah aset keuangan untuk menghasilkan keuntungan cepat," tulis Pancar dalam karya yang diterbitkan Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta.

Trading opsi biner dimulai pada tahun 1974 ketika sebuah bursa di Chicago, Amerika Serikat yang bernama Chicago Board Options Exchange (CBOE) secara resmi diluncurkan. Di Indonesia, kemunculan Binomo lewat iklan media daring mengakibatkan platform ini diketahui masyarakat luas.

Sesuai dengan cara kerjanya, Binomo sangat mirip dengan judi yang sifatnya tebak-tebakan. Pancar menulis, sejumlah analisis mungkin digunakan sebelum menentukan pilihan terhadap harga aset. Namun tetap saja hasil tersebut tak lepas dari sekadar perkiraan.

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menyatakan sistem binary option sebagai bentuk judi online dan ilegal. Alih-alih mendapat untung, masyarakat yang ikut serta berisiko rugi besar akibat trading tanpa izin tersebut.

Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L Tobing mengatakan, seluruh kegiatan dagang berjangka komoditi di RI harus berizin dari Bappebti. Jika ada yang tak berizin, misalnya Binomo, masyarakat wajib acuh meski menawarkan keuntungan besar.

CEO dan Founder Astronacci International, Gema Goeyardi, mengungkapkan sejumlah ciri investasi ilegal alias tak berizin. Investasi bodong ini tak mendapat izin karena memang berisiko buruk bagi warga, yang menjadi investornya.

Ciri-ciri investasi ilegal alias bodong

1. Memberi tawaran keuntungan pasti

Menurut Gema, robot trading yang menawarkan keuntungan pasti bisa dipastikan sebagai penipuan. Dalam sebuah investasi, wajar jika sesekali nilai saham turun dan mengalami kerugian.

"Logikanya, sejago-jagonya trader, nggak mungkin untung terus, apalagi bursa sahamnya kan turun. Sehebat-hebatnya robot trading, nggak mungkin dia untung terus dan angkanya fix (tetap). Yang seperti itu harus diwaspadai," jelas Gema (28/01/2022).

2. Konsepnya member get member

Sistem member get member, menurut Gema, mengarah ke skema ponzy. Beberapa jenis penipuan lain yang dia katakan meresahkan masyarakat adalah penipuan investasi saham, investasi forex dengan copy trade, dan penipuan investasi cryptocurrency.

3. Memberi tawaran keuntungan di luar Kewajaran

Salah satu hal menggiurkan yang sering membuat masyarakat terjebak adalah keuntungan tinggi di atas 30 persen. Kata Gema, saham suatu emiten tak mungkin naik tinggi terus-terusan. Publik perlu mencurigai jika ada yang mengiming-imingi hal ini.

Kesulitan keuangan rentan terjadi kepada siapa pun, termasuk pelajar, mahasiswa, sampai keluarganya. Namun, kondisi tersebut jangan sampai membuat diri sendiri terjerumus dalam investasi ilegal seperti Binomo.

Itulah pengertian Binomo dan ciri investasi ilegal. Banyak membaca agar tidak terjebak kejahatan serupa ya!

Simak Video 'Ada Kasus Binomo, Pakar Ingatkan Soal Riset Investasi':

[Gambas:Video 20detik]



(nah/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia