21 Kota Diprediksi Paling Rawan Tenggelam di Dunia, Jakarta dan Surabaya Masuk

Novia Aisyah - detikEdu
Selasa, 19 Okt 2021 09:00 WIB
ILULISSAT, GREENLAND - SEPTEMBER 02: A pedestrian walks as ice and icebergs float in Disko Bay on September 02, 2021 in Ilulissat, Greenland. Greenland in 2021 is experiencing one of its biggest ice-melt years in recorded history. Scientists studying the Greenland Ice Sheet observed rainfall on the highest point in Greenland for the first time ever this August. Researchers from Denmark estimated that in July of this year enough ice melted on the Greenland Ice Sheet to cover the entire state of Florida with two inches of water. The observations come on the heels of the recent United Nations report on global warming which stated that accelerating climate change is driving an increase in extreme weather events. (Photo by Mario Tama/Getty Images)
Foto: Getty Images/Mario Tama
Jakarta - Sebuah penelitian terbaru dari Climate Central mengungkap ada sejumlah kota di dunia ini yang paling rawan tenggelam. Penelitian ini melibatkan tim peneliti dari Climate Central-AS, Princeton University-AS, Postdam Institute for Climate Impact Research-Jerman, Lamont-Doherty Earth Observatory-AS, dan Institute of Physics-Jerman.

Sederet ilmuwan itu menggambarkan kondisi berbagai wilayah pesisir paling berisiko di dunia pada abad-abad mendatang. Analisis mereka terkandung dalam studi bertajuk 'Unprecedented threats to cities from multi-century sea level rise' atau 'Risiko yang Belum Ada Sebelumnya terhadap Kota-kota atas Kenaikan Permukaan Laut dalam Multiabad'.

Para ilmuwan ini melakukan prediksi menggunakan proyeksi suhu menuju 4 derajat celcius dan dengan rata-rata kenaikan permukaan laut sebesar 8,9 meter secara global, pada 200 sampai 2000 tahun mendatang.

Hasilnya, ada 50 kota di dunia yang memerlukan rancangan mitigasi baru (jika pun bisa dilakukan) atau justru mengalami kehilangan sebagian atau hampir seluruh wilayahnya. Sebagian besar kota ini ada di Asia.

Studi tersebut juga menganalisis wilayah aglomerasi urban yang paling rawan tenggelam. Aglomerasi urban adalah daerah yang berdekatan dan punya lintas batas administratif.

Dengan skenario pemanasan global 1,5; 2; 3; dan 4 derajat celcius, ini dia kota-kota di dunia yang berabad ke depan rawan tenggelam. Dua di antaranya ada di Indonesia.

21 Kota Paling Rawan Tenggelam di Dunia

  • 1. Haora, India
  • 2. Shanghai, China
  • 3. Hanoi, Vietnam
  • 4. Dhaka, Bangladesh
  • 5. Calcutta, India
  • 6. Shantou, China
  • 7. Mumbai, India
  • 8. Hong Kong, China
  • 9. Osaka, Jepang
  • 10. Tianjin, China
  • 11. Tokyo, Jepang
  • 12. Shenzen, China
  • 13. Karachi, Pakistan
  • 14. Jakarta, Indonesia
  • 15. Surabaya, Indonesia
  • 16. New York, Amerika Serikat
  • 17. Quezon City, Filipina
  • 18. Buenos Aires, Argentina
  • 19. Seoul, Korea Selatan
  • 20. Rajshahi, Bangladesh
  • 21. Cairo, Mesir

Ancaman yang bisa jadi terjadi ini terkonsentrasi di Asia dan adaptasi paling luar biasa sekalipun tidak dapat mengenyahkan semua kekhawatiran. Perlu diketahui juga, jika lapisan es di barat Antartika mulai mencair, maka gambaran dalam penelitian ini bisa jadi lebih parah.

Tetapi, kenaikan suhu yang dibatasi hanya sampai 1,5 derajat celcius sesuai Perjanjian Iklim Paris, bisa menekan dampak yang diprediksi. Dan jika tujuan itu tercapai pun, tetap dibutuhkan mitigasi besar di seluruh dunia.

Utamanya, adaptasi yang dibutuhkan ini sifatnya bagi mereka yang tinggal di pesisir dan dari waktu ke waktu. Hal tersebut turut diperlukan sebagai upaya perlindungan atas lingkungan serta warisan budaya di dalamnya dari ancaman tenggelam.

Simak Video "Sapi Ternyata Bisa Mempengaruhi Perubahan Iklim, Ini Penjelasannya..."
[Gambas:Video 20detik]
(nah/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia