Apakah Fisika Penting? Alasan Kamu Harus Belajar Cabang Ilmu Alam Ini

Anatasia Anjani - detikEdu
Kamis, 20 Jan 2022 10:30 WIB
Bisakah fisika membuktikan keberadaan Tuhan?
Ilustrasi/Mengapa fisika penting? Foto: BBC Karangan Khas
Jakarta -

Belajar fisika mungkin jadi dilema bagi sebagian pelajar Indonesia. Cabang ilmu alam ini dianggap sebagai yang paling susah, meski sangat penting bagi kehidupan manusia dan alam sekitar.

Fisika adalah ilmu yang berhubungan dengan interaksi alam semesta. Dalam arti yang lebih luas, fisika berkaitan dengan semua aspek alam seperti gaya gravitasi, elektromagnetik, dan nuklir.

Ilmu ini berkontribusi nyata dalam membantu manusia memahami teknologi dan semesta. Fisika juga punya peran besar dalam menjaga keseimbangan alam, sehingga semua komponen bisa hidup berdampingan.

Jadi, apakah fisika penting?

Dikutip dari Physics Singapore, berikut alasan lengkap belajar fisika

1. Ilmu yang mempelajari penyediaan energi

Apa detikers dapat membayangkan hidup tanpa listrik? Berkat adanya Fisika kita dapat menggunakan listrik sehari-hari.

Fisika adalah sumber dari semua energi yang ada di Bumi. Semua hal yang berhubungan dengan energi berasal dari ilmu fisika. Ilmu fisika juga melahirkan konsep-konsep seperti pembangkit listrik tenaga nuklir hingga mobil bertenaga surya.

2. Berkaitan dengan kehidupan sehari-hari

Fisika erat hubungannya dengan memasak atau kegiatan di dapur, contohnya adalah energi panas api. Panas merupakan istilah dalam fisika yang melibatkan transfer energi antar benda.

Konsep fisika di dapur selanjutnya adalah memotong sayuran. Lebih mudah memotong sayuran menggunakan pisau tajam daripada yang tumpul. Nah, konsep fisika di balik ini adalah kita menerapkan gaya yang lebih kecil pada area permukaan yang kecil daripada pada area yang lebih besar.

3. Fisika memudahkan komunikasi

Jangan salah, kita dapat berkomunikasi dengan mudah berkat adanya fisika. Hal ini berkat adanya teori mekanika kuantum hingga elektromagnetisme yang menjadi komponen untuk berinteraksi saat ini.

4. Ilmu yang berhubungan dengan biologi

Fisika dan biologi saling berhubungan satu sama lain. Contohnya adalah saat membaca di layar laptop, mata memanfaatkan spektrum elektromagnetik bergantung pada pantulan cahaya untuk melihat objek apa adanya.

Telinga mendengar suara yang terjadi melalui getaran molekul udara. Selain itu, saat berjalan manusia perlu membangun keseimbangan untuk menerjemahkan gerakan tersebut menjadi gerak.

5. Bisa belajar konstruksi bangunan

Bangunan-bangunan yang menjulang tinggi tentu merupakan hasil dari penerapan ilmu fisika. Para arsitek menggunakan prinsip-prinsip Fisika untuk menilai kerangka bangunan. Mereka juga menentukan pendekatan untuk menghitung berat bangunan.

Arsitek harus menghitung bagaimana struktur berefek pada getaran agar dapat membangun infrastruktur yang tahan terhadap bencana alam, seperti gempa bumi dan angin topan. Dengan perhitungan fisika, arsitek dapat membangun struktur aman dan megah.

Jika dunia tanpa fisika maka dunia akan terisolasi, hidup dalam kegelapan, tidak bisa menjelajahi dunia, dan banyak orang sakit tak terselamatkan. Oleh karena itu, fisika memegang peranan penting dalam kehidupan sehari-hari.



Simak Video "Jokowi: Transisi Energi Akan Mengubah Pekerjaan Hingga Orientasi Bisnis"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia