Cara Mendapatkan Program Sembako, Jangan Sampai Anak Sekolah Kurang Gizi

Rosmha Widiyani - detikEdu
Selasa, 06 Jul 2021 15:20 WIB
Pembagian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dilakukan di RW 01 Kelurahan Gaga, Larangan, Kota Tangerang, Banten. Bantuan senilai Rp 200.000 itu dibelanjakan sembako.
Foto: Ari Saputra/Cara Mendapatkan Program Sembako, Jangan Sampai Anak Sekolah Kurang Gizi
Jakarta - Penyaluran program sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dipercepat selama penerapan PPKM Darurat. Masyarakat bisa menggunakan bantuan ini untuk mencukupi kebutuhan gizi keluarga, terutama anak sekolah.

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan, bantuan sosial disalurkan pekan pertama Juli 2021 atau paling lambat minggu depat. Transfer dana BPNT dijadwalkan tanggal 25 setiap bulan.

"Pada Mei dan Juni akan diberikan Rp600 ribu sekaligus. Tapi saya minta jangan diijonkan dan hanya untuk memenuhi kebutuhan pokok saja," ujar Risma dikutip dari situs Kementerian Sosial.

Cek penerima BPNT bisa dilakukan dengan klik https://dtks.kemensos.go.id/ lalu pilih menu Cek Penerima Bansos pada dashboard. Masyarakat juga bisa mengeceknya di link https://cekbansos.kemensos.go.id.

Selanjutnya, sistem akan melakukan verifikasi dengan mengecek kesesuaian data dan KTP atau tanda pengenal. Pastikan mengetik nama, alamat, atau nomor kartu sesuai yang tertera pada KTP dan kartu identitas lainnya.

BPNT adalah program yang bertujuan membantu memenuhi kebutuhan gizi anak dan keluarga. Bantuan bahan pangan harus diterima tepat waktu dan sasaran. Jangan sampai pertumbuhan anak terhambat karena kekurangan gizi.

Situs Kominfo dan Kemensos menjelaskan cara memperoleh BPNT, yang dulu bernama bansos rastra. BPNT disalurkan pada pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Cara mendapatkan BPNT Juli 2021

1. Pastikan punya KKS

2. Tidak ada pendaftaran online

3. Pendaftaran penerima BPNT dilakukan ke aparat pemerintahan setempat

2. Setelah mendaftar, pihak RT/RW atau kelurahan akan memberikan surat pemberitahuan berisi teknis pendaftaran di tempat tertentu

3. Selanjutnya calon penerima datang dan membawa KTP, NIK, Kartu Keluarga (KK), dan Kode Unik Keluarga dalam Data Terpadu yang diberikan pemerintahan setempat

4. Data calon penerima BPNT akan diproses bank penyalur bantuan dan aparat pemerintahan

5. Setelah berhasil diverifikasi, penerima BPNT akan dibuatkan rekening dan menerima KKS.

Simak Video "Risma Sebut Berkas Pengaduan Bansos Sehari Bisa Setinggi 1 Meter"
[Gambas:Video 20detik]
(row/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia