Kuliah Jurusan Ilmu Gizi, Belajar Apa Saja dan Kerja Apa Nanti?

Tim Edu - detikEdu
Senin, 25 Okt 2021 18:30 WIB
Doctor using a digital tablet. Technology and medicine concept
Foto: Getty Images/iStockphoto/AlexRaths
Jakarta - Banyak calon mahasiswa yang mencari jurusan karena prospek karier ke depannya menjanjikan. Bagi anak jurusan IPA, ilmu gizi jadi salah satu incaran jurusan kuliah dengan prospek kerja yang luas.

Tak hanya prospek karier ke depannya, jurusan ilmu gizi juga mempelajari berbagai jenis mata kuliah yang bermanfaat dalam kehidupan.

Namun, ada pandangan dari beberapa orang yang mengatakan bahwa jurusan gizi hanya mengurusi soal makanan dan kebanyakan diminati oleh kaum wanita. Bahkan di kampus jurusan gizi umumnya hanya 10 persen laki-lakinya dalam satu kelas.

Nah sebelum menebak-nebak, sebaiknya ketahui dulu apa saja yang dipelajari di jurusan ilmu gizi.

Berikut beberapa hal tentang jurusan ilmu gizi yang perlu kamu ketahui:

1. Masuk ke Berbagai Fakultas

Jurusan ilmu gizi berada di fakultas yang berbeda-beda di setiap kampusnya. Sebagai contoh, jurusan ilmu gizi di Universitas Gajah Mada, Universitas Diponegiri atau Universitas Brawijaya masuk di Fakultas Kedokteran. Sehingga ilmu gizi yang dipelajari di sana lebih kepada ilmu gizi klinik.

Gizi klinik merupakan ilmu yang mempelajari hubungan antara makanan dan kandungan gizi di dalamnya dengan kesehatan serta penyakit yang berkaitan dengan kondisi medis tertentu.

Sedangkan untuk jurusan ilmu gizi di IPB masuk ke dalam Fakultas Ekologi Manusia sehingga ilmu gizi yang dipelajari lebih menitikberatkan pada manajemen pelayanan makanan.

Dan di Universitas Indonesia ilmu gizi masuk ke Fakultas Kesehatan Masyarakat sehingga lebih banyak membahas mengenai gizi yang baik untuk masyarakat.

Selain sarjana, ada juga kampus yang memiliki jurusan ilmu gizi dengan program vokasi seperti Politekkes Kemenkes Jakarta 2 yang memiliki jurusan ilmu gizi. Di program vokasi ini, mahasiswa akan mempelajari mata kuliah yang berkaitan dengan gizi serta dilengkapi dengan prakteknya.

Dari penjabaran di atas, dapat disimpulkan bahwa sebelum memilih kampus untuk berkuliah ilmu gizi ada baiknya kamu tetapkan dulu nantinya ingin bekerja di bidang klinik ataupun masyarakat.


2. Mata Kuliah Ilmu Gizi

Jika kamu memilih jurusan gizi, di semester awal akan mempelajari beberapa mata kuliah umum dan gizi dasar yang meliputi antropologi gizi dan juga kuliner dasar untuk program vokasi. Karena sebagai ahli gizi kalian dituntut untuk memberikan pola makan yang sehat sesuai dengan kebutuhan individu.

Sehingga tidak hanya tahu jumlah kalori tetapi juga bagaimana pengaplikasian dari kebutuhan kalori menjadi makanan yang enak.

Dan di semester berikutnya di jurusan gizi, kamu akan menemukan beberapa mata kuliah seperti penilaian status gizi, analisis bahan makanan, metabolisme zat gizi, anatomi dan fisiologi, gizi daun hidup I dan II, gizi masyarakat, kuliner dasar, mikrobiologi pangan, manajemen pelayanan makanan, dietetik I dan II, patofisiologi, konseling gizi, epidemiologi gizi, serta gizi dan kebugaran.

3. Prospek Lulusan Kerja

Setelah menjadi sarjana ilmu gizi, kamu dapat bekerja di dinas kesehatan, rumah sakit, puskesmas, industri makanan, industri obat atau BPOM, perusahaan makanan dan minuman, konsultan gizi, redaktur penerbitan atau jurnalis, pengelola katering hingga akademisi.

4. Kampus yang Punya Jurusan Gizi

- IPB University (Fakultas Ekologi Manusia)
- Universitas Airlangga (Fakultas Kesehatan Masyarakat)
- Universitas Gajah Mada (Fakultas Kedokteran)
- Universitas Brawijaya (Fakultas Kedokteran)
- Universitas Indonesia (Fakultas Kesehatan Masyarakat)
- Universitas Hasanudin (Fakultas Kesehatan Masyarakat)
- Universitas Diponegoro (Fakultas Kedokteran)
- Universitas Jendral Soedirman (Fakultas Ilmu Kesehatan)

Politeknik Gizi Kesehatan:
Politeknik Kesehatan Bandung, Politeknik Kesehatan Banda Aceh, Politeknik Kesehatan Denpasar, Politeknik Kesehatan Jakarta II, Politeknik Kesehatan Makassar, Politeknik Kesehatan Malang, Politeknik Kesehatan Palembang, Politeknik Kesehatan Padang, Politeknik Kesehatan Semarang, Politeknik Kesehatan Medan, Politeknik Kesehatan Manado dan Politeknik Kesehatan Yogyakarta.





Simak Video "Berawal Gaji Rp.75 Ribu, Alumni PIP Kini Miliki Berbagai Bisnis"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia