4 Siswa SMA Tertua di Dunia, Umur 96 Tahun Masih Semangat Sekolah

Kristina - detikEdu
Senin, 24 Jan 2022 17:15 WIB
Durga Kami, salah satu siswa SMA tertua di dunia asal Nepal.
Durga Kami, salah satu siswa SMA tertua di dunia asal Nepal. Foto: CBS News via Navesh Chitrakar/Reuters
Jakarta -

Empat siswa SMA ini menjadi bukti bahwa kita tidak pernah terlalu tua untuk kembali ke sekolah. Keempatnya mampu menempuh pendidikan jenjang SMA dalam usia yang tidak muda lagi, paling tua 96 tahun.

Mayoritas orang yang tidak dapat menyelesaikan sekolah menengah memutuskan untuk mencari ijazah kesetaraan sekolah menengah (GED), daripada mendaftar program sekolah SMA khusus dewasa. Meskipun batas usia maksimum untuk sekolah gratis berbeda-beda di setiap negara.

Namun, berbeda dengan empat sosok ini. Melansir Oldest, masing-masing dari mereka memutuskan untuk kembali sekolah dan menjadi siswa SMA tertua yang pernah ada di dunia. Berikut sosoknya:

Siswa SMA Tertua di Dunia

1. Guadalupe Palacios

Siswa asal Meksiko, Guadalupe Palacios, menjadi siswa SMA tertua di dunia pada usia 96 tahun. Palacios hidup dalam kemiskinan dan tidak dapat bersekolah dan buta huruf selama sebagian besar hidupnya. Ketika Palacios berusia 92 tahun, dia memutuskan untuk mengikuti kursus keaksaraan orang dewasa dan bercanda bahwa "Sekarang saya bisa menulis surat kepada pacar saya."

Setelah belajar membaca dan menulis, Palacios terinspirasi untuk terus maju dan dia mendaftar di program sekolah dasar untuk pelajar dewasa pada tahun 2015. Dalam waktu kurang dari empat tahun, Palacios menyelesaikan sekolah dasar dan menengah. Dia tercatat sebagai siswa La Escuela Preparatoria Núm. 2 de Tuxtla Gutiérrez Meksiko dan berharap lulus saat dia berusia 100 tahun pada tahun ini.

2. Joan Deebank

Menurut Kementerian Pendidikan Kanada, Joan Deebank adalah orang tertua yang lulus dari sekolah menengah British Columbia. Deebank lulus pada musim panas 2018 dan berusia 92 tahun. Pada tahun 2017, Deebank mendaftar dalam program pendidikan orang dewasa di Island ConnectEd, sebuah sekolah pembelajaran terdistribusi di Pulau Vancouver. Deebank menerima kurikulum yang disesuaikan secara pribadi, yang ia selesaikan pada musim semi.

Deebank mengatakan bahwa dia tidak pernah menyelesaikan sekolah sejak awal karena orang tuanya tidak mengizinkannya. Ketika dia berusia 13 tahun, ayahnya menariknya keluar dari sekolah dan memintanya untuk bekerja. Pada usia 16 tahun, Deebank berbohong tentang usianya dan mendaftar di Angkatan Darat Inggris agar bisa pergi dari rumah.

3. Camilla Jean Woodard

Berbeda dengan kebanyakan orang yang memilih untuk mengambil sekolah kesetaraan, siswa SMA tertua asal Amerika Serikat, Camilla Jean Woodard memilih untuk mendapatkan ijazah SMA melalui pendidikan formal. Woodard sebelumnya putus sekolah di usianya yang ke-17 ketika dia menikah. Padahal satu tahun lagi dia akan lulus.

Namun, setelah suaminya meninggal ketika dia berusia 70-an, dia merasa menganggur. Woodard memutuskan untuk kembali sekolah di Wilson Community College. Woodard berjuang untuk dapat menyelesaikan pendidikannya. Pada Mei 2016, Woodard akhirnya menerima ijazah SMA-nya.

4. Durga Kami

Seorang kakek asal Nepal menjadi sorotan media internasional pada tahun 2016 silam. Bagaimana tidak, dia pertama kali menginjakkan kakinya di jenjang SMA pada usia yang ke-68 dan menjadi siswa tertua di negara tersebut.

Adalah Durga Kami. Siswa SMA tertua ini memutuskan untuk pergi ke sekolah untuk melarikan diri dari kesepian dan sakit hati yang dialaminya setelah istrinya meninggal dunia. Durga Kami menempuh pendidikan di Shree Kala Bhairab Higher Secondary School.



Simak Video "Merajut Asa Kembali ke Sekolah"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia