Begini Cara Unair Memenuhi Kebutuhan Gizi Pasien Isolasi Mandiri

Lusiana Mustinda - detikEdu
Rabu, 25 Agu 2021 11:00 WIB
Portrait of young woman in the her apartment wearing face protective mask to prevent Coronavirus
Foto: Getty Images/rudi_suardi
Jakarta - Universitas Airlangga jadi salah satu kampus yang berperan aktif melawan pandemi COVID-19. Hal ini dapat dilihat dari fasilitas yang diberikan Unair kepada civitas akademika yang terdampak COVID-19 di Dormitory Kampus C.

Pasien yang isolasi mandiri di kampus Unair ini adalah yang bergejala ringan. Sedangkan untuk pasien dengan gejala berat akan ditempatkan di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI).

Tidak hanya ditunjang dengan vitamin dan juga obat-obatan khusus COVID-19, pasien yang melakukan isolasi mandiri juga ditunjang dengan makanan sehat. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan stamina dan juga daya tahan tubuh pasien.

Dalam laman Unair, Renni Krisnawati, S.Pd, selaku koordinator boga atau pramusaji mengatakan bahwa menu yang disiapkan sesuai dengan gizi seimbang. Di mana dalam satu kali makan ada lauk, sayur, menu pendamping, buah dan snack.

"Setelah kami list kemudian akan diberikan kepada rekan-rekan yang memasak karena kami tim penyaji saja," jelas Renni.

List menu dibuat seminggu sekali dan pasien dibebaskan untuk meminta request menu sehingga terkadang dibuat sesuai dengan request pasien.

"Menu makanan kami sajikan demikian agar para pasien isolasi mandiri seperti berada dirumah agar tidak bosan dengan menu yang disediakan,"pungkas Renni.

Ada juga grup WhatsApp yang dimanfaatkan untuk memudahkan komunikasi dengan pasien. Di grup tersebut Renni menyebutkan tentang keluhan para pasien, kritik dan saran hingga kebutuhan pasien dan juga petugas-petugas yang memantau.

Pasien dengan gejala batuk tidak diperkenankan mengonsumsi makanan berminyak seperti gorengan dan makanan pedas seperti sambal. Jika pasien bergejala diare juga tidak boleh mengonsumsi makanan pedas, begitu juga pasien dengan anosmia atau hilang indra penciuman.

"Pasien kami bikin nyaman seperti dirumah, menu kami bikin tidak seperti di rumah sakit yang rasanya serba hambar," tambahnya.

Terkait dengan pemberian menu makanan kepada pasien isolasi mandiri, Renni mengatakan terdapat petugas satpam dormitory yang bertugas mengirimkan makanan.

Makanan diletakkan di meja panjang pada setiap lantai untuk pengambilan barang atau konsumsi. Selanjutnya, petugas akan mengirimkan konsumsi dan mengechat pasien via WhatsApp.

"Untuk menu pasien balita kami bedakan juga sesuai menu balita," tandasnya.



Simak Video "Pakar Pulmonologi Sebut Sistem Isolasi Mandiri di RI Masih Bermasalah"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia