Pengertian Dakwah Menurut Bahasa dan Istilah

Kristina - detikEdu
Rabu, 09 Jun 2021 16:50 WIB
Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat, berlangsung malam ini. Kegiatan ini diisi ceramah oleh imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab.
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Dakwah secara bahasa artinya memanggil, mengundang, ajakan, imbauan dan hidangan. Dakwah juga bisa diartikan sebagai seruan atau ajakan.

Agama Islam disebarkan melalui jalur dakwah. Dikutip dari buku Dakwah dalam Al Quran oleh Yuli Umro'atin, Islam adalah agama dakwah. Agama ini disebarluaskan dan diperkenalkan kepada umat manusia melalui aktivitas dakwah, tanpa kekerasan, tanpa paksaan, atau kekuatan senjata. Sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah SAW.

Ada banyak ayat dalam Al Quran yang menerangkan tentang dakwah. Salah satunya pada surat an-Nahl ayat 125 sebagai berikut:

ٱدْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِٱلْحِكْمَةِ وَٱلْمَوْعِظَةِ ٱلْحَسَنَةِ ۖ وَجَٰدِلْهُم بِٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَن ضَلَّ عَن سَبِيلِهِۦ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِٱلْمُهْتَدِينَ

Artinya: "Ajaklah manusia ke jalan Tuhan-mu dengan cara yang bijaksana, pengajaran yang baik dan berdialoglah dengan mereka dengan cara-cara yang lebih baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

Islam masuk ke Indonesia tak lepas dari peran Wali Songo. Para wali Allah tersebut menggunakan beragam strategi dalam menyiarkan agama Islam. Salah satu strategi dakwah Wali Songo yang terkenal adalah dakwah bil hal. Dakwah yang membumi dengan menggunakan pendekatan budaya tersebut mampu menarik masyarakat Jawa untuk memeluk agama Islam.

Pengertian dakwah

Menurut bahasa, dakwah berasal dari kata da'a yang artinya memanggil, mengundang, ajakan, imbauan dan hidangan. Dalam Al Quran, kata dakwah ini memiliki makna hampir sama dengan tabligh, nasihat, tarbiyah, tabsyir, dan tanzdir. Namun jika dikaji lebih mendalam, kata-kata tersebut memiliki makna dan penggunaan yang berbeda.

Abdul Wahid dalam bukunya Gagasan Dakwah mengatakan, secara etimologi dakwah berasal dari bahasa Arab dari kata da'a-yad'u-da'watan. Kata tersebut memiliki kesamaan makna dengan an Nida' yang artinya memanggil, mengajak, menyeru.

Apabila dipahami dalam konteks Al Quran, pengertian dakwah tersebut relevan dengan firman-Nya pada QS. Yunus ayat 25:

وَٱللَّهُ يَدْعُوٓا۟ إِلَىٰ دَارِ ٱلسَّلَٰمِ وَيَهْدِى مَن يَشَآءُ إِلَىٰ صِرَٰطٍ مُّسْتَقِيمٍ

Artinya: "Allah menyeru (manusia) ke Darussalam (surga), dan menunjuki orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus (Islam)." (QS. Yunus: 25)

Pada ayat tersebut, Allah SWT berdakwah (menyeru) kepada manusia untuk menuju jalan yang lurus (Islam) sebagai syarat untuk masuk ke surga-Nya. Namun, Allah SWT menekankan bahwa tidak semua manusia dikehendaki-Nya (sadar dan tunduk) terhadap ajaran Islam. Abdul Wahid menyimpulkan, sebagai sasaran dakwah tidak semua manusia bersedia menerima pesan-pesan dakwah.

Ulama tafsir Quraish Shihab mendefinisikan dakwah sebagai seruan atau ajakan kepada keinsafan atau usaha mengubah situasi menjadi lebih baik dan sempurna, baik terhadap pribadi maupun masyarakat. Menurutnya, dakwah harus dilaksanakan dengan rendah hati, bijaksana, dan penuh sopan santun.

Hakikat dakwah juga dapat dipahami lewat QS. Fussilat ayat 33 yakni mengajak ke jalan Allah SWT dengan perkataan dan perbuatan yang baik (ahsanu qaula dan ahsanu amalah).

Allah SWT berfirman:

وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِّمَّن دَعَآ إِلَى ٱللَّهِ وَعَمِلَ صَٰلِحًا وَقَالَ إِنَّنِى مِنَ ٱلْمُسْلِمِينَ

Artinya: "Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: "Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?" (QS. Fussilat: 33).



Simak Video "Uniknya Dakwah Dipinggir Jalan, Gorontalo"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia