Cara Nenek Moyang Simpanse, Gorila, Manusia Bisa Tahan Racun Ular Kobra

Kristina - detikEdu
Kamis, 30 Des 2021 17:30 WIB
King Cobra on brown sand.
Ular kobra/Nenek moyang terakhir simpanse, gorila, dan manusia ternyata tahan racun bisa kobra. Foto: (iStock)
Jakarta -

Menurut studi terbaru, nenek moyang terakhir simpanse, gorila, dan manusia memiliki ketahanan yang kuat terhadap racun ular kobra. Bisa kobra adalah salah satu yang paling beracun dan mempengaruhi evolusi primata.

Penelitian yang dipimpin University of Queensland ini menggunakan teknik pengujian bebas pada hewan. Riset ini untuk menunjukkan, primata Afrika dan Asia mengembangkan resistensi atau ketahanan terhadap racun kobra besar yang aktif di siang hari.

Kandidat PhD Universitas Queensland, Richard Harris, mengatakan primata Afrika dan Asia mengembangkan ketahanan terhadap racun setelah perlombaan senjata evolusioner yang panjang. Ketahanan inilah yang digunakan untuk menghadapi racun ular kobra.

"Saat primata dari Afrika memperoleh kemampuan untuk berjalan tegak dan tersebar di seluruh Asia, mereka mengembangkan senjata untuk mempertahankan diri dari ular berbisa, ini kemungkinan memicu perlombaan senjata evolusioner dan mengembangkan resistensi racun ini," kata Harris, dilansir dari ScienceDaily, Kamis (30/12/2021).

Harris melanjutkan, hal tersebut merupakan satu dari banyak pertahanan evolusioner yang pernah terjadi. Menurutnya, banyak kelompok primata juga telah mengembangkan penglihatan yang sangat baik dan dianggap membantu mereka dalam mendeteksi dan mempertahankan diri dari ular berbisa termasuk ular kobra.

Para peneliti mempelajari berbagai interaksi racun ular dengan reseptor saraf sintetis. Mereka membandingkan primata dari Afrika dan Asia dengan yang berasal dari Madagaskar yang tidak memiliki ular berbisa dan Amerika.

Hasil temuan menunjukkan bahwa primata mengembangkan ketahanan yang lebih kuat. Sementara Lemur Madagaskar dan monyet Amerika Tengah dan Selatan, yang hidup di daerah yang belum pernah dijajah atau berhubungan dekat dengan ular berbisa, tidak mengembangkan ketahanan tersebut dan memiliki penglihatan yang lebih buruk.

Ketua tim Associate Professor, Bryan Fry, mengatakan penelitian tersebut juga mengungkapkan bahwa pada nenek moyang terakhir simpanse, gorila, dan manusia, memiliki ketahanan yang meningkat tajam.

"Penting untuk dicatat bahwa resistensi ini tidak mutlak, kita tidak kebal terhadap bisa ular kobra, hanya saja kemungkinannya lebih kecil untuk mati dibandingkan primata lainnya," jelas Fry.

Penelitian tentang resistensi terhadap racun ular ini menunjukkan pentingnya peran ular dalam evolusi primata, termasuk dalam aspek bahasa dan penggunaan alat.



Simak Video "Ngeri! Ular Sanca 3 Meter Ngumpet di Plafon Rumah Warga di Depok"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia