Kisah Tragis Penemu Mobil Dinas Bung Karno, Meninggal Miskin Terlupakan

Novia Aisyah - detikEdu
Rabu, 17 Nov 2021 10:30 WIB
Buick Super 1949 ini jadi salah satu mobil kepresidenan RI yang berdinas di era Presiden Sukarno (1945-1967). Yuk kita lihat.
Mobil Buick 1949 yang digunakan Bung Karno. Foto: Ari Saputra
Jakarta - Mobil menjadi bagian tak terlupakan dari kehidupan seorang David Dunbar Buick. Dia telah menemukan banyak inovasi misal alat penyiram toilet, sistem penyiram rumput, dan cara melapisi bak cuci dan bak mandi dengan besi tuang

Namun Buick bukan terkenal karena sederet inovasi di atas. Dilansir dari BBC Indonesia, Buick populer berkat karyanya berupa mesin katup overhead untuk kendaraan dan memulai bisnis mobilnya sendiri.

david dunbar buick penemu mesin mobildavid dunbar buick penemu mesin mobil Foto: Screenshot BBC Internasional

Hingga kini, mesin tersebut masih digunakan di dunia. Bahkan, ciptaan Buick itu adalah fondasi salah satu produsen mobil terbesar di dunia, General Motors. Ada lebih dari 50 juta kendaraan terjual dengan nama Buick selama satu abad terakhir.

Walau begitu, sayangnya penemu mobil ini tidak memiliki uang sepeser pun di akhir hidupnya. Bagaimana kisahnya menjadi demikian?

Kisah Buick jatuh miskin

Buick pindah dari Arbroath di Skotlandia ke Amerika Serikat pada 1856 saat dia masih balita. Buick adalah sosok yang sangat cerdas sebagai penemu, tetapi dia memiliki sedikit naluri bisnis.

Ketika dewasa, dia mulai mendirikan bisnis pipa ledeng dan ini menjadi bukti keberhasilannya. Namun, di akhir abad ke-19 Buick menemukan keinginan lain. Dia mulai menciptakan mesin pembakaran internal dan menjual saham bisnis pipa ledengnya seharga US$ 100 ribu atau sekitar Rp 46,8 miliar menurut kurs saat ini.

Setelah itu, Buick pun memulai perusahaan mobil miliknya sendiri. Saat itu, perusahaan Buck Auto Vim menciptakan mesin katup overhead yang sampai sekarang masih digunakan.

Sayangnya, Buick hanya membuat satu mobil di tahun 1902 dan uangnya habis. Akhirnya, William Crapo Durant mengambil alih dan mendirikan General Motors (GM) yang sampai sekarang adalah produsen mobil terbesar di dunia.

Pihak GM juga sudah membayar upeti pada Buick dan menyatakan, "Peran pentingnya terhadap merek Buick modern dan General Motors tidak dapat diremehkan."

Perusahaan pun akhirnya menyingkirkan Buick beberapa tahun kemudian dengan imbalan US$ 100 ribu lagi. Tidak berhenti di sini, Buick kembali berinvestasi di bisnis minyak di California serta tanah di Florida.

Saat usianya 69 tahun pada 1924, dia kembali ke Detroit dengan menganggur dan tidak punya uang. Saat itu, Buick bahkan tidak bisa membeli telepon.

Walau akhirnya Buick bisa memperoleh pekerjaan sebagai pengajar di Detroit School Trades, kesehatannya pun menurun. Seorang pensiunan jurnalis bernama Ian Lamb di Arbrorath, Skotlandia mengatakan saat Buick semakin tua dan lemah, dia bekerja di meja informasi dan dikenal sebagai sosok tua dan kurus yang mengamati pengunjung dari kacamata yang berat.

Lamb juga menggagas pendirian patung Buick di kota tersebut. Akhir kehidupan Buick disebabkan penyakit pneumonia yang dideritanya. Dia meninggal pada Maret 1929 di Rumah Sakit Harper, Detroit setelah pengangkatan tumor di usus besar. Saat meninggal, Buick berusia 74 tahun.

Pada sebuah wawancara sesaat menjelang dia pergi ke rumah sakit, Buick menyampaikan dirinya tidak khawatir. Baginya, orang yang gagal adalah yang tetap di bawah saat jatuh, hanya mengkhawatirkan apa yang terjadi kemarin, dan tidak bangkit sekaligus berpikir apa yang akan dilakukan di hari ini dan esok.

"Itulah kesuksesan, menatap ke depan. Saya tidak menuduh siapa pun yang menipu saya. Saya kalah dalam permainan di perusahaan yang saya dirikan sendiri," ujar penemu tersebut di akhir hayatnya.

Mobil Buick Digunakan Kendaraan Dinas Soekarno

Presiden pertama RI, Soekarno turut menggunakan mobil merek Buick. Secara spesifik, Presiden Soekarno memakai Buick Super 1949 sebagai mobil dinasnya. Kini, mobil tersebut tersimpan di Hauwke's Auto Gallery, Jakarta Selatan.

Dilansir dari detikoto, Buick Super 1949 didatangkan dari Amerika Serikat dan memiliki konsep sedan empat pintu. Buick Super 1949 memiliki desain body c General Motors. Modelnya serba membulat, grille kokh dan memanjang, disertai kap mesin besar.

Pengelola Hauwke's Auto Gallery, Laurent Setjodiningrat mengatakan kap mesinnya bisa dibuka dengan cara miring ke kiri atau ke kanan. Mobil itu juga dikatakannya merupakan salah satu yang terkeren di zamannya.

Salah satu hal menariknya adalah, Buick Super 1949 punya setir kanan. Mobil ini juga satu-satunya mobil dinas Presiden Soekarno yang setirnya di kanan.

Laurent menjelaskan, mobil Buick Super 1949 saat itu dipakai untuk menjemput anak-anak Bung Karno. Meski begitu, mobil itu punya spesifikasi sama persis dengan yang dijual untuk publik. Sehingga, tidak ada fitur khusus seperti kaca antipeluru atau sistem keamanan lainnya.

Itulah kisah penemu mesin mobil yang ciptaannya juga dipakai Soekarno. Apa yang bisa detikers pelajari darinya?

Simak Video "Sederet Inovasi BMKG di 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia