Viral Nurul Akmal Alami Body Shaming, Ini Definisi dan Dampak yang Perlu Siswa Ketahui

Novia Aisyah - detikEdu
Jumat, 06 Agu 2021 19:00 WIB
Nurul Akmal
Foto: (KOI)/Viral Nurul Akmal Alami Body Shaming, Ini Definisi dan Dampak yang Perlu Siswa Ketahui
Jakarta - Atlet angkat besai Nurul Akmal mengalami body shaming ketika pulang dari Olimpiade Tokyo 2020. Kabar tersebut pun viral di sosial media. Namun, apa definisi body shaming sebenarnya dan dampak yang bisa terjadi pada korban?

Body shaming terdiri dari dua kata, yakni body dan shaming. Body memiliki pengertian tubuh atau badan.

Sementara, mengutip dari Cambridge Dictionary, shaming mempunyai definisi the act of publicly criticizing and drawing attention to someone, especially on the internet. Artinya, shaming adalah perilaku mengkritik seseorang di depan umum dan menarik perhatian publik terhadap seseorang, khususnya di dunia maya.

Body shaming itu apa?

Menurut Clarity Clinic, body shaming adalah perbuatan mempermalukan seseorang berdasarkan bentuk tubuhnya dengan cara mengejek. Body shaming adalah salah satu bentuk perundungan atau tindakan bullying.

Contoh body shaming adalah mengomentari fisik orang lain secara negatif. Dan beberapa hal yang seringkali dijadikan bahan body shaming adalah:

1. Berat badan

2. Bentuk tubuh

3. Ukuran tubuh

4. Gaya seseorang

5. Gaya rambut

6. Cara berpakaian

7. Riasan seseorang

  • Bagaimana asal mula istilah body shaming?

Menurut Merriam Webster, penggunaan istilah body shaming pertama kali diketahui pada 1996. Penulis buku Fat Shame: Stigma and the Fat Body in American Culture, Amy Erdman Farrell mengatakan pada International Business Times bahwa industri diet sudah dimulai pada 1920-an.

Farrell berpendapat demikian karena saat itu terdapat begitu banyak iklan diet. Akan tetapi, hal tersebut dimulai di antara orang kulit putih kelas menengah, di mana kala itu juga terdapat pertumbuhan kelas menengah.

Lemak dianggap sebagai tokoh antagonis dan tanda tubuh yang tidak beradab serta primitif. Hal ini berkaitan dengan rasisme yang berusaha meyakinkan bahwa orang-orang Afrika dan penduduk asli mempunyai strata yang lebih rendah.

  • Apa dampak body shaming?

Perilaku body shaming dapat berdampak buruk pada kesehatan mental seseorang. Ini dia beberapa contoh dampak negatif yang bisa muncul akibat body shaming:

1. Kecemasan sosial

2. Merasa diri sendiri lebih rendah dari yang lain

3. Merasa kesepian dan mengasihani diri sendiri

4. Menderita gangguan makan

5. Depresi

6. Munculnya kebiasaan makan yang tidak sehat

7. Anoreksia, sehingga seseorang menolak untuk makan

Berdasarkan paparan di atas, body shaming merupakan perilaku yang tidak baik untuk dilakukan. Sikap ini juga tidak sesuai dengan sila ke-2 Pancasila yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

Dalam sila kedua, terkandung nilai kemanusiaan. Menurut buku Pasti Bisa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan SD/MI Kelas IV karangan Tim Tunas Karya Guru, salah satu contoh sikap sila ke-2 Pancasila adalah mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.

Karena body shaming merupakan salah satu bentuk perundungan, maka sikap ini bertentangan dengan sila ke-2 Pancasila.

Dapat disimpulkan, body shaming adalah perbuatan yang harus dihindari. Semoga informasi di atas bermanfaat, detikers!

Simak Video "Jadi Korban Body Shamming, Ini Respons Atlet Angkat Besi Nurul Akmal"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/pay)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia