Rukun Puasa Ada Dua, Apa Saja? Simak di Sini Penjelasannya

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Rabu, 15 Sep 2021 06:45 WIB
Cara Sederhana Nabi Muhammad SAW saat Sahur dan Berbuka Puasa
Rukun Puasa Ada Dua, Apa Saja? Simak di Sini Penjelasannya (Foto: iStock)
Jakarta - Puasa memiliki dua rukun yang menjadi inti ibadah dari amalan tersebut. Sebab, puasa menjadi tidak sah bila tidak disertai dengan kedua rukun ini.

Hal tersebut menjadi penting bagi umat Islam dalam memahami rukun puasa sebelum menjalankan ibadah puasa. Melansir dari situs Kementerian Agama (Kemenag) Pekalongan, rukun puasa merupakan teknis yang harus dilaksanakan bagi orang yang akan berpuasa dan tidak boleh untuk ditinggalkan.

Apa saja rukun puasa yang diketahui ada dua tersebut?

  • 1. Niat

Dikutip dari buku Fiqih oleh Udin Wahyudin, dkk, niat adalah menyengaja suatu perbuatan untuk menaati perintah Allah dalam mengharapkan keridhoanNya dan sebagai bentuk taqarrub (pendekatan diri) kepadaNya.

Kedudukan niat menjadi sangat penting untuk puasa wajib. Sebab, niat sudah harus dibaca oleh orang yang hendak berpuasa sebelum terbitnya fajar. Sebaliknya, puasa menjadi tidak sah bila tidak didahului niat sebelum waktu fajar tersebut.

Anjuran ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam sebuah hadits yang dinukil dari Hafsah RA, Rasulullah bersabda,

مَنْ لَمْ يُبَيِّتْ الصِّيَامَ قَبْلَ طُلُوعِ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ

Artinya: "Barangsiapa yang tidak berniat puasa sebelum fajar, maka tidak sah puasanya," (HR.Tirmidzi).

Sementara itu, menurut buku Puasa Bukan Hanya Saat Ramadhan yang ditulis oleh Ahmad Sarwat Lc., syarat berniat sebelum terbit fajar tidak berlaku untuk puasa sunnah. Rasulullah SAW pernah mencontohkan hal tersebut sebagaimana diriwayatkan dari Aisyah RA dalam suatu hadits. Ia berkata bahwa Rasulullah SAW pernah datang kepadanya dan bertanya,

هَلْ عِنْدَكُمْ مِنْ غَدَاء ؟ فقُالْنَا: لاَ. قَالَ: فَإِنيِّ إِذاً صَائِم

Artinya: "Apakah kamu punya makanan?" Aku menjawab, "Tidak." Beliau lalu berkata, "Kalau begitu aku berpuasa," (HR. Muslim, Abu Daud, Tirmidzi).

  • 2. Menahan Diri (Imsak)

Rukun puasa yang kedua inilah yang disebut dengan imsak. Imsak dimaknai sebagai menahan diri dari makan, minum, hubungan seksual suami istri, dan semua hal yang membatalkan puasa sejak fajar hingga matahari terbenam.

Perihal menahan diri tersebut telah diterangkan dalam firman Allah dalam surat Al Baqarah ayat 187,

فَالْآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ ۚ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ۖ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ

Artinya: "Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam..."

Waktu imsak biasanya dimulai sejak waktu subuh hingga matahari terbenam pada sore harinya. Namun, ada beberapa wilayah yang mengalami ketidakseimbangan perputaran jadwal siang dan malam.

Oleh sebab itu, pendapat mengenai waktu imsak dapat dibagi menjadi 3 pendapat.

- Ikut wilayah terdekat

Waktu sholat dan puasanya disesuaikan dengan jadwal puasa dan sholat wilayah yang terdekat dengan orang yang bersangkutan. Tepatnya, wilayah yang masih ada pergantian siang dan malam pada setiap harinya.

- Ikut waktu Hijaz

Pendapat ini menjelaskan bahwa jadwal puasa dan sholatnya mengikuti jadwal yang ada di Hijaz (Mekah, Madinah, dan sekitarnya). Hal ini disebabkan dari tempat terbitnya dan munculnya Islam pertama kali berada di wilayah ini.

- Ikut waktu negara Islam terdekat

Pendapat lain mengatakan bahwa jadwal puasa dan sholat di wilayah kutub mengikuti waktu puasa di wilayah negara Islam terdekat. Negara Islam yang dimaksud adalah negara yang dipimpin oleh seorang sultan atau khalifah muslim.

Itu dia penjelasan mengenai rukun puasa yang diketahui ada dua tersebut. Semoga bermanfaat!



Simak Video "Puasa untuk Tahan Segala Nafsu"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia