10 Jenis Udang yang Banyak Dijumpai di Pasar Indonesia

Novia Aisyah - detikEdu
Jumat, 27 Agu 2021 14:55 WIB
Budi daya udang Panama belum banyak digeluti kalangan petambak. Meski berpotensi peroleh untung tinggi, budi daya udang ini juga punya risiko gagal cukup tinggi
Foto: Imam Suripto/Detikcom/10 Jenis Udang yang Banyak Dijumpai di Pasar Indonesia
Jakarta - Udang merupakan salah satu biota laut yang memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, khususnya dari sektor perikanan. Hal itu karena jenis udang yang banyak dijumpai di pasar Indonesia dimanfaatkan juga untuk ekspor.

Dikutip dari Buku 'Domestikasi Udang: Prospek Masa Depan Sumber Pangan dari Laut' karya Gazali Salim & Sutrisno Anggoro, FAO tercatat bahwa krustasea satu ini punya 380 spesies yang mempunyai nilai ekonomi signifikan.

Meski begitu, pemanfaatannya hingga kini masih untuk jenis udang perairan dangkal saja. Sementara, jenis udang perairan dalam belum banyak dimanfaatkan.

Udang merupakan salah satu sumber daya perairan asin maupun tawar. Menurut ukurannya, udang dibagi menjadi prawn dan shrimp.

Udang prawn diistilahkan untuk yang berukuran besar dari kelompok paneid atau yang berasal dari perairan tropis dan subtropis. Sementara, shrimp adalah udang berukuran kecil dari kelompok caridea atau yang tersebar di perairan tropis, sedang, maupun utara.

Disebutkan dalam buku ini, penelitian Fauziyah dkk. (2018) menyebutkan bahwa jenis udang hasil tangkapan di Indonesia terdiri dari udang putih, udang windu, dan udang cokelat.

Sebagian jenis udang saat ini juga diminati sebagai udang hias dan di antaranya tergolong jenis komersial.

Nilai ekonomi udang

Dalam tulisan milik Aish dkk. (2003) serta Syahfdi dkk. (2010) yang disebutkan dalam buku ini, Indonesia adalah salah satu penghasil dan pengekspor udang terbesar di dunia.

Kebutuhan pasar terhadap udang dipenuhi dari tangkapan dan budidaya. Meski begitu, udang hasil tangkapan jumlahnya cenderung stabil dan fluktuasinya rendah sehingga butuh dukungan budidaya.

Pada jurnal Aish dkk. (2003), juga disebutkan bahwa permintaan udang secara mayoritas masih dipenuhi dari hasil tangkapan. Menurut data Kementerian Kelautan dan Perikanan, ada 10 jenis udang hasil tangkapan sekaligus budidaya di Indonesia.

Jenis Udang yang Banyak Dijumpai di Pasar Indonesia

  • 1. Udang barong/karang
  • 2. Udang dogol
  • 3. Udang galah
  • 4. Udang grago
  • 5. Udang krosok
  • 6. Udang putih/jerbung
  • 7. Udang ratu/raja
  • 8. Udang tawar
  • 9. Udang windu.
  • Walau demikian, hingga saat ini hanya ada dua jenis udang yang banyak dibudidayakan, yaitu udang windu dan udang vaname.

Peningkatan permintaan pasar terhadap udang, salah satunya dipengaruhi pola konsumsi manusia. Pada buku Domestikasi Udang, penelitian Sudirman (2013) menyebutkan bahwa masyarakat mulai berpindah kecenderungan, dari mengkonsumsi daging merah menuju daging putih.

Di samping itu, perkembangan penyakit hewan-hewan darat juga mendorong masyarakat mengkonsumsi protein alternatif. Syahfdi dkk. 2010) menyebutkan bahwa Indonesia adalah negara pengekspor udang terbesar ketiga di dunia setelah Thailand dan India.

Tulisan Ashari dkk. 192016) yang disebutkan dalam buku ini juga menjelaskan bahwa negara utama tujuan ekspor udang Indonesia adalah Jepang dan Amerika Serikat untuk udang beku. Sementara Malaysia dan Singapura menjadi tujuan ekspor utama udang segar

Udang adalah sumber daya alam perairan yang punya kandungan protein tinggi sebagai asupan. Jadi detikers juga suka jenis udang yang banyak dijumpai di pasar Indonesia?

Simak Video "Edhy Prabowo Divonis 5 tahun Penjara, Denda Rp 400 Juta!"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/pay)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia