Tidak Hanya Manusia, Gajah Juga Pecahkan Masalah dengan Kepribadian

Kristina - detikEdu
Senin, 22 Nov 2021 11:00 WIB
Ilustrasi Gajah Asia
Ilustrasi gajah juga pecahkan masalah dengan kepribadiannya. (Foto: iStock)
Jakarta - Studi terbaru dari Universitas Wyoming, Amerika Serikat, berhasil menemukan bahwa gajah juga memiliki kepribadian seperti halnya manusia. Kepribadian gajah, seperti agresivitas, berperan penting dalam pemecahan masalah.

Studi ini membuat hubungan antara dua sumber variasi individu, kepribadian dan kognisi, pada spesies yang terancam. Salah satu alasan penting untuk meneliti pemecahan masalah pada gajah adalah karena mereka dihadapkan pada masalah baru yang perlu mereka selesaikan secara teratur di alam liar.

Para peneliti yang dipimpin oleh Benson-Amram menguji 15 gajah Asia dan tiga gajah sabana Afrika di tiga kebun binatang dengan bantuan pengasuh gajah, yakni di Kebun Binatang San Diego, Taman Zoologi Nasional Smithsonian, dan Kebun Binatang Kota Oklahoma.

Pada penelitian sebelumnya, gajah Asia dapat menggunakan air sebagai alat untuk memecahkan masalah baru untuk menjalankan tugas objek terapung. Kali ini, para peneliti merancang tugas baru serta tes kepribadian untuk gajah, sebagai salah satu spesies yang terancam.

"Kami mengambil pendekatan komprehensif dengan menggunakan tiga tugas pemecahan masalah yang berbeda dan tiga jenis penilaian kepribadian untuk menentukan apakah kepribadian individu berperan di mana gajah mampu menyelesaikan tugas-tugas ini," kata Barrett, salah seorang anggota peneliti, seperti dikutip dari ScienceDaily, Senin (22/11/2021).

Para peneliti mengembangkan tes objek baru, di mana mereka mempresentasikan gajah dengan objek yang tidak dikenal, yakni balon mylar, kayu bakar dan aroma predator (singa atau hyena), dan mencatat respons gajah. Mereka juga meminta pengasuh gajah untuk mengisi survei tentang kepribadian hewan yang mereka rawat.

"Karena kami tidak dapat memberikan tes kepribadian kepada gajah seperti yang Anda kenal secara online, kami harus berpikir kreatif," ujarnya.

Menurut para peneliti, survei dan observasi menjadi metode yang paling dapat diandalkan untuk mengetahui kepribadian gajah. Mereka dapat mengukur sifat-sifat seperti aktif, penyayang, agresif, menantang, bersemangat, nakal, pemalu dan mudah bergaul, yang telah dipelajari pada hewan lain juga.

"Kami sangat ingin melihat apakah ciri-ciri kepribadian yang kami temukan melalui survei dan pengamatan memprediksi keberhasilan pada tugas-tugas pemecahan masalah yang baru," kata Benson-Amram.

Hasil penelitian menunjukkan, gajah belajar menyelesaikan dua dari tiga tugas lebih cepat dari waktu ke waktu, meskipun mereka hanya menerima tiga kali percobaan pada setiap tugas. Agresivitas dan aktivitas adalah kepribadian penting dari pemecahan masalah secara keseluruhan, tetapi ciri-ciri kepribadian yang diukur tidak secara signifikan memprediksi kemampuan belajar.

Simak Video "Pilu! Dua Gajah Mati Tertabrak Kereta di India"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia