Hari Batik 2021, Yuk Siswa Kenali 6 Ragam Motif Cantiknya!

Novia Aisyah - detikEdu
Sabtu, 02 Okt 2021 10:30 WIB
Mural di Kecamatan Larangan, Kota Tangerang ini dilukis bermotif batik. Mural batik tersebut menjadi daya tarik warga yang melintas.
Foto: Andhika Prasetia/Hari Batik 2021, Yuk Siswa Kenali 6 Ragam Motif Cantiknya!
Jakarta - Hari Batik nasional diperingati setiap tanggal 2 Oktober. Dalam buku Mengenal batik oleh Suerna Dwi Lestari, kata batik adalah dari bahasa Jawa. Seorang peneliti sekaligus pustakawan Belanda, G. P. Rouffaer menyebutkan kemungkinan teknik membatik diperkenalkan dari India atau Srilanka di abad ke-6 atau ke-7.

Di awal perkembangan batik, produksi batik yang dihasilkan adalah batik tulis atau batik tradisional. Cara membuatnya secara manual, dengan teknik tulisan tangan dan memakai canting atau malam. Sementara, teknik cap baru dikenal setelah Perang DUnia I atau kira-kira 1920-an.

Hari Batik 2021 merupakan peringatan yang menyusul ditetapkannya batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) oleh UNESCO pada tanggal 2 Oktober 2009.

Lalu, apakah detikers sudah tahu, apa saja corak atau motif batik yang ada di Indonesia? Agar mengetahuinya, di bawah ini detikEdu telah merangkum sejumlah motif kain batik yang paling populer, berdasarkan beberapa sumber.

6 Motif Batik Terpopuler di Indonesia

  • 1. Motif batik Sogan, Solo

Batik motif Sogan ada sejak berabad lalu ketika masih caman nenek moyang orang Jawa. Warna batik Sogan didominasi dengan cokelat muda.

Corak batik Sogan adalah khas seperti gambar bunga disertai aksen garis lengkung atau titik-titik. Dahulu, batik ini dikenakan para Raja Jawa, utamanya Keraton Kesultanan Solo. Namun, saat ini sudah bisa dipakai siapapun, baik warga keraton maupun orang biasa.

  • 2. Motif batik Mega Mendung, Cirebon

Batik Mega Mendung punya motif cukup sederhana, namun berkesan mewah. Batik ini cocok dipakai kalangan apapun, baik tua-muda, laki-laki maupun perempuan. Sebab, motif batik ini berupa mendung pada langit mega yang cerah.

  • 3. Motif batik Tujuh Rupa, Pekalongan

Corak Tujuh Rupa memiliki khas dengan nuansa alam yang intens. Batik ini punya motif gambar tumbuhan atau hewan.

Motif-motif yang dihadirkan di dalamnya, berasal dari berbagai kebudayaan. Ini karena Pekalongan dulunya merupakan tempat singgah para pedagang dari berbagai negara sehingga adanya akulturasi budaya ini sangat khas ketika dipadukan dengan nuansa alam.

  • 4. Motif batik Gentongan, Madura

Motif batik Gentongan berbeda dari yang lain. Batik khas Madura ini punya corak yang abstrak dan sederhana, bergambar tanaman, atau juga kombinasi keduanya. Umumnya, batik gentongan punya warna terang, misalnya kuning, hijau, merah, atau ungu.

  • 5. Motif batik Keraton, Yogyakarta

Motif Keraton berasal dari kebudayaan Jawa yang lekat dengan kesultanan atau keraton. Batik Keraton melambangkan kearifan, kebijaksanaan, dan kharisma para Raja Jawa.

Dahulu, batik ini hanya boleh dipakai warga keraton, tetapi sekarang sudah boleh dipakai siapa saja. Ciri batik Keraton adalah motif bunga simetris atau sayap burung (sawat lar). Motif ini disebut paling banyak dipakai masyarakat Indonesia maupun luar negeri.

  • 6. Motif Parang, Pulau Jawa

Motif Parang berasal dari kata pereng yang artinya dalam bahasa Indonesia adalah miring. Maksudnya, motif ini seperti huruf 's' yang miring dan berombak memanjang.

Motif Parang sudah tersebar di seluruh Pulau Jawa, mulai dari Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Perbedaan pada umumnya adalah aksen motif Parang. Misalnya, di Jawa tengah ada Parang Slobog, sedangkan di Yogyakarta ada Parang Rusak.

Inilah sederet motif batik populer di Indonesia. Selamat Hari Batik 2021!

Simak Video "Dikerjakan Secara Tradisional, Begini Proses Pembuatan Batik Pekalongan "
[Gambas:Video 20detik]
(pay/pay)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia