Ternyata 8 Hewan Ini Punya Hobi Mirip 'Vampir', Siswa Harus Hati-hati!

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Minggu, 02 Jan 2022 15:00 WIB
Desmodus rotundus in a limestone cave. Kelawar penghisap darah hewan ternak di Amerika Tengah
Kelelawar vampir. Foto: (Getty Images/iStockphoto/Gabriel Mendes)
Jakarta -

Bicara soal vampir, biasanya identik dengan hobinya yang suka mengisap darah manusia. Ternyata, ada sejumlah hewan di dunia ini yang memiliki hobi serupa layaknya vampir yang suka mengisap darah, lho.

Hewan pengisap darah yang paling terkenal dan familiar di telinga kita tentunya adalah nyamuk. Namun, nyatanya tidak hanya nyamuk yang suka mengonsumsi darah.

Sederet hewan dari kalangan spesies burung hingga makhluk laut pun juga ada yang demikian, sebagaimana dikutip dari laman resmi Britannica. Ada apa saja ya?

8 Hewan 'Jelmaan' Vampir yang Suka Mengisap Darah

1. Nyamuk

Hewan pertama yang terkenal menyukai darah manusia seperti vampir adalah nyamuk. Ternyata di balik kegemarannya ini, darah yang diisapnya memang dibutuhkan bagi kelangsungan hidupnya.

Seperti, nyamuk betina yang meminum darah manusia untuk menghasilkan keturunannya atau bertelur.

Biasanya, efek dari isapan sang nyamuk meninggalkan bekas berupa benjolan di kulit manusia. Hal ini menjadi respon dari air liur nyamuk yang melakukan kontak dengan manusia.

Tidak sedikit pula hasil gigitannya bisa menyebabkan sejumlah penyakit serius, seperti malaria, DBD, hingga penyakit mematikan lain.

2. Kutu (Flea)

Selanjutnya adalah sang pengisap darah dari kalangan hewan yakni, kutu atau flea. Serangga ini dikenal sebagai serangga yang cukup mematikan.

Pasalnya, menurut catatan dari Britannica, kutu ini disebut sebagai biang dari wabah pes yang sempat menewaskan seperempat populasi Eropa selama Abad Pertengahan.

Transmisi penyakitnya bermula dari kutu yang menginfeksi tikus dan menewaskan populasi mereka. Kemudian, kutu-kutu ini beralih untuk mengisap darah manusia sekaligus membawa penyakit pes.

3. Kepinding

Hewan ini biasanya mulai beraksi pada malam hari, terutama saat orang-orang sedang tertidur. Gigitan dari kepinding yang mengisap darah, biasanya tidak akan menimbulkan rasa sakit karena zat anestesi yang dikandungnya.

Namun, lama-kelamaan bekas isapan darahnya mulai menimbulkan efek berupa luka gigitan yang gatal. Hingga saat ini, belum ada kasus yang menyebutkan bahwa kepinding bisa menularkan penyakit. Jadi, tetap hati-hati sebelum tidur, ya!

4. Oxpecker

Tidak hanya serangga, namun burung pelatuk asal Afrika yang bernama Oxpecker ini juga ternyata punya hobi mengisap darah. Mungkin, burung ini terlihat baik hati karena suka bertengger di hewan ternak sembari membersihkan kutu, lalat, dan belatung dari kulit inangnya.

Namun, siapa sangka hal itu dilakukan sang burung pelatuk tersebut untuk meminum darah dari luka inangnya tersebut. Tepatnya, mereka mencegah luka agar sembuh dan terkadang membuat luka itu sendiri.

5. Burung Kutilang Vampir

Sesuai namanya, burung kutilang vampir juga memiliki hobi mengisap darah. Burung kutilang yang banyak ditemukan di Kepulauan Galapagos ini memang kerap kali terlihat memakan biji-bijian dan serangga seperti spesies kutilang lainnya.

Namun, nyatanya hewan bersayap ini suka menyantap darah. Tepatnya, darah dari burung booby yang menjadi satu-satunya target. Menariknya, burung booby yang notabene menjadi korban ini justru terlihat seakan 'bersedia' dan 'menanti' burung kutilang vampir untuk meminum darah mereka.

6. Lintah

Selanjutnya, hewan 'jelmaan' vampir yang suka mengisap darah adalah lintah. Meskipun demikian, lintah diketahui tidak membahayakan. Sebab, cacing pengisap darah ini justru sudah lama dipergunakan dalam dunia pengobatan.

Bahkan, pada abad ke-19, lintah dipercaya untuk mengobati berbagai penyakit seperti penyakit mental, tumor, penyakit kulit, asam urat, dan batuk rejan. Selain itu, lintah juga diyakini dapat mengembalikan aliran darah bagi pembuluh darah yang rusak.

7. Lampre (Lamprey)

Lampre adalah sejenis hewan mirip belut yang sudah ada sejak ratusan juta tahun lamanya. Hewan tidak berahang ini ternyata juga memiliki hobi mengisap darah pada ikan.

Mereka menggunakan mulut yang tidak memiliki rahang dengan gigi bertanduk tersebut untuk menempelkan diri pada ikan. Kemudian, mengisap darah dari inang yang ditempelinya.

Terkadang seekor lamprey dapat tetap menempel pada satu ikan selama berminggu-minggu. Namun, untungnya belum ada kasus yang ditemukan dari lampre yang memangsa manusia.

8. Kelelawar Vampir

Kelelawar vampir menjadi satu-satunya mamalia yang mengonsumsi darah sebagai makanan utamanya. Mangsa dari kelelawar vampir biasanya ditemukan di kalangan hewan ternak, burung, hingga reptil.

Namun, menurut Britannica, kerap kali manusia menjadi salah satu sasaran empuknya. Mereka biasanya menggunakan gigi tajamnya untuk membuat sayatan kecil pada mangsa. Kemudian, menjilat darah yang keluar dari tubuh korbannya.

Waduh, seram juga ya, detikers! Jadi, tetap harus waspada ya, jangan sampai menjadi korban dari hewan 'jelmaan' vampir di atas.



Simak Video "Curhat Pedagang Hewan di Jateng Gegara Dampak Wabah PMK"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia