7 Makanan yang Dapat Menurunkan IQ, Stop dari Sekarang!

Novia Aisyah - detikEdu
Kamis, 10 Feb 2022 12:00 WIB
ilustrasi gula
Ilustrasi makanan tinggi gula yang bisa menurunkan IQ. Foto: thinkstock
Jakarta -

Faktanya, IQ seseorang dapat menurun akibat beberapa jenis makanan. Oleh sebab itu, pola makan yang sehat adalah hal yang krusial bagi setiap orang.

Dikatakan dalam laman Healthline, sekitar 65 juta orang di dunia akan menderita demensia pada 2030. Untuk mencegah kondisi tersebut serta menghindari penurunan IQ, simak makanan apa saja yang wajib dihindari!

7 Makanan yang dapat menurunkan IQ

Masih dikutip dari sumber yang sama berikut ini sejumlah makanan yang paling buruk bagi otak:

1. Hidangan Tinggi Gula

Jenis hidangan ini untuk minuman misalnya soda, minuman berenergi, serta jus buah tinggi gula. Menurut penelitian yang dilakukan pada hewan, konsumsi fruktosa yang tinggi bisa berujung pada penurunan fungsi otak, memori, kemampuan belajar, serta mengganggu formasi neuron dan resistensi insulin pada otak.

2. Makanan yang Tinggi Lemak Trans

Lemak trans adalah tipe lemak tak jenuh yang berisiko bagi otak. Meski lemak trans dapat ditemukan di produk hewani seperti daging dan susu, makanan-makanan jenis ini bukanlah masalah utama. Justru, lemak trans yang diproduksi dalam industri yang disebut sebagai minyak nabati terhidrogenasilah isu utamanya.

Lemak trans semacam itu dapat ditemukan dalam margarin, makanan beku, snack, kue kering kemasan, dan sebagainya. Orang yang mengonsumsi makanan tinggi lemak trans cenderung memiliki daya ingat buruk, volume otak yang lebih kecil, penurunan kognitif, serta risiko Alzheimer lebih tinggi.

3. Makanan yang Diproses

Makanan yang telah diproses cenderung tinggi gula, tambahan garam, serta lemak. Beberapa contoh di antaranya adalah saus siap konsumsi, makanan siap saji, keripik, mi instan, popcorn, dan sebagainya.

Pola makan tinggi gorengan dan daging yang diproses mampu mengakibatkan penurunan kemampuan belajar dan daya ingat.

4. Aspartam

Aspartam adalah pemanis buatan yang kerap digunakan dalam makanan bebas gula. Pemanis buatan ini terbuat dari phenylalanine, aspartic acid, serta methanol.

Kandungan phenylalanine mampu menembus sekat darah dalam otak dan mengganggu produksi neurotransmitter. Terlebih, aspartam bisa membuat otak lebih rentan dengan tekanan oksidatif.

5. Ikan Tinggi Merkuri

Ikan predator berumur panjang berkemungkinan mengumpulkan merkuri dalam tubuhnya. Sehingga, sumber utama merkuri yang didapat manusia adalah seafood yang berjenis hewan laut liar.

Ketika seseorang terpapar merkuri, zat tersebut akan menyebar ke seluruh tubuh, namun terkonsentrasi dalam otak, hati, dan ginjal. Kendati begitu, wajib dicatat bahwa sebagian besar ikan bukanlah sumber utama merkuri.

Elemen jahat ini dapat mendisrupsi pusat sistem syaraf dan neurotransmitter serta menstimulasi neurotoksin, sehingga mampu merusak otak.

6. Karbohidrat Halus

Karbohidrat halus contohnya adalah gulam dan tepung. Konsumsi karbohidrat halus dan lemak yang tinggi bisa menyebabkan daya ingat yang buruk.

Daya ingat buruk ini bisa jadi akibat inflamasi hippocampus, bagian otak yang meregulasi memori serta sinyal rasa kenyang-lapar. Anak berusia enam hingga tujuh tahun dengan konsumsi tinggi karbo halus juga memiliki skor kemampuan nonverbal yang rendah.

7. Alkohol

Minum alkohol secara berlebihan akan mengakibatkan penurunan volume otak, gangguan metabolisme, dan gangguan neurotransmitter yang mana berfungsi untuk berkomunikasi.

Selain itu, kebiasaan minum berat yang disebut dengan 'binge drinking' bisa menyebabkan seseorang menginterpretasi emosi orang lain secara berbeda. Misalnya, orang-orang ini tidak cukup sensitif memahami wajah sedih dan lebih peka terhadap ekspresi marah.

Inilah sederet makanan yang dapat menurunkan IQ dan fungsi otak. Hindari sebisa mungkin ya!



Simak Video "Sudahkah Kamu Jalani Hidup yang Zero Waste?"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia