Fosil Raksasa Laut Terbaru Ditemukan, Badannya Bisa Seukuran Paus

Trisna Wulandari - detikEdu
Kamis, 30 Des 2021 19:00 WIB
fosil monster
Fosil raksasa laut terbaru ditemukan berupa kepala dinosaurus sebesar orang dewasa.Foto: Dinosaur Institute Research Associate
Jakarta -

Fosil raksasa laut kembali ditemukan para peneliti. Tengkorak dinosaurus ini ditemukan di sekitar Nevada, Amerika Serikat. Peneliti mendapati, dinosaurus dengan kepala sebesar piano ini berenang di lautan kuno.

Lautan ini berlokasi di dekat Nevada dengan kurun waktu sekitar 246 tahun lalu. Dinosaurus laut yang dinamakan Cymbospondylus youngirum ini merupakan jenis ichtyosaurus, reptil laut raksasa mirip ikan dan lumba-lumba dikutip dari New York Post.

Badan dinosaurus baru ini diperkirakan peneliti sebesar paus sperma sekarang. Ini artinya, dinosaurus baru ini bisa tumbuh sampai 16 meter. Peneliti mendapati, dinosaurus ini tumbuh besar setelah pindah hidup dari darat ke laut. Kok bisa?

Dinosaurus laut kepala besar

Ada beberapa hal menarik pada fosil dinosaurus laut yang ditemukan peneliti. Berikut penjelasannya.

1. Mirip paus

Dinosaurus laut ichtyosaurus dan paus punya banyak kesamaan meskipun hidup terpisah beberapa ratus juta tahun. Keduanya sama-sama berasal dai garis keturunan hewan yang kembali ke laut setelah hidup di darat.

2. Kecil di darat, raksasa di laut

Ichtyosaurus dan paus juga sama-sama berevolusi tumbuh raksasa sehingga menjadi makhluk terbesar di laut semasa hidupnya. Namun, paus butuh waktu 45 juta tahun hidup di lautan untuk mengembangkan ukuran tubuhnya jadi seperti sekarang.

Sementara itu, spesies baru ichtyosaurus raksasa ini muncul di laut hanya 3 juta tahun setelah ichtyosaurus pertama hidup di laut. Ini artinya, dinosaurus laut ini mampu berevolusi tumbuh besar dengan kecepatan sangat tinggi. Sebelumnya, Cymbospondylus youngirum hidup di darat sebagai dinosaurus kecil pada umumnya.

3. Makan kadal laut

Para peneliti mencari tahu apa makanan kadal laut raksasa baru ini sehingga mampu berevolusi dengan cepat. Penelitian P. Martin Sander dkk. yang terbit Jumat (24/12/2021) berupaya merekonstruksi jaring makanan dinosaurus dalam Early Giant Reveals Faster Evolution of Large Body Size in Ichthyosaurs than in Cetaceans di jurnal Science.

Salah satu peneliti, ahli ekologi evolusioner Eva Maria Griebeler dari Johannes Gutenberg University Mainz, Jerman menuturkan, gigi-gigi runcing spesies ichtyosaurus ini menunjukkan bahwa kawanannya makan ikan, cumi-cumi, dan kemungkinan juga reptil laut yang lebih kecil.

Penelitian Griebeler mendapati, Cymbospondylus youngirum bahkan bisa mendapat energi dari amon, hewan kuno berbentuk cumi-cumi bercangkang untuk tumbuh besar. Ia menjelaskan, dinosaurus laut ini tidak makan amon secara langsung, tetapi makan predator atau hewan yang memangsa amon.

Jorge Velez-Juarbe, anggota tim peneliti yang menemukan fosil pertama tengkorak, tulang bahu, dan tulang lengan ichtyosaurus tahun 1998-2015 di Fossil Hill, Nevada mengatakan, evolusi ichtyosaurus menjadi raksasa laut dalam waktu cepat bisa jadi karena matanya yang besar dan endothermy. Karena itu, spesies ini jadi punya kemampuan berburu mangsa yang lebih baik dari hewan lain.

Di samping itu, kepunahan besar di darat pada zaman dinosaurus menurut Velez-Juarbe mendukung kehidupan dinosaurus tersebut untuk berkembang, sementara predatornya berkurang. Gimana detikers, apakah dinosaurus laut raksasa ini masuk daftar dino favorit kamu?



Simak Video "Wujud Fosil Embrio Dinosaurus yang Ditemukan di China"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia