6 Tips Pendidikan Seksual untuk Anak, Salah Satunya Budaya Malu

Anatasia Anjani - detikEdu
Senin, 17 Jan 2022 19:30 WIB
Kekerasan seksual di lingkungan pendidikan sepanjang tahun 2021 terus terjadi. Bagaimana data kekerasan seksual selama tahun 2021?
Ilustrasi kekerasan seksual pada anak/Tips pendidikan seksual pada anak. Foto: Getty Images/iStockphoto/airdone
Jakarta -

Menurut data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) terjadi peningkatan tren kekerasan pada anak. Kasus kekerasan pada anak tahun 2019 sebanyak 11.057 kasus, 11.279 kasus pada 2020, dan 12.566 kasus hingga data November 2021.

Dari data tersebut, kasus paling tinggi yang dialami anak adalah kekerasan seksual sebesar 45%, kekerasan psikis 19%, dan kekerasan fisik 18%. Terbukti dari laporan tersebut, kekerasan seksual rentan terjadi pada anak-anak.

Sebagai orang tua yang harus dilakukan adalah mengedukasi anak untuk mencegah kekerasan seksual. Bagaimana cara mengajarkannya? Jangan khawatir, berikut adalah penjelasannya yang dikutip dari akun Instagram Kemendikbudristek:

Tips pendidikan seksual pada anak

1. Mengenalkan bagian tubuh yang tidak boleh dilihat dan disentuh orang lain

Penting untuk mengenalkan bagian tubuh yang tidak boleh dilihat dan disentuh orang lain. Jelaskan hal tersebut kepada anak lengkap dengan fungsinya. Bagian tubuh yang tidak boleh disentuh seperti dada, bibir, organ reproduksi, dan pantat.

2. Mengajari anak perbedaan jenis kelamin

Orang tua harus mengajarkan anak mengenai perbedaan jenis kelamin antara laki-laki dan perempuan. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan toilet sesuai dengan jenis kelaminnya.

3. Menanamkan budaya malu

Tips edukasi untuk mencegah kekerasan seksual selanjutnya adalah mengajarkan anak untuk memiliki rasa malu. Dengan memiliki rasa malu anak dapat menghargai dirinya sendiri. Hal ini dapat dilakukan dengan batasan bermain dengan lawan jenis dan arahan untuk tidak melepas atau mengganti pakaian di tempat umum.

4. Mengawasi tontonan anak

Orang tua harus mengawasi tontonan anak anak. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir dampak negatif. Orang tua harus memberikan arahan mengapa tidak boleh menonton film tersebut misalnya karena adegan yang mengandung kekerasan.

Batasi tontonan anak, agar anak tidak meniru apa yang sudah mereka lihat.

5. Mendampingi anak saat bermain ponsel

Batasi penggunaan ponsel pada anak dan damping mereka saat sedang menggunakannya. Hal ini dilakukan agar anak tidak terpapar konten-konten negatif.

Berikan waktu untuk anak saat menggunakan ponsel misalnya sehari beberapa jam.

Nah itulah tips edukasi untuk mencegah kekerasan seksual terhadap anak. Jangan lupa ajarkan hal tersebut sedini mungkin ya Bunda dan Ayah!



Simak Video "Mudik Nyaman dan Aman Bersama Bayi, Gunakan Hal Ini di Mobil Kalian"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia