Agama Mayoritas yang Dianut Penduduk Afrika Barat dan Afrika Utara

Trisna Wulandari - detikEdu
Kamis, 16 Sep 2021 19:00 WIB
Masjid di Djenné, Mali, Afrika Barat. Banyak penduduk di Mali memeluk agama Islam.
Masjid di Djenné, Mali, Afrika Barat. Banyak penduduk Mali menganut agama Islam. Foto: Wikimedia Commons/Ferdinand Reus
Jakarta - Ada beberapa agama yang berkembang di tengah penduduk Afrika Barat dan Afrika Utara saat ini. Namun, sebenarnya apa agama yang dianut oleh sebagian besar penduduk Afrika Barat dan Utara?


Agama merupakan penyerahan diri secara total kepada sesuatu yang dipercaya (Tuhan) sebagai ikatan pribadi dengan kepercayaannya tersebut untuk mencari kepuasan hati atau kedamaian.

Agama tradisi merupakan keyakinan penduduk suku dan klan di Afrika Barat dan Afrika Utara sebelum kedatangan Islam dan Kristen. Hingga saat ini, agama tradisi masih ada secara berdampingan dengan aspek-aspek Islam dan Kristen di tengah masyarakat Afrika Barat dan Utara, seperti dikutip dari Lonely Planet.

Agama Mayoritas Penduduk Afrika Barat dan Utara

Agama yang dianut oleh sebagian besar penduduk Afrika Barat dan Utara adalah agama Islam. Hampir setengah populasi penduduk Afrika Barat menganut agama Islam.

Di Sahel dan Sahara, Utara Afrika Selatan, mayoritas penduduk beragama Islam. Sementara itu, agama Kristen menyebar di area selatan pesisir Afrika Barat, seperti dikutip dari 'Modul Ilmu Pengetahuan Sosial Edisi PJJ pada Masa Pandemi Covid-19 untuk SMP Kelas IX Semester I' oleh Tenia Kurniawati, M.Pd., dan Andri Setiawan, M.Pd.


Penyebaran agama Islam di Afrika Barat dan Afrika Utara

Penyebaran agama Islam di Afrika Utara salah satunya disebabkan oleh penyebaran suku-suku Arab dan penaklukan wilayah di Afrika Utara setelah Nabi Muhammad SAW wafat pada tahun 632. Sementara itu, penyebaran agama Islam ke Afrika Barat lebih lambat karena terhalang kondisi gurun Sahara.

Penyebaran agama Islam di Afrika Barat mencapai Sahel sekitar tahun 900 melalui pedagang trans-Sahara dari Maroko dan Aljazair. Saat itu, wilayah-wilayah Afrika Barat makmur karena perdagangan dengan Muslim di seberang Sahara dan dengan bangsa Eropa di daerah Utara.

Pedagang Arab memperkenalkan agama Islam ke Afrika Barat dan pantai Timur Afrika, sementara agama Kristen berkembang di Axum dan Ethiopia di timur Afrika, seperti dikutip dari 'Atlas Dunia Abad Pertengahan' oleh Simon Adams.

Islam menjadi agama mayoritas di Sahel pada abad ke-17 dan ke-18. mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh kerajaan Sahel yang saat itu sudah tidak ada. Kekuatan spiritual, hegemoni politik dan ekonomi, dan jihad Islam (perang suci) dideklarasikan pada ateis, didukung oleh kuasa negara. Beberapa negara Muslim lalu didirikan, termasuk Futa Toro di utara Senegal, Fouta Djallon (Guinea), Masina (Mali) dan negara bagian Sokoto di Hausaland (Niger dan Nigeria).

Agama tradisi dan animisme di Afrika Barat dan Utara

Di sisi lain, agama tradisi dan animisme masih kuat hampir di setiap negara di wilayah Afrika Barat. Ada ratusan agama tradisi di Afrika Barat dengan kuil-kuil lokal sederhana.

Ajaran agama tradisi di Afrika terdapat ayat-ayat keagamaan tertulis, di samping ajaran secara lisan khas Afrika Barat. Meskipun orang-orang di banyak daerah lebih memilih untuk mempertahankan kepercayaan tradisional mereka, Islam menjadi agama di kerajaan-kerajaan Afrika Barat sejak penyebarannya dimulai.

Penguasa kerajaan-kerajaan tersebut mengombinasikan aspek-aspek Islam dengan agama-agama tradisional dalam administrasi negara. Dari situ, lahir perpaduan kepercayaan yang tetap menjadi ciri kehidupan Afrika Barat saat ini.

Jadi, agama yang dianut sebagai besar penduduk Afrika Barat dan Utara adalah agama Islam ya, detikers. Selamat belajar!

Simak Video "Kebakaran Hutan Meletup di Tunisia"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/pay)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia